JAKARTA - Tren jam tangan klasik kembali menarik perhatian di tengah dominasi perangkat wearable pintar yang semakin canggih.
Banyak anak muda mulai melirik aksesori analog maupun digital sederhana sebagai bagian dari gaya sehari-hari. Fenomena ini menunjukkan bahwa fungsi tidak lagi menjadi satu-satunya pertimbangan, tetapi juga nilai estetika dan identitas personal. Jam tangan klasik kini hadir sebagai pelengkap gaya yang memberi sentuhan nostalgia sekaligus modern.
Merek Casio menjadi salah satu yang paling merasakan kebangkitan tren ini. Desain khas digital dan analog-digital yang sebelumnya identik dengan utilitas kini berubah menjadi simbol gaya retro yang digemari. Pengaruh gaya Y2K juga mendorong popularitas jam tangan klasik di kalangan generasi muda. Kombinasi antara nostalgia dan kesederhanaan membuat model-model lama kembali relevan dalam dunia fashion saat ini.
Mengutip Gizmochina, fenomena tersebut turut dipengaruhi oleh budaya pop era 2000-an. Pada masa itu, sejumlah musisi seperti Pharrell Williams, Eminem, Kanye West, hingga Justin Bieber sering terlihat mengenakan lini G-Shock. Kehadiran mereka memberi dampak besar pada persepsi publik terhadap jam tangan digital. Dari sekadar alat penunjuk waktu, kini jam tangan menjadi elemen penting dalam membangun karakter gaya.
Gaya transparan yang futuristik dan unik
Model G-Shock GA-V01SKE menjadi salah satu yang paling mencuri perhatian di media sosial. Jam tangan ini hadir dengan konsep transparan yang terinspirasi estetika teknologi awal 2000-an. Tampilan skeleton dengan layar LCD besar menciptakan kesan futuristik yang berbeda. Banyak penggemar bahkan menyebut LCD terbalik berukuran besar tersebut sebagai “mata alien.”
Versi “Transparent Pack” dari G-Shock GA-V01 segi delapan tersedia dalam empat warna transparan. Pilihan warna hijau neon, oranye, ungu, dan abu-abu memberikan karakter yang kuat. Tampilan berlapisnya menghadirkan nuansa teknologi retro yang semakin diminati. Model ini menjadi contoh bagaimana desain lama dapat tampil segar dan relevan kembali.
Model kotak klasik yang tetap fungsional
G-Shock DW-5600MNC mempertahankan bentuk kotak ikonik yang sudah dikenal luas. Versi terbaru ini dilengkapi strap nilon elastis dan sistem pengunci magnetik Fidlock. Kombinasi tersebut memberikan kenyamanan lebih saat digunakan sehari-hari. Selain itu, desainnya tetap mempertahankan kesan sederhana namun tangguh.
Jam tangan yang telah berusia 40 tahun ini tetap populer di kalangan pengguna. Tali jam elastisnya dapat meregang secara signifikan sehingga lebih praktis. Gesper magnetik juga membuat pemakaian menjadi lebih cepat dibandingkan model lama. Hasilnya, jam tangan ini menawarkan keseimbangan antara kenyamanan dan tampilan fungsional.
Sentuhan premium pada desain retro modern
G-Shock GM-2100 dikenal dengan julukan “CasiOak” karena desainnya yang khas. Model GM-2100YRA-8A hadir dengan bezel baja tahan karat yang dipoles. Tali jam berwarna perak dilapisi uap, dipadukan dengan layar LCD merah terang. Perpaduan ini memberikan kesan mewah namun tetap mempertahankan karakter tangguh.
Model ini diminati karena menawarkan nuansa premium tanpa kehilangan identitas G-Shock. Bezel dengan finishing satin dan tali jam serasi menambah kesan elegan. Mesin quartz yang digunakan juga memastikan ketahanan dan akurasi. Desain ini cocok bagi pengguna yang ingin tampil stylish tanpa berlebihan.
Desain ringkas dengan nuansa elegan minimalis
G-Shock GMA-P2126W-8A dirilis untuk Hari Perempuan Internasional 2026. Jam tangan analog-digital ini memiliki ukuran lebih ringkas. Casing abu-abu, dial metalik, serta aksen emas memberikan tampilan lembut. Desainnya sederhana dan mudah dipadukan dengan berbagai gaya.
Jam ini dibuat berdasarkan platform GMA-P2110 yang ramping. Penggunaan resin berbasis bio juga menambah nilai ramah lingkungan. Palet warna abu-abu dan emas terlihat bersih serta tidak mencolok. Model ini cocok digunakan dalam suasana formal maupun kasual.
Kesederhanaan ikonik yang tak lekang waktu
Casio F-91W tetap bertahan sebagai simbol kesederhanaan. Di tengah maraknya smartwatch, model ini justru kembali diminati. Banyak anak muda menyukai konsep bebas distraksi yang ditawarkan. Jam tangan ini mencerminkan tren anti-kemewahan yang semakin populer.
Diluncurkan pada 1989, Casio F-91W masih diproduksi hingga sekarang. Ukuran resin mungilnya dilengkapi fitur stopwatch, alarm, dan lampu latar. Warna hitam klasik membuatnya mudah dipadukan dengan berbagai outfit. Varian emas transparan baru juga menambah pilihan yang lebih modern.
Kembalinya tren jam tangan klasik Casio menunjukkan perubahan preferensi gaya generasi muda. Desain retro tidak lagi dianggap ketinggalan zaman, melainkan justru menjadi daya tarik utama. Kombinasi fungsi sederhana, estetika nostalgia, dan harga yang relatif terjangkau membuatnya semakin diminati. Selain itu, kehadiran model-model baru dengan sentuhan modern turut memperkuat relevansi jam tangan klasik.