BMKG

BMKG : Prakiraan Cuaca Jakarta 23 Februari 2026 Hujan Seharian Disertai Petir

BMKG : Prakiraan Cuaca Jakarta 23 Februari 2026 Hujan Seharian Disertai Petir
Langit Ibu Kota diprediksi lebih sering berwarna kelabu pada awal pekan ini

JAKARTA - Langit Ibu Kota diprediksi lebih sering berwarna kelabu pada awal pekan ini. 

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika atau Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca di wilayah DKI Jakarta pada Senin akan didominasi hujan dengan intensitas yang terus bergerak.

Perubahan cuaca tidak berlangsung seragam di seluruh wilayah administrasi. Pola hujan diperkirakan bergeser dari pagi hingga malam hari, dengan puncak potensi cuaca signifikan terjadi di wilayah pesisir.

Cuaca paling signifikan diprakirakan terjadi di Kepulauan Seribu berupa hujan petir pada malam hari, sebagai imbas langsung dari pembentukan sistem tekanan rendah di perairan Nusantara.

Merujuk pembaruan data cuaca BMKG, dinamika atmosfer memicu hujan sejak pagi di beberapa kota di Jakarta, sebelum intensitasnya bergeser menjelang sore dan malam hari.

Pergerakan Cuaca Enam Wilayah DKI Jakarta

BMKG merinci prakiraan cuaca di enam wilayah DKI Jakarta sepanjang 23 Februari 2026. Informasi ini dikutip dari akun media sosial resmi BMKG, @infobmkg.

Di Kepulauan Seribu, hujan ringan turun pada rentang pukul 07.00-10.00. Cuaca beralih berawan pada pukul 13.00-16.00, sebelum berkembang menjadi hujan petir pada periode 19.00-22.00.

Jakarta Selatan diprakirakan berawan dari pukul 07.00 hingga 13.00. Hujan ringan mulai mengguyur pukul 16.00, meningkat menjadi hujan sedang pada 19.00, dan kembali berawan pada 22.00.

Jakarta Timur mengalami hujan ringan pada pagi hari pukul 07.00-10.00. Sempat berawan tebal pukul 13.00, hujan ringan kembali turun pukul 16.00, meningkat menjadi hujan sedang pukul 19.00, lalu berawan pada 22.00.

Wilayah Stabil dan Intensitas Berbeda

Jakarta Utara diperkirakan mengalami hujan ringan pada pukul 07.00-10.00. Kondisi berawan muncul pada 13.00, berlanjut hujan ringan pada periode 13.00-19.00, dan ditutup dengan cuaca berawan pukul 22.00.

Sementara itu, Jakarta Barat dan Jakarta Pusat tercatat relatif stabil. Kedua wilayah ini diprakirakan berawan sepanjang hari mulai pukul 07.00 hingga 22.00.

Meski demikian, perubahan cuaca dapat berlangsung cepat. Intensitas hujan berpotensi meningkat secara lokal bergantung pada perkembangan awan konvektif.

Pergerakan hujan yang dinamis ini mencerminkan pengaruh sistem atmosfer skala regional. BMKG mengingatkan masyarakat untuk terus memantau pembaruan informasi cuaca.

Pemicu Dinamika Atmosfer Regional

Prakirawan BMKG, Lintang A. N., memaparkan fluktuasi cuaca di wilayah Indonesia berakar dari kemunculan sistem tekanan rendah di Samudra Hindia barat daya Lampung.

Kondisi ini diperkuat oleh keberadaan sirkulasi siklonik di bagian selatan Filipina, Samudra Pasifik utara Papua, dan Kalimantan Barat. Kombinasi tersebut meningkatkan suplai uap air dan pertumbuhan awan hujan.

Sistem-sistem itu menciptakan daerah konvergensi dan konfluensi yang memanjang melintasi Bengkulu, Lampung, Kalimantan Barat, Sulawesi Tengah, hingga Papua. Jalur ini menjadi area potensial pertumbuhan awan konvektif.

"Kondisi tersebut mampu meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan di sekitar sirkulasi siklonik dan di sepanjang daerah konvergensi," jelas Lintang.

Peringatan Lebih Luas di Sejumlah Provinsi

Selain Jakarta, BMKG turut meminta 11 provinsi lain untuk meningkatkan kesiapsiagaan. Wilayah yang berpotensi dilanda hujan lebat hingga sangat lebat pada 23 Februari 2026 mencakup Kepulauan Riau, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, NTB, NTT, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, dan Sulawesi Barat.

Potensi hujan petir juga tercatat mengancam berbagai kota besar seperti Tanjung Pinang, Jambi, Palembang, Bengkulu, Bandar Lampung, Semarang, Pontianak, Banjarmasin, Tanjung Selor, Denpasar, Kupang, Ternate, dan Nabire.

Adapun hujan dengan intensitas sedang berpeluang terjadi di Serang, Palangkaraya, Surabaya, Kota Mamuju, dan Merauke. Wilayah lain diprakirakan mengalami hujan ringan hingga berawan tebal.

Dengan pola atmosfer yang masih aktif, BMKG mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap hujan disertai kilat dan angin kencang. Informasi resmi yang diperbarui secara berkala diharapkan menjadi rujukan agar aktivitas harian tetap berjalan aman dan terencana.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index