Mobil Listrik

BYD Kuasai Daftar Mobil Listrik Jarak Tempuh Terjauh Tiga Model Tembus Seribu Kilometer

BYD Kuasai Daftar Mobil Listrik Jarak Tempuh Terjauh Tiga Model Tembus Seribu Kilometer
BYD Kuasai Daftar Mobil Listrik Jarak Tempuh Terjauh Tiga Model Tembus Seribu Kilometer

JAKARTA - Peta persaingan mobil listrik di China kembali berubah setelah data terbaru menunjukkan dominasi kuat BYD dalam kategori jarak tempuh. 

Di tengah meningkatnya minat konsumen terhadap kendaraan listrik berdaya jelajah panjang, BYD berhasil menempatkan tiga model sekaligus sebagai satu-satunya mobil listrik produksi massal yang mampu menembus jarak 1.000 kilometer dalam sekali pengisian daya. Capaian ini menegaskan posisi BYD sebagai pemain utama dalam inovasi baterai dan efisiensi kendaraan listrik di pasar domestik China.

Data tersebut dihimpun dari regulator dan industri otomotif yang dirangkum oleh CarNewsChina. Berdasarkan standar pengujian China Light-Duty Vehicle Test Cycle atau CLTC, tidak ada produsen lain yang mampu menyaingi rekor jarak tempuh tiga model premium BYD tersebut. Keunggulan ini sekaligus menjadi tolok ukur baru bagi industri kendaraan listrik, khususnya di segmen kelas atas.

Tiga Model Premium Jadi Andalan BYD

Tiga kendaraan listrik yang mencatat jarak tempuh di atas 1.000 kilometer berasal dari portofolio premium BYD, yakni Denza dan Yangwang. Ketiganya adalah Denza Z9 EV, Denza Z9 GT EV, serta Yangwang U7 EV. Hingga saat ini, ketiga model tersebut menjadi satu-satunya kendaraan listrik produksi massal di China yang menembus angka tersebut berdasarkan sertifikasi resmi CLTC.

Keberhasilan ini memperlihatkan strategi BYD yang tidak hanya fokus pada volume penjualan, tetapi juga pada pengembangan teknologi baterai berkapasitas besar. Dengan menyasar segmen premium, BYD menunjukkan bahwa kendaraan listrik jarak jauh tidak lagi sebatas konsep, melainkan sudah siap diproduksi dan dipasarkan secara luas.

Denza Z9 EV Puncaki Daftar Jarak Tempuh

Di posisi teratas daftar mobil listrik jarak tempuh terjauh terdapat Denza Z9 EV. Model ini dibekali baterai berkapasitas 122,5 kWh dan mencatat jarak tempuh tersertifikasi hingga 1.068 kilometer berdasarkan standar CLTC. Angka tersebut menjadikannya mobil listrik produksi massal dengan jarak tempuh terpanjang di China saat ini.

Denza Z9 EV tidak hanya unggul dari sisi daya jelajah, tetapi juga menjadi simbol kemampuan BYD dalam mengoptimalkan kapasitas baterai besar agar tetap efisien. Kehadiran model ini memperkuat citra Denza sebagai merek premium yang menggabungkan performa, teknologi, dan kepraktisan untuk perjalanan jarak jauh.

Posisi Kedua Dan Ketiga Masih Milik BYD

Di bawah Denza Z9 EV, posisi kedua ditempati Denza Z9 GT EV. Model ini menggunakan baterai identik berkapasitas 122,5 kWh, namun mencatat jarak tempuh sedikit lebih rendah, yakni 1.036 kilometer. Meski demikian, capaian tersebut tetap menempatkannya jauh di atas mayoritas mobil listrik lain di pasar China.

Sementara itu, posisi ketiga diisi oleh Yangwang U7 EV. Berbeda dengan dua model Denza, Yangwang U7 EV dibekali baterai yang lebih besar dengan kapasitas 150 kWh. Dengan baterai tersebut, kendaraan ini mencatat jarak tempuh 1.006 kilometer. Ketiga model ini memperlihatkan bahwa BYD mampu menawarkan beberapa opsi kendaraan listrik jarak jauh dengan pendekatan teknis yang berbeda.

Dominasi BYD Di Segmen Jarak Jauh

Ketiga model tersebut seluruhnya berasal dari lini premium BYD yang memang diposisikan untuk segmen kendaraan listrik kelas atas. Kapasitas baterai besar menjadi ciri utama, sekaligus faktor penentu keberhasilan menembus jarak 1.000 kilometer. Hingga kini, belum ada produsen lain di China yang memiliki model produksi massal dengan jarak tempuh resmi di atas angka tersebut.

Dominasi ini menunjukkan keunggulan teknologi BYD dalam pengembangan baterai, manajemen energi, serta integrasi sistem kendaraan listrik. Di tengah persaingan ketat industri otomotif listrik China, pencapaian tersebut menjadi pembeda yang signifikan bagi BYD dibandingkan para pesaingnya.

Pesaing Terdekat Masih Di Bawah Seribu Kilometer

Di luar tiga besar milik BYD, tidak ada model lain yang mampu menembus jarak tempuh 1.000 kilometer. Xiaomi SU7 menjadi kendaraan listrik yang paling mendekati, dengan jarak tempuh tercatat 902 kilometer. Angka ini menunjukkan performa yang kompetitif, namun masih terpaut cukup jauh dari capaian Denza dan Yangwang.

Tesla Model 3, salah satu model listrik populer di China, mencatat jarak tempuh 830 kilometer dengan baterai berkapasitas 78,4 kWh. Meski kapasitas baterainya lebih kecil, Tesla Model 3 justru mencatat konsumsi energi paling efisien dalam daftar, yakni 9,45 kWh per 100 kilometer. Hal ini menegaskan bahwa efisiensi energi tetap menjadi faktor penting selain kapasitas baterai.

Sedan Premium Dan Arah Persaingan Ke Depan

Mercedes-Benz EQS, sebagai sedan listrik premium dari pabrikan Eropa, berada di angka 840 kilometer dengan baterai berkapasitas 122 kWh. Meski menawarkan kenyamanan dan teknologi kelas atas, jarak tempuh EQS masih berada di bawah capaian model-model premium BYD. Perbandingan ini menunjukkan bahwa produsen China semakin mampu bersaing, bahkan melampaui merek global dalam aspek tertentu.

Ke depan, capaian BYD dengan tiga model jarak tempuh di atas 1.000 kilometer diperkirakan akan memicu respons dari produsen lain. Persaingan tidak hanya akan berfokus pada kapasitas baterai, tetapi juga pada efisiensi, biaya, dan keberlanjutan teknologi. 

Bagi konsumen, tren ini membuka lebih banyak pilihan kendaraan listrik yang mampu menjawab kebutuhan perjalanan jarak jauh tanpa kekhawatiran pengisian daya.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index