Mobil Listrik

Interior Mobil Listrik BYD Racco Terungkap Jelang Peluncuran Resmi Jepang

Interior Mobil Listrik BYD Racco Terungkap Jelang Peluncuran Resmi Jepang
Interior Mobil Listrik BYD Racco Terungkap Jelang Peluncuran Resmi Jepang

JAKARTA - Pasar kendaraan listrik Jepang kembali kedatangan model anyar dari pabrikan asal Tiongkok. 

BYD mulai memperlihatkan wujud interior mobil listrik kei car terbarunya bernama Racco menjelang peluncuran resmi. Model ini disiapkan untuk meramaikan segmen kei car yang selama ini memiliki volume penjualan besar di Negeri Sakura.

Dengan banderol sekitar 2,5 juta yen atau setara Rp 274 jutaan, Racco diproyeksikan mulai dipasarkan tahun ini. Kehadirannya menegaskan ambisi BYD untuk memperluas jangkauan produk listrik ke kategori mobil mungil perkotaan. Segmen kei car sendiri dikenal sangat kompetitif dan diminati konsumen Jepang.

Dikutip dari Carnewschina, Selasa 17 Februari 2026, secara tampilan interior Racco mengusung layout khas kei car. Penataan kabin dibuat ringkas namun tetap fungsional, menyesuaikan karakter mobil kompak untuk penggunaan harian di area urban.

Salah satu cirinya terlihat dari posisi tuas transmisi yang diletakkan di konsol tengah. Sementara jok depan dibuat berdekatan guna memaksimalkan ruang kabin yang terbatas. Konsep ini menjadi solusi untuk menjaga kenyamanan tanpa mengorbankan kepraktisan.

Desain Kabin Ringkas Dan Fungsional

Dari foto uji jalan sebelumnya, mobil listrik mungil ini diketahui memiliki sandaran tangan kecil di area tengah. Detail tersebut menambah kenyamanan pengemudi dan penumpang depan saat berkendara jarak dekat maupun menengah.

Head unit mengandalkan layar sentuh model floating yang dipadukan dengan panel instrumen digital LCD. Kombinasi ini menghadirkan kesan modern sekaligus memudahkan pengemudi memantau berbagai informasi kendaraan secara real time.

Untuk pengaturan pendingin udara, tersedia tombol fisik yang dibuat terpisah agar mudah dioperasikan. Pendekatan ini dinilai lebih praktis karena pengemudi tidak perlu masuk ke menu layar sentuh saat ingin mengatur suhu kabin.

Fitur pendukung lain meliputi port 12V, USB, serta Type C untuk kebutuhan pengisian daya perangkat. Kehadiran berbagai port tersebut menyesuaikan kebutuhan pengguna masa kini yang lekat dengan perangkat elektronik.

Ruang Penyimpanan Dan Kenyamanan Kabin

Konsol tengah dilengkapi ruang penyimpanan di bagian atas serta glove box di dasbor. Tambahan kompartemen juga tersedia untuk menunjang kepraktisan penggunaan harian, terutama bagi pengguna yang sering membawa barang kecil.

Racco mengadopsi kaca depan berukuran tinggi yang membantu visibilitas pengemudi. Desain ini penting untuk mobil perkotaan agar memudahkan manuver di jalan sempit dan area parkir terbatas.

Setir tiga palang sudah dibekali tombol multifungsi yang memudahkan pengaturan fitur tanpa melepaskan tangan dari kemudi. Elemen ini memperkuat kesan modern sekaligus meningkatkan aspek keselamatan berkendara.

Fitur kenyamanan lain mencakup power window, pengaturan spion elektrik, serta jok depan dengan pemanas. Pelapis jok menggunakan bahan kulit sintetis berwarna terang yang memberi kesan kabin lebih lapang.

Konfigurasi Kursi Dan Akses Baris Belakang

Di sisi pengemudi juga tersedia tempat penyimpanan kacamata. Detail kecil seperti ini menunjukkan perhatian pada kebutuhan praktis pengguna sehari hari.

Bagian kursi baris kedua memang belum ditampilkan pada foto resmi terbaru. Namun saat diperkenalkan di Jepang sebelumnya, terlihat konfigurasi dua kursi dengan sandaran kepala yang bisa diatur.

Akses ke baris belakang didukung pintu geser di kedua sisi. Mekanisme ini menjadi ciri khas banyak kei car karena memudahkan keluar masuk penumpang di area parkir sempit.

Secara keseluruhan, tata ruang kabin Racco dirancang untuk memaksimalkan fungsi di dalam dimensi yang kompak. Setiap sudut dimanfaatkan untuk menunjang kenyamanan dan efisiensi ruang.

Dimensi Dan Spesifikasi Teknis

Secara dimensi, mobil listrik perkotaan ini memiliki panjang 3.395 mm, lebar 1.475 mm, dan tinggi 1.800 mm. Ukuran tersebut sesuai regulasi kei car di Jepang yang membatasi dimensi kendaraan agar tetap ringkas.

Racco memakai satu motor listrik di roda depan dengan tenaga puncak 20 kW atau setara 27 dk. Konfigurasi ini cukup untuk menunjang mobilitas harian di lingkungan perkotaan yang padat.

Sumber energi berasal dari baterai LFP dengan jarak tempuh sekitar 180 km berdasarkan standar WLTC. Untuk pengisian daya, tersedia kemampuan fast charging DC yang diklaim bisa mencapai hingga 100 kW.

Rencananya model ini mulai dipasarkan di Jepang pada musim panas atau musim gugur 2026. Kehadiran BYD Racco pun memunculkan rasa penasaran pasar Indonesia terkait peluang kehadirannya di Tanah Air.

Head of Marketing Communication PT BYD Motor Indonesia, Luther T. Panjaitan, tidak menutup kemungkinan Racco masuk ke Indonesia. “Memang Racco antusiasmenya cukup tinggi, khususnya baru diluncurkan di Jepang. Karena itu produk buatan BYD langsung, sangat memungkinkan untuk dibawa ke Indonesia,” ujar Luther beberapa waktu lalu di BSD City.

Namun sebelum mengambil keputusan, BYD perlu mempertimbangkan kondisi pasar Indonesia yang belum memiliki segmen kei car seperti Jepang. Faktor inilah yang membuat perusahaan harus melakukan analisis mendalam mengenai potensi serta penerimaan pasar domestik.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index