Hansi Flick

Hansi Flick Nilai Peluang Juara La Liga Barcelona Masih Panjang

Hansi Flick Nilai Peluang Juara La Liga Barcelona Masih Panjang
Hansi Flick Nilai Peluang Juara La Liga Barcelona Masih Panjang

JAKARTA - Kemenangan meyakinkan kembali mengantar Barcelona ke posisi teratas klasemen La Liga musim 2025/2026. 

Namun di tengah euforia para pendukung, pelatih Hansi Flick memilih bersikap tenang. Ia menegaskan bahwa perjalanan menuju gelar juara masih jauh dari kata selesai.

Barcelona kembali ke puncak klasemen La Liga usai menang 3-0 atas Levante, Minggu 22 Februari malam WIB. Hasil ini mempertebal peluang Blaugrana dalam perburuan gelar musim 2025/2026, walau Hansi Flick tidak melihat itu sangat signifikan.

Gol Marc Bernal dan Frenkie de Jong di babak pertama, lalu Fermin Lopez pada menit ke-81, memastikan tiga poin di Camp Nou. Barcelona unggul satu angka dari Real Madrid.

Kemenangan ini dimanfaatkan maksimal setelah Madrid kalah dari Osasuna sehari sebelumnya. Barcelona menjaga rekor sempurna atas Levante di kandang dalam ajang liga.

Peluang Juara Menurut Data Opta

Superkomputer Opta kini memberi Barcelona peluang 58,2 persen untuk mempertahankan gelar. Madrid berada di angka 41,7 persen. Namun sang pelatih memilih tetap membumi.

Statistik tersebut memang menunjukkan posisi Barcelona lebih diunggulkan. Akan tetapi, Flick menilai angka di atas kertas tidak menjamin apa pun hingga kompetisi benar-benar berakhir.

Persaingan dengan Real Madrid diprediksi berlangsung ketat hingga pekan terakhir. Selisih satu poin membuat perubahan posisi bisa terjadi kapan saja.

Situasi ini membuat setiap pertandingan sisa musim menjadi sangat krusial. Konsistensi performa akan menjadi penentu utama dalam perebutan trofi La Liga.

Flick Ingatkan Perjalanan Masih Panjang

Pelatih Hansi Flick menegaskan timnya belum boleh berpuas diri. Ia mengingatkan bahwa kompetisi belum selesai.

"Kami telah memanfaatkan kesempatan untuk kembali ke puncak klasemen. Ini jalan yang sangat panjang. Tidak semuanya berjalan baik; kami membutuhkan beberapa menit untuk masuk ke dalam pertandingan," kata Flick dikutip dari FotMob.

Menurutnya, kekalahan Madrid menjadi pengingat bahwa situasi bisa berubah cepat. Konsistensi menjadi kunci dalam 13 laga tersisa musim ini.

Barcelona memang dominan, tetapi sempat butuh waktu menemukan ritme. Flick menilai detail kecil masih harus diperbaiki agar tim lebih stabil dalam setiap fase pertandingan.

Performa Dominan Di Camp Nou

Barcelona langsung menekan sejak menit awal. Gol pembuka Blaugrana dicetak Marc Bernal pada menit ke-4 dalam pertandingan pekan ke-25 La Liga 2025/2026 melawan Levante di Stadion Camp Nou.

Keunggulan cepat tersebut membuat permainan lebih terkendali. Levante kesulitan keluar dari tekanan dan Barcelona mampu menguasai jalannya laga.

Frenkie de Jong menambah keunggulan di babak pertama sebelum Fermin Lopez memastikan kemenangan pada menit ke-81. Skor akhir 3-0 menegaskan dominasi tuan rumah.

Hasil ini memperpanjang catatan impresif Barcelona atas Levante di kandang. Camp Nou kembali menjadi benteng kuat dalam perburuan gelar musim ini.

Sorotan Untuk Cancelo Dan Bernal

Flick memberi pujian khusus kepada Joao Cancelo dan Marc Bernal. Keduanya tampil menonjol dalam kemenangan tersebut. Kontribusi mereka terlihat jelas dalam fase ofensif dan kontrol permainan.

Bernal mencetak gol tercepat Barcelona dalam lebih dari setahun di semua kompetisi, tepat pada menit ke-4. Sementara, Cancelo membuat satu assist dan tampil impresif secara keseluruhan.

"[Cancelo] bermain bagus hari ini, potensinya, kualitas positifnya. Kita lihat apakah dia akan menjadi starter. Saya juga ingin melihat sikap yang baik dalam latihan, dan dia bisa banyak membantu kami," ucap Flick.

"Bernal adalah pemain untuk masa depan klub ini. Itulah yang saya harapkan untuknya. Semoga dia tetap sehat. Dia memberi kami struktur, dia bagus dalam mengontrol bola, dia mengendalikan tempo," tegas Flick.

Dengan 13 pertandingan tersisa, Barcelona berada dalam posisi yang menguntungkan. Meski demikian, Flick menolak larut dalam optimisme berlebihan. Baginya, fokus utama adalah menjaga konsistensi permainan hingga akhir musim agar peluang juara benar-benar menjadi kenyataan.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index