Manchester United

Manchester United Siapkan 5 Kandidat Pengganti Casemiro Musim Panas

Manchester United Siapkan 5 Kandidat Pengganti Casemiro Musim Panas
Manchester United Siapkan 5 Kandidat Pengganti Casemiro Musim Panas

JAKARTA - Kepergian Casemiro dari Manchester United bukan sekadar kehilangan satu pemain senior. 

Klub kini menghadapi fase penting untuk menentukan arah baru lini tengah mereka, terutama setelah kepastian bahwa sang gelandang tidak akan bertahan usai kontraknya habis pada Juni mendatang.

Peraih lima gelar Liga Champions itu akan menutup perjalanannya di Old Trafford, mengakhiri periode yang cukup berpengaruh dalam dinamika permainan Setan Merah. Keputusan tersebut sekaligus mempercepat proses regenerasi skuad yang memang sudah dirancang sejak musim lalu.

Sebenarnya, upaya mencari gelandang top telah dilakukan bahkan sebelum keputusan Casemiro pergi menjadi pasti. Situasi itu muncul ketika Ruben Amorim sempat kesulitan menyeimbangkan komposisi timnya di berbagai kompetisi.

Michael Carrick kemudian melakukan penyesuaian dengan mengembalikan Bruno Fernandes ke posisi nomor 10 alaminya. Kobbie Mainoo juga kembali mendapatkan ruang di tim utama, tetapi kebutuhan akan sosok jangkar tetap belum terjawab sepenuhnya.

Meski struktur permainan mulai menemukan ritme, lubang yang ditinggalkan Casemiro tetap harus diisi. Penguatan lini tengah pun menjadi prioritas Manchester United pada bursa transfer musim panas mendatang.

Sandro Tonali Jadi Opsi Berpengalaman

Sandro Tonali termasuk nama dengan reputasi paling matang di antara kandidat yang muncul. Pengalamannya bermain di level tertinggi membuatnya dianggap siap menghadapi tekanan besar di Premier League.

Gelandang asal Italia tersebut tampil menonjol bersama AC Milan sebelum hijrah ke Newcastle pada 2023. Adaptasinya di Inggris berlangsung relatif cepat berkat kualitas teknik dan visi bermainnya.

Tonali dikenal sebagai gelandang seimbang yang mampu membantu pertahanan sekaligus membangun serangan. Kombinasi disiplin taktik dan ketenangan menguasai bola membuatnya cocok mengisi peran sentral.

Namun, memboyongnya dari klub pesaing jelas bukan perkara mudah. Biaya transfer yang besar dan posisi Newcastle sebagai rival domestik bisa menjadi hambatan serius bagi United.

Elliot Anderson Alternatif Lebih Fleksibel

Nama Elliot Anderson juga masuk radar sebagai opsi yang lebih fleksibel. Ia nyaman bermain dalam skema dua gelandang, baik dalam formasi lima bek maupun pola 4-2-3-1.

Perannya cenderung lebih dalam, tetapi tetap efektif mengalirkan bola ke lini depan. Anderson kerap membantu tim membangun serangan sejak fase awal distribusi.

Kontribusinya dalam merebut bola cukup menonjol, dengan catatan tekel yang tinggi per pertandingan. Ia menawarkan keseimbangan antara agresivitas dan kontrol permainan.

Jika klubnya mengalami degradasi, peluang merekrutnya bisa terbuka lebih lebar dengan nilai transfer yang relatif terjangkau. Situasi tersebut dapat dimanfaatkan Manchester United untuk memperkuat kedalaman skuad.

Adam Wharton Dan Visi Umpan Berani

Adam Wharton dikenal sebagai gelandang dengan keberanian tinggi dalam melepas umpan progresif. Ia tidak selalu mengancam langsung ke gawang lawan, tetapi perannya vital dalam membuka ruang.

Pemain Crystal Palace itu piawai mengirim bola menembus lini pertahanan lawan. Umpan-umpannya sering menciptakan situasi berbahaya meski tidak selalu berujung gol atau assist.

Wharton bukan tipe gelandang pencetak angka, melainkan pengatur ritme yang fokus pada distribusi. Gaya mainnya berisiko, tetapi bisa memberikan dimensi baru dalam pola serangan.

Bagi Manchester United yang ingin membangun permainan lebih dinamis, karakter seperti Wharton dapat menjadi pelengkap bagi kreativitas Bruno Fernandes dan energi Mainoo.

Carlos Baleba Dan Potensi Besar

Carlos Baleba sempat dinilai berada di depan banyak gelandang seusianya setahun lalu. Ia bahkan disebut sebagai calon gelandang 100 juta pounds berikutnya dengan kualitas permainan lengkap.

Performa Baleba menurun setelah rencana kepindahannya tidak terealisasi. Inkonsistensi tim serta jadwal Piala Afrika turut memengaruhi ritme dan konsentrasinya.

Meski demikian, kemampuannya membawa bola, merebutnya kembali, serta akurasi operannya tetap menjadi nilai jual utama. Ia memiliki atribut sebagai gelandang serbabisa modern.

Jika mampu kembali ke performa terbaik, Baleba bisa menjadi investasi jangka panjang yang menjanjikan. Manchester United berpotensi mendapatkan pemain dengan kapasitas berkembang signifikan.

Joao Gomes Opsi Tangguh Dari Wolves

Joao Gomes menjadi nama lain yang menarik perhatian. Kualitasnya dinilai terlalu baik untuk bermain di level Championship apabila Wolves tidak mampu bertahan.

Gelandang berusia 24 tahun itu dikenal piawai menggiring bola dan kuat dalam duel fisik. Namun kontribusi umpannya ke depan belum terlalu dominan.

Situasi tim yang kurang kompetitif memengaruhi penampilannya musim ini. Meski begitu, ia tetap unggul dalam tekel serta perebutan bola di area tengah.

Dibanding Adam Wharton, Gomes lebih aman dalam mengalirkan bola dan tidak terlalu agresif dalam penetrasi umpan. Ia menawarkan stabilitas defensif yang bisa menjadi fondasi baru di lini tengah United.

Dengan lima kandidat berbeda karakter ini, Manchester United memiliki berbagai opsi untuk mengisi peran yang ditinggalkan Casemiro. Keputusan akhir akan sangat menentukan arah permainan Setan Merah pada musim mendatang.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index