Bandung bjb

Bandung bjb Tandamata di Ujung Tanduk Final Four Proliga 2026 Usai Kekalahan Beruntun

Bandung bjb Tandamata di Ujung Tanduk Final Four Proliga 2026 Usai Kekalahan Beruntun
Bandung bjb Tandamata di Ujung Tanduk Final Four Proliga 2026 Usai Kekalahan Beruntun

JAKARTA - Tekanan berat kini menyelimuti perjalanan Bandung bjb Tandamata di Proliga 2026. 

Tim voli putri asal Jawa Barat tersebut menghadapi situasi krusial setelah hasil negatif kembali mereka terima pada putaran kedua. Kekalahan telak membuat peluang menuju final four semakin menipis dan memaksa tim untuk bertarung habis-habisan di sisa laga musim ini.

Bandung bjb Tandamata harus mengakui keunggulan Jakarta Electric PLN Mobile dengan skor 0-3 (23-25, 20-25, 21-25) dalam pertandingan yang digelar di GOR Ken Arok Malang, Sabtu. Hasil tersebut menjadi sinyal bahaya karena terjadi di fase krusial penentuan empat besar. Kekalahan ini juga memperpanjang catatan buruk yang membuat posisi mereka di klasemen semakin terpuruk.

Dengan kompetisi yang semakin ketat, setiap laga kini bernilai final bagi Calista Maya dan kolega. Kesalahan kecil dapat berdampak besar terhadap peluang lolos, sehingga fokus dan konsistensi menjadi tuntutan mutlak bagi tim asuhan Risco Herlambang.

Kekalahan Beruntun Menggerus Peluang Lolos

Hasil melawan Jakarta Electric PLN Mobile menambah daftar kekalahan Bandung bjb Tandamata di Proliga 2026. Dari delapan pertandingan yang telah dijalani, tim ini sudah menelan lima kekalahan. Situasi semakin mengkhawatirkan karena tiga kekalahan terakhir semuanya berakhir dengan skor telak 0-3.

Sebelum tumbang dari Jakarta Electric PLN, Bandung bjb Tandamata lebih dulu kalah dari Jakarta Pertamina Enduro dan Gresik Phonska Plus Pupuk Indonesia. Rentetan hasil buruk ini membuat kepercayaan diri tim tergerus, sekaligus menekan peluang mereka untuk bersaing di papan atas.

Akumulasi hasil tersebut menyebabkan Bandung bjb Tandamata harus rela turun ke peringkat keenam klasemen sementara. Dengan raihan sembilan poin hasil dari tiga kemenangan dan lima kekalahan, jarak dengan tim-tim pesaing final four semakin sulit dikejar.

Klasemen dan Sisa Laga Penentuan Nasib

Meski berada dalam situasi sulit, Bandung bjb Tandamata masih memiliki empat pertandingan tersisa. Namun, sisa jadwal tersebut justru menjadi tantangan besar karena harus dimaksimalkan tanpa kesalahan sedikit pun. Setiap laga kini menjadi penentu hidup mati langkah mereka di Proliga 2026.

Dua pertandingan terdekat akan dimainkan pada seri ketiga putaran kedua di Bojonegoro pekan depan. Bandung bjb Tandamata dijadwalkan menghadapi Medan Falcons serta Gresik Phonska Plus Pupuk Indonesia. Kedua laga tersebut diprediksi berlangsung ketat karena lawan juga membutuhkan poin penting.

Sementara itu, dua laga terakhir akan berlangsung di Padepokan Voli Sentul Bogor dua pekan berikutnya. Bandung bjb Tandamata bakal berhadapan dengan Jakarta Popsivo Polwan dan Jakarta Livin Mandiri. Rangkaian laga ini menjadi ujian mental sekaligus teknis bagi tim dalam menjaga asa menuju final four.

Pernyataan Tegas Pelatih Risco Herlambang

Pelatih Bandung bjb Tandamata, Risco Herlambang, tidak menutupi kekecewaannya atas hasil yang diraih timnya. Ia menilai pertandingan melawan Jakarta Electric PLN sejatinya menjadi laga kunci untuk membuka jalan ke final four. Namun, kekalahan justru membuat situasi semakin rumit.

"Sebenarnya ini kunci untuk ke final four. Tetapi dengan kekalahan ini, kita harus bisa memenangkan laga-laga berikutnya. Harus menang di empat pertandingan tersisa," tegas Risco.

Mantan pelatih timnas voli putri Indonesia tersebut juga menegaskan bahwa tidak ada lagi ruang untuk kesalahan. Menurutnya, satu kekalahan tambahan saja akan membuat peluang lolos semakin berat dan nyaris tertutup.

"Kalau kita kalah lagi, ya mungkin agak sulit buat kita lolos ke final four," kata Risco, menegaskan betapa gentingnya situasi yang dihadapi timnya saat ini.

Masalah Pemain Asing Jadi Sorotan

Selain faktor teknis permainan, komposisi pemain juga menjadi sorotan utama dalam kekalahan Bandung bjb Tandamata. Risco Herlambang mengungkapkan bahwa timnya hanya diperkuat satu pemain asing saat menghadapi Jakarta Electric PLN, yakni Anastasia Guerra.

Sementara itu, Sonaly Cidrao harus dicoret dari daftar pemain karena performanya dinilai menurun. Keputusan ini diambil demi menjaga keseimbangan tim, meski berdampak pada minimnya opsi serangan di lapangan.

Bandung bjb Tandamata sebenarnya sudah mendatangkan pemain asing baru, Giulia Angelina. Namun, outside hitter asal Italia tersebut belum dapat diturunkan lantaran masih terkendala urusan teknis. Kondisi ini membuat tim belum tampil dengan kekuatan penuh di fase krusial kompetisi.

Jadwal Padat dan Tekanan Mental Tim

Situasi Bandung bjb Tandamata semakin kompleks karena jadwal pertandingan yang padat dan tekanan mental yang tinggi. Empat laga tersisa harus dijalani dalam kondisi psikologis tertekan, dengan target mutlak meraih kemenangan di setiap pertandingan.

Di tengah tekanan tersebut, kesiapan fisik dan fokus pemain akan menjadi faktor penentu. Kesalahan kecil dalam satu set saja bisa berakibat fatal terhadap hasil akhir, mengingat ketatnya persaingan di papan tengah klasemen.

Bandung bjb Tandamata kini berada di persimpangan jalan. Empat pertandingan ke depan akan menentukan apakah mereka mampu bangkit dan menciptakan kejutan, atau harus mengakhiri musim lebih cepat tanpa tiket final four Proliga 2026. Situasi ini menuntut respons cepat dan maksimal dari seluruh elemen tim.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index