Emas

Harga Emas Antam Hari Ini Turun Tajam Rp77.000 Buyback Anjlok Rp107.000

Harga Emas Antam Hari Ini Turun Tajam Rp77.000 Buyback Anjlok Rp107.000
Harga Emas Antam Hari Ini Turun Tajam Rp77.000 Buyback Anjlok Rp107.000

JAKARTA - Pergerakan harga emas kembali menjadi sorotan pelaku pasar pada perdagangan Rabu, 4 Maret 2026. 

Logam mulia produksi PT Aneka Tambang Tbk atau Antam tercatat mengalami penurunan signifikan, baik dari sisi harga jual maupun harga pembelian kembali. Koreksi tajam ini membuat investor ritel kembali menghitung ulang strategi penyimpanan aset safe haven mereka di tengah dinamika pasar global.

Harga emas batangan Antam pecahan satu gram berada di angka Rp 3.045.000. Nilai tersebut turun Rp 77.000 dibandingkan perdagangan sebelumnya. Penurunan ini menjadi salah satu koreksi harian terbesar dalam beberapa waktu terakhir, sehingga memicu perhatian para pemburu logam mulia.

Tidak hanya harga jual, harga pembelian kembali atau buyback juga ikut tertekan. Antam menetapkan harga buyback di posisi Rp 2.794.000 per gram. Angka tersebut merosot Rp 107.000, memperlihatkan tekanan yang lebih dalam pada sisi likuidasi emas.

Penurunan Harga Dan Dampak Bagi Investor

Penurunan harga emas ini menjadi kabar yang beragam bagi pelaku pasar. Bagi calon pembeli, koreksi harga bisa menjadi momentum untuk masuk dan menambah kepemilikan. Namun bagi pemegang emas yang berencana melakukan buyback, selisih penurunan yang cukup besar tentu menjadi pertimbangan tersendiri.

Antam memperbarui daftar harga logam mulia setiap hari pada pukul 08.30 WIB melalui sistem resminya. Pada Rabu pagi, pembaruan data buyback dirilis pukul 08.33 WIB, sementara harga dasar emas diperbarui pada 08.34 WIB. Selisih waktu rilis ini menunjukkan mekanisme internal penyesuaian harga yang dilakukan perusahaan.

Setiap transaksi pembelian emas batangan dikenakan potongan Pajak Penghasilan atau PPh sebesar 0,25 persen. Potongan tersebut secara otomatis memengaruhi total harga yang harus dibayarkan konsumen saat melakukan pembelian di gerai resmi maupun secara daring.

Rincian Harga Emas Antam Di Bawah Seratus Gram

Untuk investor ritel yang biasa membeli dalam gramasi kecil, berikut daftar harga dasar dan harga setelah penambahan PPh 0,25 persen sebagaimana dikutip dari logammulia.com.

Emas 0,5 gram dipatok Rp 1.572.500 dengan harga setelah PPh menjadi Rp 1.576.431. Pecahan 1 gram dijual Rp 3.045.000 dan setelah PPh menjadi Rp 3.052.613. Untuk 2 gram, harga dasar Rp 6.030.000 dan setelah pajak Rp 6.045.075.

Selanjutnya, 3 gram dibanderol Rp 9.020.000 dengan harga setelah PPh Rp 9.042.550. Pecahan 5 gram berada di Rp 15.000.000 dan setelah pajak menjadi Rp 15.037.500. Untuk 10 gram, harga dasar Rp 29.945.000 dan setelah PPh Rp 30.019.863.

Gramasi 25 gram dipatok Rp 74.737.000 dengan harga setelah PPh Rp 74.923.843. Sementara 50 gram berada di Rp 149.395.000 dan setelah pajak menjadi Rp 149.768.488. Daftar ini menjadi acuan utama bagi pembeli yang ingin menyesuaikan nominal investasi.

Rincian Harga Emas Antam Seratus Gram Hingga Satu Kilogram

Untuk gramasi besar, Antam juga mencantumkan rincian harga yang tidak kalah signifikan. Emas 100 gram dijual Rp 298.712.000 dengan harga setelah PPh Rp 299.458.780. Nilai ini mencerminkan akumulasi harga satuan yang telah disesuaikan dengan ketentuan pajak.

Pada ukuran 250 gram, harga dasar berada di Rp 746.515.000 dan setelah PPh menjadi Rp 748.381.288. Sementara 500 gram dibanderol Rp 1.492.820.000 dengan harga setelah pajak Rp 1.496.552.050.

Untuk ukuran terbesar yang tersedia secara umum, yakni 1000 gram atau satu kilogram, harga dasar tercatat Rp 2.985.600.000. Setelah penambahan PPh 0,25 persen, totalnya menjadi Rp 2.993.064.000. Nilai ini biasanya menjadi acuan investor institusi atau pembeli dengan kapasitas dana besar.

Mekanisme Pajak Dan Pembaruan Harga Harian

Ketentuan PPh 0,25 persen berlaku bagi setiap pembelian emas batangan. Pajak tersebut langsung dihitung dari harga dasar dan ditambahkan pada nominal akhir transaksi. Dengan demikian, pembeli perlu memperhatikan selisih antara harga dasar dan harga setelah pajak sebelum memutuskan bertransaksi.

Sistem pembaruan harga yang dilakukan setiap pagi mencerminkan respons Antam terhadap dinamika pasar global. Perubahan harga emas dunia, nilai tukar rupiah, serta sentimen ekonomi internasional menjadi faktor utama yang memengaruhi penetapan harga harian.

Penurunan Rp 77.000 pada harga jual dan Rp 107.000 pada buyback menunjukkan adanya tekanan yang cukup kuat. Selisih buyback yang lebih dalam juga memperlihatkan jarak spread yang melebar antara harga beli dan jual kembali.

Dengan kondisi ini, investor diharapkan lebih cermat membaca momentum. Sebagian mungkin melihatnya sebagai peluang akumulasi, sementara yang lain memilih menunggu stabilisasi harga. Yang jelas, fluktuasi seperti ini kembali menegaskan bahwa meskipun emas dikenal sebagai aset lindung nilai, pergerakan jangka pendek tetap tidak bisa diabaikan begitu saja.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index