Saham

IHSG Berpotensi Lanjut Melesat, Simak Rekomendasi Saham Trading Hari Ini

IHSG Berpotensi Lanjut Melesat, Simak Rekomendasi Saham Trading Hari Ini
IHSG Berpotensi Lanjut Melesat, Simak Rekomendasi Saham Trading Hari Ini

JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksikan masih berada pada jalur penguatan pada perdagangan Kamis, 19 Februari 2026. 

Prospek ini muncul setelah indeks mencatat performa solid pada sesi sebelumnya.

Pada penutupan Rabu (17/2), IHSG melesat 97,95 poin atau 1,19% ke level 8.310,22. Kenaikan ini menjadi sinyal positif yang membuka peluang tren penguatan lanjutan, selama indeks mampu mempertahankan level teknikal kunci.

Analis MNC Sekuritas menjelaskan, “Best case, apabila IHSG mampu bertahan di atas 8,172, maka IHSG masih berpeluang melanjutkan penguatannya untuk membentuk bagian dari wave (c) dari wave [x] ke rentang 8,377-8,440.”

Meski peluang penguatan terbuka, pelaku pasar tetap diminta berhati-hati. Risiko koreksi lanjutan tetap ada, dengan potensi penurunan ke area 8,098–8,155. Level support berada di 7,863 dan 7,712, sedangkan resistance diperkirakan di 8,354 dan 8,517.

Pergerakan IHSG Mendorong Optimisme Investor

Kenaikan IHSG pasca long weekend menandakan tren positif pasar modal Indonesia. Momentum ini diikuti oleh aktivitas beli yang dominan pada saham unggulan. Investor melihat peluang penguatan lanjutan setelah reli sebelumnya.

Indeks yang mampu menembus level teknikal penting memberi sinyal optimistis bagi trader harian maupun investor jangka menengah. Pergerakan ini kerap menjadi acuan strategi buy on weakness.

Sentimen positif juga tercermin pada volume transaksi yang meningkat. Hal ini menunjukkan kepercayaan pelaku pasar terhadap kemampuan IHSG mempertahankan tren penguatan dalam beberapa sesi berikutnya.

Dengan pola ini, analis menyarankan investor tetap memantau level support dan resistance secara ketat. Keputusan trading yang cermat menjadi kunci menghadapi volatilitas yang mungkin muncul.

Rekomendasi Saham Buy on Weakness

MNC Sekuritas merekomendasikan sejumlah saham untuk strategi Buy on Weakness di tengah proyeksi penguatan IHSG. PT Bukit Uluwatu Villa Tbk (BUVA) menguat 8,61% ke 1,450, didominasi volume pembelian.

Penguatan BUVA mampu menembus cluster MA20 dan MA60 serta menutup area gap. Posisi saham ini diperkirakan berada pada bagian awal wave (5) dari wave [C]. Strategi Buy on Weakness disarankan di rentang 1,350-1,450 dengan target price 1,595 dan 1,720, serta stoploss di bawah 1,245.

PT Indokripto Koin Semesta Tbk (COIN) menguat 4,52% ke 1,965, disertai peningkatan volume pembelian. Selama COIN berada di atas 1,800 sebagai stoploss, posisi saat ini diperkirakan berada pada wave 4 dari wave (C).

Rentang Buy on Weakness untuk COIN ditetapkan di 1,860-1,940, dengan target price 2,200 dan 2,410. Stoploss berada di bawah 1,800, memberikan batas aman bagi trader yang ingin memanfaatkan momentum.

Saham dengan Volume Pembelian Tinggi Memikat Trader

PT Sinergi Inti Andalan Prima Tbk (INET) menjadi sorotan dengan penguatan 11,98% ke 430. Volume pembelian meningkat, penguatan menembus MA20, dan posisi saham diperkirakan berada pada wave C dari wave (B).

Rentang Buy on Weakness INET ditetapkan di 390-418. Target price berada pada 458 dan 494, dengan stoploss di bawah 362. Strategi ini cocok bagi trader yang ingin memanfaatkan koreksi sementara sebagai kesempatan membeli.

Sementara itu, PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk (PANI) direkomendasikan untuk strategi Spec Buy. Saham menguat 0,93% ke 10,900 meski disertai tekanan jual. Posisi PANI diperkirakan berada di awal wave [v] dari wave 1.

Rentang Spec Buy untuk PANI di 10,575-10,800, target price di 11,725 dan 12,200, serta stoploss di bawah 10,225. Strategi ini menekankan kesempatan cepat untuk meraih kenaikan jangka pendek.

Strategi Trading Sesuai Tren IHSG

Rekomendasi ini memberikan acuan bagi investor untuk memanfaatkan tren penguatan IHSG hari ini. Saham-saham unggulan yang direkomendasikan memiliki fundamental kuat dan volume pembelian yang mendukung.

Trader disarankan mengamati pergerakan indeks secara real time. Level support dan resistance menjadi panduan penting dalam menentukan titik masuk dan keluar posisi.

Menggabungkan strategi Buy on Weakness dan Spec Buy memungkinkan investor menyesuaikan risiko dengan profil masing-masing. Keputusan yang disiplin penting untuk memaksimalkan potensi keuntungan.

Waspada Koreksi dan Kontrol Risiko

Meski IHSG berpeluang melanjutkan penguatan, risiko koreksi tidak bisa diabaikan. Investor perlu memonitor indikator teknikal dan berita pasar yang dapat mempengaruhi sentimen.

Kontrol risiko melalui stoploss menjadi strategi utama untuk mencegah kerugian besar. Trader disarankan menetapkan level exit sesuai rekomendasi analis dan kondisi pasar saat ini.

Secara keseluruhan, penguatan IHSG membuka peluang menarik bagi trader. Dengan pemilihan saham strategis dan pengelolaan risiko disiplin, momentum pasar dapat dimanfaatkan secara optimal.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index