KEUANGANDIGITAL.COM — iPhone 18 Pro Max mencatat daya tahan baterai 18 jam 27 menit dalam uji ketahanan Tom's Guide, sementara versi Pro bertahan 16 jam 17 menit. Keduanya mengalahkan Samsung Galaxy S26 Ultra dan Google Pixel 11 Pro XL, tapi kenaikan dibanding generasi sebelumnya tergolong tipis. OnePlus 15 masih memegang takhta dengan 25 jam 13 menit berkat baterai silicon-carbon 7.300 mAh.
Apple mengklaim iPhone 18 Pro dan iPhone 18 Pro Max sebagai ponsel paling tahan lama yang pernah mereka buat. Klaim itu disandarkan pada efisiensi chip A20 Pro dan kapasitas baterai yang diperbesar. Tom's Guide menguji kedua perangkat dengan skrip otomatis yang mensimulasikan penjelajahan web lewat koneksi seluler, layar disetel 150 nits, sampai perangkat mati.
Kenaikan Tipis dari Generasi iPhone 17
Hasil uji menunjukkan iPhone 18 Pro Max bertahan 18 jam 27 menit. Angka itu hanya 33 menit lebih lama dari iPhone 17 Pro Max, setara kenaikan 3,1 persen. iPhone 18 Pro mencatat 16 jam 17 menit, atau 56 menit lebih lama dari iPhone 17 Pro — kenaikan 6,1 persen.
Lompatan generasi ini lebih kecil dari yang banyak diperkirakan. Padahal Apple menaruh penekanan besar pada efisiensi daya chip A20 Pro yang dibuat dengan proses 2nm. Sebagai perbandingan, iPhone 16 Pro Max mencatat 17 jam 17 menit dan iPhone 16 Pro 14 jam 07 menit.
Apple sendiri merilis angka berbeda di alat perbandingan resminya. iPhone 18 Pro Max diklaim mampu memutar video hingga 45 jam, sedangkan iPhone 18 Pro hingga 36 jam.
Masih Kalah dari OnePlus 15
Di antara pesaing Android, iPhone 18 Pro Max unggul 1 jam 47 menit atas Samsung Galaxy S26 Ultra yang mencatat 16 jam 40 menit. Selisihnya melebar hampir 4 jam saat dibandingkan Google Pixel 11 Pro XL yang hanya bertahan 14 jam 28 menit.
iPhone 18 Pro yang berukuran lebih ringkas juga kompetitif. Perangkat ini hanya tertinggal 23 menit dari Galaxy S26 Ultra meski bodinya lebih kecil.
Tapi tidak ada yang menyentuh ketahanan OnePlus 15. Ponsel itu mencatat 25 jam 13 menit, lebih dari 6,5 jam lebih lama dari iPhone 18 Pro Max. Kuncinya ada pada baterai silicon-carbon berkapasitas 7.300 mAh yang tertanam di dalamnya.
Baterai Lithium-Ion Apple Menemui Batas
Chip A20 Pro memang tergolong hemat daya. Namun ketergantungan Apple pada baterai lithium-ion konvensional dinilai sudah mencapai titik jenuh.
Teknologi anode silicon-carbon menawarkan kepadatan energi jauh lebih tinggi tanpa menambah ketebalan perangkat. Profil ramping dan ergonomi nyaman yang jadi ciri khas iPhone bisa tetap dipertahankan.
Untuk saat ini Apple masih bisa mengklaim kemenangan atas Samsung dan Google. Tapi jika ingin merebut gelar juara ketahanan secara keseluruhan, mengadopsi baterai silicon-carbon tampak jadi langkah yang sulit dihindari.