JAKARTA - Saat malam mulai turun dan perut terasa lapar, pilihan menu yang cepat dan mengenyangkan selalu jadi andalan.
Salah satu yang paling sering dicari adalah mie tek tek, hidangan sederhana dengan aroma bumbu tumis yang khas dan menggoda. Sajian ini bukan sekadar mie goreng biasa, melainkan racikan penuh karakter seperti di warung legendaris.
Mie tek tek menjadi salah satu menu yang banyak dicari ketika malam tiba, terutama di kawasan permukiman dan pinggir jalan. Karena proses masaknya cepat, sajian ini kerap menjadi andalan lewat olahan mie versi goreng, nyemek, hingga kuah yang lezat dan menggugah selera.
Di sejumlah daerah, mie tek tek sering dikaitkan dengan gaya masak warung nasi goreng Ortega atau Orang Tegal Asli, karena bumbunya memakai racikan halus yang mirip dengan nasi goreng warung. Mie kuning akan dimasak bersama telur orak-arik dan tambahan isian seperti sayuran, bakso, suwiran ayam, sosis maupun telur. Namun yang membedakan mie tek tek ala Ortega dengan bakmie Jawa lainnya adalah bahan khusus yang ada di bumbu sebagai kunci rasa umaminya.
Bagi masyarakat yang ingin menghadirkan mie tek tek di rumah, simak resep ala Warung Nasgor Ortega legendaris yang dihadirkan Liputan6 berikut, Rabu (18/2).
Mie Tek Tek Jadi Olahan Khas Warung Nasgor Tegal
Disampaikan salah satu pemilik Warung Nasi Goreng Tegal Margo Mulyo di Degolan, Umbulmartani, Kecamatan Ngemplak, Kabupaten Sleman, Saidul Iqrom, mie tek tek merupakan olahan mie khas Tegal yang sering dijual berbarengan dengan nasi goreng di warung-warung malam. Dalam pembuatannya, sajian ini mengandalkan bahan dasar yang hampir sama dengan nasi goreng, yaitu bumbu halus, telur, kecap, serta tambahan isian yang bisa dipilih sesuai permintaan pembeli.
Istilah “tek tek” sering dikaitkan dengan suara yang terdengar dari penjual saat menggunakan gerobak lalu memukul wajan, sehingga masyarakat lebih mudah mengenal menu ini sebagai mie tek tek. Di beberapa tempat, masyarakat juga familian menyebutnya sebagai mie goreng tek tek atau mie nyemek.
"Kalau di Tegal ini namanya mie tek tek, dan dulu itu aslinya dipikul pakai gerobak," kata Saidul Iqrom saat dijumpai Liputan6, Kamis 12 Februari 2026 lalu.
Takaran Bumbu Seimbang Jadi Penentu Rasa
Diungkapkan pria asli Desa Harjawinangun, Kecamatan Balapulang, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah ini, guna mendapatkan rasa mie tek tek ala warung yang lezat, takaran bumbu perlu dibuat seimbang agar rasa bawang tidak menutup bahan lain.
Bumbu halus sebaiknya diulek atau diblender dengan sedikit air agar mudah ditumis, karena bumbu yang terlalu kering bisa cepat menempel di wajan dan membuat aroma bumbu berubah sebelum matang, sementara bumbu yang terlalu encer akan membuat proses tumis lebih lama. Berikut takaran bahan bumbu halus yang bisa digunakan untuk 2 porsi mie tek tek rumahan, dengan rasa yang mendekati gaya warung nasi goreng Tegal.
Takaran bumbu halus:
Bawang putih 4 siung
Bawang merah 6 siung
Kemiri 3 butir
Merica bubuk 1/2 sendok teh
Garam 1 sendok teh (sesuaikan)
Penyedap rasa 1/2 sendok teh (opsional)
Ebi 1 sendok makan (rendam sebentar lalu tiriskan) atau udang kecil 50 gram
Jika menggunakan ebi, rendam dengan air hangat lalu tiriskan agar lebih lunak dan tidak terasa keras saat dimakan, sedangkan bila memakai udang kecil sebaiknya dicincang atau dihaluskan bersama bumbu supaya rasanya menyatu dan tidak hanya terasa sebagai isian.
Isian Pelengkap Bikin Makin Nikmat
Mie tek tek ala warung Ortega ini biasanya tidak hanya berisi mie dan bumbu, para pedagang sering menambahkan isian lain agar rasa lebih lengkap sesuai selera pembeli. Ada topping tambahan seperti ayam suwir, ati ampela, sampai sayuran yang memberi tekstur dan rasa yang lebih nikmat.
