Gedebage Jazz Festival 2026 Hadirkan Dewa 19 dan Musisi Dunia

Gedebage Jazz Festival 2026 Hadirkan Dewa 19 dan Musisi Dunia
Gedebage Jazz Festival (GJF) International 2026. (Foto: NET)

JAKARTA — Gedebage Jazz Festival (GJF) International 2026 dijadwalkan berlangsung pada 25-28 Juni 2026 di Sawarga Courtyard, Summarecon Mall Bandung. 

Memasuki penyelenggaraan tahun ketiga, ajang ini bertransformasi menjadi perhelatan musik jazz skala internasional dengan mengundang para penampil dari berbagai negara.

Tokoh jazz tanah air, Venche Manuhutu, berpendapat bahwa Gedebage Jazz Festival kini memiliki karakter yang sangat kuat di wilayah Bandung Timur. Selain sebagai sarana hiburan, festival ini dinilai berperan aktif dalam mendorong sektor ekonomi kreatif serta mempererat hubungan antar komunitas.

"Event seperti Gedebage Jazz Festival sekarang menjadi salah satu festival musik yang paling ikonik di Bandung Timur. Ini turut membantu membangun identitas kawasan Bandung Timur," ujar Venche dikutip Jumat (12/6/2026).

Venche menambahkan, gelaran tahun ini menyuguhkan skala yang lebih masif dengan melibatkan musisi jazz mancanegara serta menyajikan berbagai kolaborasi khusus.

"Yang paling menarik, event ini menampilkan kolaborasi spesial dari musisi lokal dan internasional, musisi jazz legendaris, big band, hingga penampilan komunitas musik lokal Bandung seperti Saung Angklung Udjo. Ini unik karena musik tradisi berpadu dengan musik jazz," katanya.

Menurut Venche, perpaduan genre jazz dengan kesenian tradisional Jawa Barat menjadi daya tarik utama yang menonjol.

"Ada kolaborasi jazz dengan musik-musik tradisional Jawa Barat yang menurut saya sangat bagus," ujarnya. Ia optimistis kolaborasi ini efektif untuk mengenalkan kekayaan musik etnik Indonesia ke audiens yang lebih luas.

"Melalui kolaborasi dengan jazz, masyarakat bisa melihat bahwa musik tradisional kami sangat beragam dan memiliki potensi besar untuk terus dikembangkan," katanya.

Sederet musisi dari Jepang, Australia, Hungaria, Singapura, dan Malaysia akan tampil di samping musisi nasional lintas genre seperti Dewa 19, Maliq & D'Essentials, Syaharani, serta grup jazz fusion Krakatau. Venche menilai langkah ini efektif menarik minat masyarakat terhadap genre jazz.

"Festival seperti ini penting karena bisa menjadi pintu masuk bagi masyarakat untuk lebih dekat dengan jazz. Penonton yang datang karena musisi favoritnya pada akhirnya juga berkesempatan menikmati ragam ekspresi jazz lainnya," ujarnya.

Ia juga mengapresiasi penggunaan area pusat perbelanjaan sebagai lokasi acara, yang dianggap sebagai inovasi dalam mendekatkan musik jazz kepada masyarakat umum.

"Selama ini musik jazz lebih sering digelar di kafe-kafe dibandingkan ruang terbuka yang bisa menampung banyak penonton. Adanya Gedebage Jazz Festival yang digelar di mal ini merupakan terobosan karena musisi semakin banyak memiliki tempat berekspresi," katanya.

Gedebage Jazz Festival International 2026 memadukan musik jazz dengan atmosfer urban dan pengalaman gaya hidup dalam konsep yang intim serta inklusif. 

Festival ini diharapkan mampu menjadi salah satu agenda musik unggulan di Bandung sekaligus memperkokoh eksistensinya sebagai festival jazz internasional di Indonesia.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index