Prabowo: Laba BUMN Melonjak, Semen Indonesia hingga 400%

Sabtu, 19 September 2026 | 05:10:00 WIB

KEUANGANDIGITAL.COM — Presiden Prabowo Subianto membeberkan sejumlah BUMN berhasil membalikkan kinerja dari rugi menjadi untung, dengan pertumbuhan laba mencapai dua digit hingga 400 persen. Capaian itu disampaikannya dalam sambutan di HUT ke-28 Partai Amanat Nasional.

Prabowo menyebut capaian itu sebagai hasil kerja pemerintahan yang dipimpinnya. Ia memaparkan daftar perusahaan pelat merah dengan lonjakan laba tertinggi dalam sambutannya di HUT ke-28 Partai Amanat Nasional, dikutip dari YouTube PAN TV, Jumat (18/9/2026).

Siapa Saja BUMN dengan Lonjakan Laba Tertinggi

PT Pupuk Indonesia (Persero) menjadi salah satu yang paling menonjol. Perusahaan yang sebelumnya mencatat kerugian itu kini membukukan kenaikan keuntungan 252 persen.

"PT Pupuk yang dari dulu mengalami kerugian, sekarang naik keuntungannya 252%. PT Pupuk Indonesia naik," ujar Prabowo.

Dari sektor energi, PT Pertamina (Persero) mencatat pertumbuhan laba 86 persen. Sementara PT Perkebunan Nusantara (Persero) mencatat kenaikan laba 54 persen.

Dua nama lain turut disebut. PT Pegadaian mencatat kenaikan laba hingga 84 persen, sedangkan PT Semen Indonesia (Persero) Tbk melonjak paling tinggi, mencapai 400 persen.

Peran Danantara di Balik Kenaikan

Prabowo juga menyoroti kehadiran Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara). Menurutnya, lembaga itu berhasil meningkatkan kekayaan negara melalui konsolidasi aset.

"Indonesia punya sekarang Danantara, kekuatan semua kekayaan negara kita pusatkan, kita konsolidasikan, dan penghasilannya dalam satu setengah tahun naik 400%," kata Prabowo.

Pernyataan itu menempatkan Danantara sebagai simpul pengelolaan kekayaan negara di bawah satu atap. Konsolidasi aset disebut menjadi kunci lonjakan pendapatan dalam periode satu setengah tahun terakhir.

Arti Angka Ini bagi Keuangan Negara

Perbaikan kinerja BUMN berdampak langsung pada penerimaan negara lewat setoran dividen. Semakin besar laba yang dibukukan, semakin besar pula kontribusi perusahaan pelat merah ke kas negara.

Bagi masyarakat, kinerja ini berhubungan dengan layanan yang mereka terima sehari-hari. Pupuk Indonesia menyuplai kebutuhan petani, Pertamina menguasai distribusi bahan bakar, sementara Pegadaian melayani pembiayaan masyarakat kecil.

Namun, belum ada rincian periode pembukuan yang menjadi dasar angka-angka tersebut. Prabowo tidak menyebut tahun buku spesifik maupun nominal laba dalam rupiah pada paparannya.

Paparan Prabowo menegaskan posisi BUMN sebagai tulang punggung penerimaan negara sekaligus alat layanan publik. Besarnya lonjakan laba di beberapa perusahaan akan jadi tolok ukur apakah perbaikan ini berlanjut ke periode berikutnya.

Terkini