Indeks Bisnis-27 Dibuka Naik 0,76% ke 449,27, MBMA dan PTBA Memimpin

Indeks Bisnis-27 Dibuka Naik 0,76% ke 449,27, MBMA dan PTBA Memimpin

KEUANGANDIGITAL.COM — Indeks Bisnis-27 dibuka menguat 0,76% ke level 449,27 pada perdagangan Kamis (17/9/2026), didorong lonjakan saham MBMA, DEWA, dan PTBA. Dari 27 konstituen, 18 saham naik, 4 melemah, dan 5 stagnan. Penguatan ini terjadi saat IHSG masih berpeluang melanjutkan kenaikan ke rentang 6.541-6.581.

Data Bursa Efek Indonesia pukul 09.02 WIB menunjukkan indeks hasil kerja sama BEI dengan Harian Bisnis Indonesia langsung melaju di zona hijau. Penguatan dipimpin PT Merdeka Battery Materials Tbk. (MBMA) yang melonjak 6,00% ke Rp530.

PT Darma Henwa Tbk. (DEWA) menyusul dengan kenaikan 3,24% ke Rp382, disusul PT Bukit Asam (Persero) Tbk. (PTBA) yang naik 2,67% ke Rp3.080. Sektor energi dan pertambangan mendominasi daftar top gainers pagi ini.

Saham Energi dan Kertas Ikut Melaju

Selain trio tersebut, PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk. (INKP) naik 2,33% ke Rp8.800. PT Bumi Resources Tbk. (BUMI) menguat 1,98% ke Rp206, dan PT Alamtri Resources Indonesia Tbk. (ADRO) naik 1,54% ke Rp2.640.

Penguatan saham-saham komoditas ini sejalan dengan sentimen positif terhadap sektor energi dan bahan baku di awal sesi. Investor tampak mengakumulasi saham berkapitalisasi besar yang sebelumnya tertekan.

Empat Saham Tertahan di Zona Merah

Di kubu sebaliknya, PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk. (ICBP) turun 1,42% ke Rp6.925. PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk. (TLKM) melemah 0,75% ke Rp2.640.

PT AKR Corporindo Tbk. (AKRA) turun 0,34% ke Rp1.470, sementara PT Medco Energi Internasional Tbk. (MEDC) melemah tipis 0,32% ke Rp1.560. Tekanan jual pada saham konsumer dan telekomunikasi menahan laju indeks lebih tinggi.

Kinerja stagnan dialami PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk. (AMRT), PT Bumi Resources Minerals Tbk. (BRMS), PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk. (JPFA), dan PT Mitra Keluarga Karyasehat Tbk. (MIKA).

IHSG Berpeluang ke 6.581 jika Bertahan di Atas 6.370

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sebelumnya terkoreksi 0,38% ke level 6.436 pada Rabu (16/9/2026). Pergerakan indeks masih didominasi tekanan jual dan belum mampu menembus MA20.

Tim Analis MNC Sekuritas memperkirakan IHSG masih berada pada bagian wave iv dari wave (c) pada label hitam. Dalam skenario terburuk, indeks rawan menguji kembali area 6.290-6.370.

"Namun, selama IHSG masih mampu berada di atas 6.370 maka masih terdapat peluang IHSG menguat ke rentang 6.541-6.581," kata Tim Riset MNC Sekuritas, Kamis (17/9/2026).

Untuk perdagangan hari ini, MNC Sekuritas memperkirakan level support IHSG di 6.279 dan 6.201. Sementara resistance berada di 6.585 dan 6.633.

Apa Artinya bagi Investor

Penguatan Indeks Bisnis-27 pagi ini memberi sinyal awal bahwa aksi beli mulai masuk ke saham-saham komoditas. MBMA dan PTBA menjadi barometer apakah rotasi ke sektor energi berlanjut sepanjang sesi.

Investor tetap perlu mencermati level 6.370 pada IHSG sebagai penentu arah. Selama level itu bertahan, peluang indeks menuju 6.541-6.581 masih terbuka.

Disclaimer: berita ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index