PLN

PLN UP3 Lubuklinggau Hadirkan Listrik Gratis Sambut Ramadan Untuk Warga

PLN UP3 Lubuklinggau Hadirkan Listrik Gratis Sambut Ramadan Untuk Warga
PLN UP3 Lubuklinggau Hadirkan Listrik Gratis Sambut Ramadan Untuk Warga

JAKARTA - Ramadan tahun ini membawa kebahagiaan tersendiri bagi Jasmawati, warga Kelurahan Karya Bakti, Kota Lubuklinggau. 

Di tengah suasana menyambut bulan suci, rumahnya kini terang berkat bantuan penyambungan listrik gratis. Program ini menjadi jawaban atas kebutuhan dasar yang selama ini dinantikan keluarganya.

Rumah sederhana itu menjadi salah satu penerima manfaat program Light Up The Dream dari PLN. Bantuan tersebut bersumber dari donasi pegawai PLN yang dihimpun secara sukarela. Program ini ditujukan bagi keluarga prasejahtera agar dapat menikmati listrik secara mandiri dan legal.

Penyalaan listrik dilakukan secara simbolis oleh Manager PLN UP3 Lubuklinggau, Moch. Julnansyah Nugroho. Momentum tersebut terasa istimewa karena berlangsung di bulan Ramadan yang penuh berkah. Kehadiran listrik menjadi simbol harapan baru bagi keluarga penerima manfaat.

Inisiatif ini sekaligus menjadi langkah PLN dalam memperluas akses listrik kepada masyarakat. Selain menghadirkan penerangan, program ini juga memastikan layanan kelistrikan yang aman dan sesuai standar keselamatan. Dengan sambungan resmi, warga tidak perlu lagi khawatir terhadap risiko instalasi yang tidak layak.

Komitmen PLN Perluas Akses Listrik Legal Dan Aman

Program Light Up The Dream bukan sekadar bantuan teknis penyambungan listrik. Lebih dari itu, program ini menjadi bentuk kepedulian sosial insan PLN terhadap masyarakat sekitar. Donasi yang terkumpul disalurkan untuk membantu keluarga yang belum memiliki akses listrik mandiri.

Penyalaan simbolis oleh Manager PLN UP3 Lubuklinggau, Moch. Julnansyah Nugroho, menandai komitmen perusahaan dalam mempercepat rasio elektrifikasi. PLN memastikan setiap sambungan yang diberikan telah memenuhi standar keselamatan. Hal ini penting agar masyarakat dapat menikmati listrik tanpa risiko bahaya.

Momentum Ramadan dipilih sebagai waktu yang tepat untuk berbagi manfaat. Bagi keluarga prasejahtera, listrik bukan hanya soal penerangan semata. Listrik juga mendukung kenyamanan beribadah, aktivitas sahur dan berbuka, hingga anak-anak yang belajar pada malam hari.

Dengan hadirnya listrik resmi di rumah warga, kualitas hidup pun meningkat. Aktivitas sehari-hari menjadi lebih mudah dan produktif. PLN berharap bantuan ini dapat mendorong kemandirian masyarakat dalam jangka panjang.

Dukungan Ibadah Dan Aktivitas Selama Ramadan

Manager PLN UP3 Lubuklinggau, Moch. Julnansyah Nugroho, menegaskan bahwa listrik saat ini telah menjadi kebutuhan dasar masyarakat. Ia menyampaikan bahwa kehadiran listrik sangat penting dalam menunjang berbagai aktivitas, terutama di bulan suci.

“Melalui penyalaan listrik gratis ini, kami ingin memastikan masyarakat dapat menikmati listrik secara aman dan resmi. Terlebih menjelang Ramadan, kami berharap listrik ini dapat mendukung aktivitas ibadah dan kegiatan sehari-hari keluarga penerima manfaat,” ujarnya.

Pernyataan tersebut menegaskan peran PLN tidak hanya sebagai penyedia energi. Perusahaan juga berupaya menghadirkan manfaat sosial yang nyata di tengah masyarakat. Ramadan menjadi momentum untuk memperluas dampak positif tersebut.

Dengan adanya listrik, keluarga penerima manfaat dapat menjalankan ibadah dengan lebih khusyuk. Suasana rumah yang terang membantu menciptakan kenyamanan saat berdoa, membaca Alquran, maupun berkumpul bersama keluarga setelah berbuka.

Komitmen PLN UID S2JB Perkuat Kepedulian Sosial

Secara terpisah, General Manager PLN UID Sumatera Selatan, Jambi, dan Bengkulu S2JB menegaskan bahwa PLN terus memperkuat komitmennya dalam melistriki masyarakat prasejahtera. Upaya ini dilakukan secara berkelanjutan di seluruh wilayah kerja, khususnya pada momentum Ramadan yang penuh makna.

“Ramadan adalah waktu yang tepat untuk memperkuat kepedulian sosial. PLN tidak hanya menjaga keandalan pasokan listrik, tetapi juga memastikan masyarakat prasejahtera dapat menikmati akses listrik yang layak dan aman. Kami ingin kehadiran listrik benar-benar membawa manfaat bagi kehidupan dan ibadah masyarakat,” ungkapnya.

Komitmen tersebut menunjukkan bahwa PLN tidak hanya fokus pada operasional kelistrikan. Perusahaan juga mengedepankan tanggung jawab sosial dalam setiap programnya. Melalui aksi nyata seperti ini, manfaat energi dapat dirasakan lebih luas.

PLN UID S2JB melalui UP3 Lubuklinggau terus berupaya meningkatkan rasio elektrifikasi. Selain menjaga keandalan sistem, PLN juga menghadirkan layanan kelistrikan yang andal dan berkelanjutan. Program bantuan penyambungan listrik gratis menjadi salah satu wujud konkret dari komitmen tersebut.

Rasa Syukur Penerima Manfaat Dan Harapan Ke Depan

Bagi Jasmawati, bantuan ini membawa perubahan besar dalam kehidupan sehari-hari. Ia mengaku bersyukur karena kini rumahnya memiliki sambungan listrik resmi. Penerangan yang layak memberikan rasa aman dan nyaman bagi keluarganya.

“Saya sangat berterima kasih kepada PLN. Sekarang rumah kami sudah terang. Semoga PLN terus membantu masyarakat seperti kami,” tuturnya. Ucapan tersebut mencerminkan kebahagiaan yang dirasakan setelah menerima bantuan.

Kehadiran listrik resmi tidak hanya berdampak pada kenyamanan, tetapi juga membuka peluang baru. Anak-anak dapat belajar lebih optimal pada malam hari. Aktivitas rumah tangga pun berjalan lebih lancar tanpa kendala penerangan.

Di bulan Ramadan ini, komitmen PLN diwujudkan melalui aksi nyata melistriki warga yang membutuhkan. Dengan semangat berbagi, PLN berharap manfaat energi dapat dirasakan secara merata di tengah masyarakat. Cahaya yang hadir bukan hanya menerangi rumah, tetapi juga menumbuhkan harapan baru bagi masa depan keluarga penerima manfaat.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index