KEUANGANDIGITAL.COM — Presiden RI Prabowo Subianto meminta Jakarta dikembangkan menjadi kota hijau dengan memperbanyak ruang terbuka, taman, dan penerapan taman vertikal pada gedung-gedung besar. Gagasan itu disampaikannya saat meresmikan LRT Jakarta rute Kelapa Gading-Manggarai di Stasiun LRT Manggarai, Jakarta, Rabu. Permintaan tersebut menjadi bagian dari rencana pemerintah meluncurkan gerakan "Indonesia Asri" dalam satu hingga dua pekan ke depan.
Presiden Prabowo Subianto menegaskan Jakarta harus menjadi contoh transformasi lingkungan sebelum kebijakan serupa diterapkan ke seluruh daerah. Arahan itu ia sampaikan dalam peresmian LRT Jakarta rute Kelapa Gading-Manggarai, yang menurutnya menjadi momentum awal penataan kota ke arah yang lebih hijau dan tertata.
"Kalau bisa mulai dari Jakarta, Jakarta harus jadi kota hijau, kota taman, the garden city, the green city," kata Prabowo saat meresmikan LRT Jakarta rute Kelapa Gading-Manggarai di Stasiun LRT Manggarai, Jakarta, Rabu.
Gerakan Indonesia Asri dan Rencana Rapat Nasional
Gagasan kota hijau itu merupakan bagian dari rencana pemerintah meluncurkan gerakan "Indonesia Asri". Nama gerakan tersebut merupakan singkatan dari Aman, Sehat, Resik, dan Indah.
Prabowo menyatakan akan menggelar rapat bersama seluruh gubernur, bupati, dan DPRD se-Indonesia dalam waktu sekitar satu hingga dua pekan setelah peresmian LRT Jakarta. Rapat itu menjadi forum peluncuran resmi gerakan tersebut.
"Saya akan gelar rapat gubernur, bupati seluruh Indonesia dengan DPRD seluruh Indonesia untuk saya launching (luncurkan) gerakan Indonesia Asri," ujarnya.
Taman Vertikal hingga Penataan Kali dengan Teknologi
Prabowo meminta pembangunan lingkungan tidak berhenti di Jakarta. Ia mendorong seluruh ibu kota provinsi dan ibu kota kabupaten mengikuti pola yang sama, termasuk kewajiban penghijauan pada bangunan besar.
"Semua gedung-gedung besar kalau bisa vertical garden," kata Prabowo.
Jika pemilik gedung mengalami kesulitan menerapkan penghijauan, pemerintah daerah diminta mengambil peran. Prabowo juga menyoroti persoalan sampah dan penataan sungai serta kali dengan memanfaatkan teknologi.
"Ibu kota DKI, tapi nanti semua ibu kota provinsi, semua ibu kota kabupaten harus kita ubah. Indonesia harus transformasi. Hilangkan sampah, bersihkan kali-kali dengan teknologi dan sebagainya," kata Prabowo.
Dukungan untuk Ruang Publik dan Jalur Lari Jakarta
Dalam kesempatan yang sama, Prabowo menyatakan mendukung rencana Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memperbanyak ruang publik, termasuk taman dan jalur lari. Dukungan itu merespons laporan Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengenai sejumlah kolam air di Jakarta yang telah dibersihkan.
Pramono juga menyampaikan rencana pembangunan jalur lari dan taman sebagai bagian dari penataan ruang terbuka di ibu kota. Rencana tersebut sejalan dengan arahan Presiden agar Jakarta menjadi contoh penerapan kota hijau.
Sejumlah gedung besar di Jakarta masih menghadapi kendala teknis dan biaya dalam menerapkan taman vertikal. Pemerintah daerah disebut dapat mengambil peran apabila pemilik gedung kesulitan, meski mekanisme dan insentifnya belum dirinci dalam peresmian tersebut.
Tahap berikutnya bergantung pada rapat koordinasi pusat-daerah yang akan digelar dalam satu hingga dua pekan. Dari forum itu, arah implementasi gerakan Indonesia Asri di tingkat provinsi dan kabupaten diharapkan mulai jelas.