Isian juga membantu membuat mie tek tek lebih mengenyangkan, sehingga satu porsi bisa menjadi menu makan malam, apalagi jika ditambah telur ceplok atau telur dadar yang diletakkan di atas, seperti yang sering dilakukan penjual mie tek tek di gerobak. Berikut beberapa isian yang bisa dipakai untuk membuat mie tek tek rumahan ala Tegal, dan semuanya bisa dipilih sesuai stok bahan yang ada di dapur.
Pilihan isian pelengkap:
Suwiran ayam rebus atau ayam goreng
Irisan hati ayam
Irisan ampela ayam
Sosis iris tipis
Bakso iris
Kol iris
Sawi hijau iris
Wortel iris tipis (opsional)
Telur (orak-arik, ceplok, atau dadar)
Jika ingin versi yang lebih mirip warung, isian sebaiknya dimasukkan setelah bumbu matang dan sebelum mie dimasukkan, karena langkah ini membuat rasa bumbu menempel ke isian, bukan hanya ke mie saja.
Cara Memasak dan Kunci Teknik Api
Cara memasak mie tek tek ala warung pada dasarnya mengikuti pola memasak nasi goreng Tegal, yaitu minyak dipanaskan lebih dulu, telur dimasak sampai matang, lalu bumbu halus ditumis hingga menyatu, setelah itu baru mie dimasukkan dan air ditambahkan sesuai jenis sajian yang diinginkan.
Perbedaan utama mie tek tek ada pada pengaturan air, karena mie tek tek bisa dibuat goreng, nyemek, atau rebus, sehingga jumlah air harus disesuaikan agar mie tidak menjadi terlalu basah dan bumbunya tidak berubah menjadi kuah yang hambar.
Agar hasilnya lebih stabil, mie sebaiknya direbus setengah matang lebih dulu jika memakai mie kering, lalu ditiriskan, karena mie yang langsung dimasukkan dalam keadaan mentah akan menyerap air lebih banyak dan membuat takaran kuah sulit dikendalikan.
Langkah memasak mie tek tek:
Siapkan wajan, tuang minyak secukupnya
Tunggu minyak sampai sedikit panas
Masukkan telur, lalu orak-arik sampai matang
Masukkan bumbu halus dan cabai sambal sesuai selera
Tumis bumbu dan telur sampai menyatu dan matang
Masukkan isian seperti ayam suwir, bakso, atau sosis bila digunakan
Masukkan air cukup banyak jika ingin mie rebus, atau sedikit air jika ingin mie goreng atau nyemek, lalu aduk sampai bumbu merata
Masukkan mie, lalu aduk perlahan agar tidak patah
Tambahkan garam dan penyedap sesuai kebutuhan
Terakhir masukkan kecap manis sesuai selera
Aduk sampai mie matang dan tidak lembek
Sajikan saat bumbu sudah menyatu dan tidak ada gumpalan
Jika ingin rasa lebih kuat seperti warung, mie sebaiknya dimasak sedikit lebih lama setelah kecap masuk, agar aroma kecap dan bumbu menyatu dan tidak terasa seperti baru dituangkan.
"Cara masaknya sama saja dengan nasi goreng khas Tegal ini sebenarnya, tinggal tambahkan air kalau mau mie rebus atau nyemek, tapi kalau goreng, sedikit saja airnya dan dimasak sampai menyusut," tambah pria 45 tahun itu.
Ebi dan Perasaan Jadi Rahasia Kelezatan
Ebi atau udang kecil sering menjadi pembeda antara mie tek tek rumahan biasa dengan mie tek tek gaya warung nasi goreng Tegal, karena bahan ini memberikan rasa gurih yang tidak hanya bergantung pada garam atau penyedap, tetapi berasal dari rasa alami udang yang keluar setelah ditumis.
Dalam banyak warung, ebi digunakan karena lebih praktis disimpan, mudah dicampur ke bumbu halus, dan cukup dipakai sedikit untuk membuat aroma bumbu lebih terasa, sehingga mie tek tek tetap punya rasa kuat meskipun tidak memakai banyak bahan tambahan.
"Ciri khasnya emang ada di tambahan ebi atau udang segar buat bumbunya," ujar Saidul Iqrom.
Menurut Saidul Iqrom yang sudah berjualan di Jogja sejak tahun 2006 itu, kunci dari rasa mie tek tek yang enak ada di kepekaan perasaan. Memiliki hobi memasak tidak menjamin rasanya enak.
"Soal rasa itu sebenarnya tergantung yang masak, selama dia memakai perasaan, pasti enak masakannya," tambahnya.