Piala Dunia 2026: Pantai Gading Tantang Norwegia di 32 Besar

Piala Dunia 2026: Pantai Gading Tantang Norwegia di 32 Besar
Pantai Gading vs Norwegia. (Foto: NET)

JAKARTA - Tim nasional Pantai Gading mengusung misi besar untuk melanjutkan torehan sejarah baru mereka ketika bersua Norwegia pada babak 32 besar Piala Dunia 2026. Laga krusial ini bakal digulirkan di Stadion AT&T, Arlington, Dallas, pada Rabu dini hari WIB.

Keberhasilan menembus fase gugur ini merupakan momen perdana bagi Pantai Gading sepanjang keikutsertaan mereka di Piala Dunia, setelah finis sebagai runner-up Grup E di bawah Jerman. Walau begitu, ambisi mereka kini mendapatkan hadangan serius dari Norwegia yang memiliki lini serang mematikan lewat kehadiran Erling Haaland.

"Mereka tim yang bagus, terorganisasi, memiliki pemain-pemain individu hebat, tetapi mereka juga bermain baik sebagai satu kesatuan," ujar arsitek Pantai Gading, Emerse Fae, dikutip dari Reuters, Selasa (30/6/2026). 

Fae menambahkan bahwa skuad Norwegia sangat klinis dan tidak memerlukan banyak kans untuk menghukum kelengahan lini pertahanan lawan.

Tiket ke babak sistem gugur ini didapat Pantai Gading usai membungkam Curacao dua gol tanpa balas pada partai pamungkas Grup E. Dua gol borongan dari Nicolas Pepe menjadi penentu kemenangan yang sekaligus mengantarkan Les Elephants mencatatkan prestasi tertinggi mereka di panggung Piala Dunia.

Hasil positif tersebut menjadi bukti nyata bahwa Pantai Gading tidak sekadar mengandalkan keunggulan fisik. Skuad ini memiliki determinasi tinggi lewat kecepatan serta variasi serangan yang dimotori Yan Diomande, ditambah Pepe yang kembali menemukan sentuhan terbaiknya usai membobol gawang Curacao.

Meski demikian, Pantai Gading dipastikan pincang di lini belakang seiring absennya bek Wilfried Singo akibat problem hamstring. Kendati begitu, Fae mendapat asupan energi tambahan di sektor pertahanan menyusul pulihnya Evan Ndicka yang sempat absen di sepanjang fase grup.

Di kubu seberang, Norwegia menatap fase gugur dengan moral yang melambung setelah sukses kembali berkompetisi di Piala Dunia untuk pertama kalinya sejak edisi 1998. Pasukan arahan Stale Solbakken ini mengemas dua kemenangan di awal fase grup sebelum akhirnya takluk 1-4 dari Prancis pada laga penutup.

Hasil minor kontra Prancis tersebut dinilai tidak mencerminkan kekuatan asli Norwegia lantaran Solbakken melakukan perombakan skuad secara besar-besaran demi menjaga kebugaran pemain di fase knock-out. 

Erling Haaland serta kapten Martin Odegaard menjadi deretan pilar utama yang sengaja disimpan dan siap diturunkan kembali saat bersua Pantai Gading.

Haaland dipastikan menjadi sorotan utama menyusul torehan empat gol dari dua laga yang sudah dilakoninya dalam turnamen ini. Bomber tajam milik Manchester City tersebut mendulang masing-masing dua gol saat Norwegia meredam perlawanan Irak serta ketika menumbangkan Senegal dengan skor ketat 3-2.

Fae pun tidak ragu melemparkan pujian kepada Haaland sebagai sosok pembeda yang bisa mengubah jalannya laga dalam situasi sesulit apa pun. 

"Dia bisa mencetak gol dalam kesempatan apa pun, dengan cara apa pun yang bisa dibayangkan," tutur Fae.

Selain Haaland, Norwegia juga bertumpu pada kreativitas Odegaard sebagai motor serangan di sektor tengah. Gelandang andalan Arsenal tersebut memegang peran krusial dalam mengatur tempo sekaligus menjembatani transisi permainan Norwegia dari lini tengah ke lini depan.

Hanya saja, lini pertahanan Norwegia juga harus kehilangan satu pilar penting. Bek Julian Ryerson dipastikan menepi akibat cedera paha yang ia dapatkan tatkala bertanding melawan Senegal.

Sementara itu, Solbakken memprediksi bentrokan kontra Pantai Gading bakal menguras tenaga. Ia menilai perwakilan dari Afrika tersebut sebagai salah satu kontestan dengan ketahanan fisik paling tangguh di turnamen ini.

"Kami harus mengimbangi kekuatan fisik mereka. Mereka tim yang sangat fisikal dan sangat kuat," kata Solbakken.

Solbakken memproyeksikan duel ini akan berlangsung ketat lantaran kedua kubu menyajikan karakter bermain yang kontras. 

Norwegia bertumpu pada insting gol Haaland serta visi bermain Odegaard, sedangkan Pantai Gading mengandalkan keunggulan duel satu lawan satu, serangan balik cepat, serta motivasi tinggi usai lolos ke fase gugur untuk pertama kalinya.

Jalannya pertandingan diprediksi bakal sangat dipengaruhi oleh efektivitas Pantai Gading dalam menyetop pasokan bola menuju Haaland. Andai mereka berhasil memutus alur distribusi bola Norwegia sejak dari sektor tengah, kans untuk melancarkan serangan balik cepat lewat Diomande dan Pepe bakal terbuka lebar.

Namun sebaliknya, Norwegia bukanlah tim yang wajib mendominasi penuh penguasaan bola demi memberikan ancaman. Keberadaan Haaland di dalam kotak penalti membuat bola muntah, umpan lambung, hingga kelengahan sekecil apa pun di area pertahanan Pantai Gading bisa dikonversi menjadi gol.

Tim yang keluar sebagai pemenang dalam laga ini sudah ditunggu oleh raksasa Amerika Selatan, Brasil, di babak 16 besar, setelah Selecao berhasil mendepak Jepang dengan skor 2-1 di babak 32 besar.

Perkiraan susunan pemain:

Pantai Gading (4-3-3): Yahia Fofana, Guela Doue, Ousmane Diomande, Odilon Kossounou, Ghislain Konan, Ibrahim Sangare, Franck Kessie, Christ Inao Oulai, Amad Diallo, Nicolas Pepe, Yan Diomande.

Norwegia (4-3-3): Orjan Nyland, Marcus Pedersen, Kristoffer Ajer, Torbjorn Heggem, David Moller Wolfe, Sander Berge, Fredrik Aursnes, Martin Odegaard, Alexander Sorloth, Erling Haaland, Antonio Nusa.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index