JAKARTA - Kue nastar selalu menjadi salah satu hidangan yang identik dengan suasana hari raya dan acara keluarga.
Kehadirannya di meja tamu seolah sudah menjadi tradisi yang tidak pernah terlewatkan. Rasanya yang manis dengan perpaduan selai nanas yang legit membuat kue ini digemari oleh berbagai kalangan, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa.
Tak sedikit orang yang tertarik mencoba membuat nastar sendiri di rumah. Selain dapat dinikmati bersama keluarga, membuat kue sendiri juga memberikan kepuasan tersendiri karena bisa menyesuaikan rasa dan kualitas bahan sesuai selera. Dengan resep yang tepat, nastar rumahan pun bisa memiliki kualitas yang tidak kalah dengan kue dari toko.
Meskipun terlihat sederhana, membuat nastar sebenarnya membutuhkan ketelitian. Beberapa hal penting seperti pemilihan bahan, cara mencampur adonan, hingga proses pemanggangan sangat memengaruhi tekstur dan rasa kue yang dihasilkan. Kesalahan kecil dalam proses tersebut bisa membuat nastar menjadi terlalu keras atau justru mudah hancur.
Oleh karena itu, memahami resep nastar rumahan yang enak dan lembut menjadi langkah penting bagi siapa pun yang ingin membuat kue kering ini. Dengan mengikuti takaran dan langkah yang tepat, nastar dapat memiliki tekstur yang kokoh namun tetap lembut ketika digigit.
Kue Nastar Rumahan Bisa Jadi Peluang Usaha
Selain menjadi camilan keluarga, membuat nastar rumahan juga dapat membuka peluang usaha yang menjanjikan. Hal ini dirasakan oleh Titiek Wurjono, seorang ibu rumah tangga asal Surabaya yang sejak tahun 2011 menekuni usaha menjual berbagai jajanan untuk berbagai acara.
Awalnya, ia hanya mencoba membuat nastar untuk konsumsi keluarga di rumah. Kue kering klasik tersebut memang menjadi favorit keluarganya, terutama saat momen Lebaran atau ketika ingin menikmati camilan manis di waktu santai.
Menurut Titiek yang kini berusia 69 tahun, keluarganya dahulu selalu membeli nastar dari toko kue. Namun karena kue tersebut sering dikonsumsi, ia akhirnya mencoba membuatnya sendiri di rumah.
"Keluarga saya suka banget sama nastar. Dulu sih selalu beli, tapi kemudian coba bikin sendiri di rumah. Eh malah pada suka," ujarnya saat berbagi pengalaman kepada Liputan6.com pada Kamis (12/3/2026).
Resep Nastar Rumahan Ala Titiek Wurjono
Setelah beberapa kali mencoba, Titiek mulai menyempurnakan resep nastar buatannya. Ia menyesuaikan komposisi bahan agar menghasilkan kue dengan tekstur yang lembut namun tetap kokoh.
Hasil percobaannya ternyata mendapat respons yang sangat baik dari keluarga dan kerabat. Banyak yang memuji rasa nastar buatannya karena dianggap memiliki cita rasa yang pas serta tekstur yang lembut.
Dorongan dari orang-orang terdekat membuat Titiek akhirnya mencoba menjual nastar buatannya. Tak disangka, kue tersebut justru menjadi salah satu produk yang paling diminati oleh para pelanggan.
"Bahkan nastar saya sekarang jadi kue kering primadona sama pembeli saya," ungkap Titiek.
Bahan Membuat Nastar Rumahan
Untuk membuat nastar dengan tekstur lembut dan tidak mudah hancur, bahan yang digunakan perlu diperhatikan dengan baik. Berikut bahan-bahan yang digunakan dalam resep nastar rumahan ini.
900 gram tepung terigu segitiga
400 gram mentega
200 gram butter
300 gram gula halus
100 gram tepung maizena
50 gram susu bubuk
5 butir kuning telur
Vanili secukupnya
Keju parut yang telah dioven sebentar (optional)
Selai nanas secukupnya untuk isian
Kombinasi bahan tersebut membantu menciptakan tekstur nastar yang lembut namun tetap kokoh. Mentega dan butter memberikan aroma khas sekaligus rasa gurih yang membuat nastar semakin lezat.
Selain itu, penggunaan tepung maizena dan susu bubuk juga membantu membuat tekstur kue menjadi lebih lembut. Selai nanas yang digunakan sebagai isian memberikan rasa manis sekaligus sedikit asam yang menyegarkan.
Langkah Membuat Nastar Rumahan Lembut
Proses pembuatan nastar perlu dilakukan secara bertahap agar adonan tercampur dengan baik. Teknik pengadukan juga perlu diperhatikan agar tekstur kue tidak menjadi keras.
Masukkan mentega, butter, dan gula halus ke dalam wadah besar. Kocok menggunakan mixer dengan kecepatan rendah hingga tercampur rata dan teksturnya menjadi lembut.
Masukkan kuning telur satu per satu sambil terus diaduk hingga adonan tercampur sempurna. "Aduk sebentar saja, asal telur tercampur rata," saran Titiek agar nastar nantinya tidak keras.
Selanjutnya tambahkan vanili, susu bubuk, dan tepung maizena ke dalam adonan. Aduk perlahan hingga seluruh bahan tercampur rata.
Masukkan tepung terigu dan keju parut sedikit demi sedikit sambil diaduk menggunakan spatula hingga adonan menjadi lembut dan mudah dibentuk.
Proses Membentuk dan Memanggang Nastar
Setelah adonan siap, langkah berikutnya adalah membentuk nastar dengan isian selai nanas. Ambil sedikit adonan lalu pipihkan di telapak tangan.
Masukkan selai nanas secukupnya sebagai isian, kemudian tutup kembali adonan dan bulatkan hingga rapi. Lakukan proses ini hingga seluruh adonan habis.
Letakkan nastar yang sudah dibentuk di atas loyang yang telah dialasi kertas baking atau dioles tipis margarin. Beri jarak antar kue agar tidak saling menempel saat dipanggang.
Panaskan oven terlebih dahulu pada suhu sekitar 150 hingga 160 derajat Celsius. Panggang nastar selama kurang lebih 20 hingga 25 menit hingga bagian bawahnya matang.
Setelah matang, keluarkan nastar dari oven dan biarkan dingin terlebih dahulu. Jika sudah benar-benar dingin, simpan nastar dalam toples kedap udara agar teksturnya tetap lembut dan tidak mudah hancur.
Dengan mengikuti resep dan langkah tersebut, nastar rumahan dapat dibuat dengan hasil yang lembut serta lezat. Kue ini tidak hanya cocok sebagai camilan keluarga, tetapi juga dapat menjadi sajian istimewa bagi tamu atau bahkan ide hampers saat hari raya.