Tottenham Hotspur

Tottenham Hotspur Resmi Pecat Thomas Frank Usai Kekalahan Newcastle

Tottenham Hotspur Resmi Pecat Thomas Frank Usai Kekalahan Newcastle
Tottenham Hotspur Resmi Pecat Thomas Frank Usai Kekalahan Newcastle

JAKARTA - Tekanan yang terus menumpuk akhirnya memuncak di London Utara. 

Tottenham Hotspur mengambil langkah drastis setelah rangkaian hasil mengecewakan yang membuat posisi mereka di klasemen kian mengkhawatirkan. Kekalahan terbaru menjadi titik balik yang menentukan arah kebijakan klub.

Klub Liga Inggris Tottenham Hotspur mengumumkan bahwa mereka telah resmi memecat Thomas Frank dari kursi pelatih, Rabu petang WIB.

Pengumuman tersebut muncul kurang dari 24 jam dari laga antara Tottenham vs Newcastle di pekan ke-26 Premier League 2025/2026. Di pertandingan itu, Spurs ditekuk dengan skor 1-2 oleh The Magpies.

Itu adalah kekalahan ke-11 Tottenham pada musim 2025/2026 ini. Sekarang Spurs berada di peringkat 16 klasemen sementara Liga Inggris dengan koleksi 29 poin dari 26 pertandingan.

Artinya Spurs sangat dekat dengan zona degradasi. Mereka kini terpaut lima angka saja dari West Ham yang ada di peringkat 18.

Situasi tersebut membuat manajemen merasa perlu mengambil keputusan cepat. Ancaman degradasi menjadi bayang-bayang nyata bagi klub sebesar Tottenham.

Keputusan Resmi Dari Manajemen Spurs

Langkah pemecatan Thomas Frank diumumkan secara terbuka melalui kanal resmi klub. Tottenham tidak menunda waktu untuk menyampaikan alasan di balik keputusan tersebut.

Tottenham mengumumkan pemecatan Thomas Frank melalui akun media sosialnya, termasuk di X. Mereka mengungkapkan dengan jelas apa alasan di balik pemecatan pelatih berusia 52 tahun tersebut.”

“Klub telah mengambil keputusan untuk melakukan perubahan pada posisi Pelatih Kepala Putra dan Thomas Frank akan meninggalkan klub hari ini.”

“Thomas diangkat pada Juni 2025, dan kami bertekad untuk memberinya waktu dan dukungan yang dibutuhkan untuk membangun masa depan bersama.”

“Namun, hasil dan performa telah membuat Dewan menyimpulkan bahwa perubahan pada titik ini di musim ini diperlukan.”

“Sepanjang masa baktinya di Klub, Thomas telah menunjukkan komitmen yang teguh, memberikan segalanya dalam upayanya untuk memajukan Klub. Kami ingin mengucapkan terima kasih atas kontribusinya dan mendoakan kesuksesan baginya di masa depan.” Tulis Spurs di X.

Pernyataan tersebut menegaskan bahwa hasil di lapangan menjadi faktor utama. Dewan klub menilai perubahan harus segera dilakukan demi menyelamatkan musim.

Posisi Tottenham Di Papan Klasemen

Musim 2025/2026 berjalan jauh dari harapan bagi Spurs. Inkonsistensi performa membuat mereka terjebak di papan bawah klasemen.

Itu adalah kekalahan ke-11 Tottenham pada musim 2025/2026 ini. Sekarang Spurs berada di peringkat 16 klasemen sementara Liga Inggris dengan koleksi 29 poin dari 26 pertandingan.

Artinya Spurs sangat dekat dengan zona degradasi. Mereka kini terpaut lima angka saja dari West Ham yang ada di peringkat 18.

Dengan selisih poin yang tipis, setiap laga tersisa akan sangat menentukan. Tottenham tidak memiliki banyak ruang untuk kembali terpeleset.

Kondisi ini jelas tidak sejalan dengan ambisi klub yang biasanya menargetkan zona Eropa. Ancaman turun kasta menjadi tekanan tambahan bagi seluruh elemen tim.

Jejak Karier Thomas Frank

Sebelum tiba di Tottenham, Thomas Frank memiliki perjalanan karier yang cukup panjang di dunia sepak bola. Ia dikenal sebagai pelatih yang berpengalaman membangun tim dari bawah.

Thomas Frank adalah pelatih asal Swedia. Ia dulu juga pernah aktif bermain sepak bola dari tahun 1995 hingga 2004 di klub Frederiksvaraek.

Setelah itu ia terjun ke dunia kepelatihan mulai tahun 2008. Awalnya ia dipercaya menangani Timnas U-16 Denmark.

Ia juga dipercaya melatih tim U-17 dan U-19. Pada 2013, Frank menerima tawaran melatih klub Brondby.

Pengalaman tersebut membentuk reputasinya sebagai pelatih yang piawai mengembangkan pemain muda. Kariernya kemudian berlanjut ke Inggris.

Pada tahun 2018, Frank memutuskan berkarier di Inggris. Ia menerima tawaran untuk menjadi asisten pelatih di Brentford dan ikut membantu klub tersebut promosi ke Premier League dari divisi Championship.

Kesuksesan bersama Brentford membuat namanya semakin diperhitungkan di kancah sepak bola Inggris.

Akhir Singkat Di London Utara

Harapan besar sempat menyertai kedatangannya ke Tottenham. Ia dipercaya menjadi sosok yang mampu membawa stabilitas baru setelah era sebelumnya berakhir.

Pada Juni 2025 lalu, Frank menerima pinangan Tottenham untuk menggantikan Ange Postecoglou dan sejatinya dikontrak hingga tahun 2028. Namun nyatanya ia kini dipecat di tengah jalan.

Kontrak jangka panjang itu menunjukkan bahwa klub awalnya memiliki visi jangka panjang bersama Frank. Namun hasil di lapangan berbicara lain.

Pengumuman tersebut muncul kurang dari 24 jam dari laga antara Tottenham vs Newcastle di pekan ke-26 Premier League 2025/2026. Di pertandingan itu, Spurs ditekuk dengan skor 1-2 oleh The Magpies.

Kekalahan tersebut menjadi pukulan telak yang mempercepat keputusan manajemen. Dengan posisi yang rawan di klasemen, Spurs memilih mengambil langkah tegas.

Kini Tottenham harus segera mencari pengganti yang mampu mengangkat performa tim. Sisa musim akan menjadi ujian berat dalam upaya menjauh dari zona degradasi dan memulihkan kepercayaan suporter.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index