Pusdokkes Polri Kumpulkan 133 Data Ante Mortem Korban Kapal Virgo

Pusdokkes Polri Kumpulkan 133 Data Ante Mortem Korban Kapal Virgo

KEUANGANDIGITAL.COM — Pusdokkes Polri mengumpulkan 133 data ante mortem dari keluarga korban tenggelamnya Kapal Virgo Transport 8 di Laut Jawa. Data itu tersebar di tiga polda, sementara 129 orang masih belum ditemukan sejak insiden Minggu (13/9).

Kabid DVI Pusdokkes Polri Kombes Pol dr Wahyu Hidayati menyampaikan hal itu di Banjarmasin, Rabu. Ia merinci, 88 data masuk di Polda Kalimantan Selatan, 43 di Polda Jawa Timur, dan dua di Polda Jawa Tengah.

Sebaran Data di Tiga Polda

Menurut Wahyu, semakin banyak data yang terkumpul, semakin baik bagi tim DVI. Data pembanding yang melimpah akan memudahkan proses pencocokan saat identifikasi dilakukan.

Data ante mortem mencakup informasi sebelum korban meninggal. Sejumlah elemen yang masuk antara lain sidik jari, golongan darah, DNA, serta konstruksi gigi.

Wahyu menjelaskan, data itu nantinya dicocokkan dengan post-mortem, yakni data yang diperoleh setelah tim menemukan dan mengevakuasi korban. Ia mengakui tingkat kesulitan identifikasi meningkat ketika jasad korban sulit dikenali.

"Data yang masuk membantu antara lain sidik jari, golongan darah, DNA, serta konstruksi gigi," jelasnya, didampingi Kabid Dokkes Polda Kalsel Kombes Pol dr Much Sofwan dan Kabid Humas Polda Kalsel Kombes Pol Nur Khamid.

129 Orang Masih Belum Ditemukan

Hingga kini, 129 orang belum ditemukan dari tenggelamnya Kapal Virgo Transport 8. Kapal itu tenggelam pada Minggu (13/9) dan membawa total 243 penumpang serta awak kapal.

Selisih antara jumlah data ante mortem dan korban yang belum ditemukan menunjukkan proses identifikasi masih berjalan. Tim DVI membutuhkan kecocokan antara data keluarga dan data jasad yang dievakuasi.

Pusdokkes Polri meminta keluarga korban terus melapor ke pos yang tersedia. Data yang masuk akan memperkuat basis pembanding untuk pencocokan post-mortem.

Proses evakuasi dan identifikasi masih berlangsung di wilayah Laut Jawa. Polda Kalsel, Polda Jatim, dan Polda Jateng menjadi titik utama pengumpulan data keluarga korban.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index