JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengakhiri perdagangan pekan ini dengan torehan yang positif. Sepanjang sepekan terakhir, IHSG berhasil melonjak sebesar 4,95% dan menetap di posisi 6.177,13 pada penutupan Jumat (19/6/2026).
Peningkatan tersebut tercapai meskipun pasar sempat dihantui oleh sentimen kurang menguntungkan terkait keputusan MSCI, selaku penyedia indeks global, yang memberikan catatan mengenai transparansi di Bursa Efek Indonesia (BEI).
Walaupun tekanan sentimen itu sempat menghambat laju pasar, IHSG pada akhirnya sanggup bangkit dan ditutup dalam zona hijau di akhir pekan.
Di tengah apresiasi indeks tersebut, investor asing masih terpantau terus menarik dana dari pasar saham domestik. Pada perdagangan Jumat (19/6), investor asing mencatatkan aksi jual bersih (net sell) yang cukup besar, yakni Rp3,19 triliun di seluruh pasar.
Kendati demikian, jika diakumulasikan selama seminggu, investor asing masih membukukan beli bersih (net buy) senilai Rp2,32 triliun di seluruh pasar.
Kondisi ini memperlihatkan bahwa kenaikan IHSG dalam sepekan terakhir tetap terjadi meski di tengah tekanan sentimen dari luar serta masih berlanjutnya aksi jual investor asing pada aktivitas perdagangan harian. Namun, secara mingguan, aliran modal asing masih menunjukkan surplus pembelian bersih di pasar modal Indonesia.
Berikut adalah 10 saham dengan nilai jual bersih terbesar oleh investor asing selama sepekan terakhir:
PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 745,19 miliar
PT Astra International Tbk (ASII) Rp 462,44 miliar
PT Bumi Resources Tbk (BUMI) Rp 386,59 miliar
PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) Rp 361,87 miliar
PT Kalbe Farma Tbk (KLBF) Rp 190,0 miliar
PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI) Rp 173,03 miliar
PT Darma Henwa Tbk (DEWA) Rp 138,06 miliar
PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT) Rp 119,1 miliar
PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) Rp 116,48 miliar
PT Sarana Menara Nusantara Tbk (TOWR) Rp 106,24 miliar