JAKARTA - Keputusan besar dalam karier pesepak bola profesional sering kali dipenuhi risiko, termasuk tekanan dan penilaian publik yang tidak ringan.
Antony merasakan langsung situasi tersebut ketika memilih meninggalkan Manchester United dan memulai lembaran baru di Spanyol. Langkah itu sempat dipertanyakan banyak pihak, mengingat statusnya sebagai pemain mahal di Liga Inggris. Namun, waktu justru membuktikan bahwa pilihan tersebut membawa perubahan besar dalam hidup dan kariernya.
Di Real Betis, Antony kembali menemukan senyum yang lama menghilang sejak masa-masa sulit di Old Trafford. Lingkungan baru, gaya bermain berbeda, serta kepercayaan penuh dari klub membuatnya tampil lepas. Ia tidak lagi dibebani ekspektasi berlebihan yang sebelumnya terus menghantui. Dari situ, performanya perlahan menanjak dan kembali mencerminkan kualitas aslinya sebagai winger eksplosif.
Awal Karier dan Tekanan di Inggris
Antony bergabung dengan Manchester United pada Agustus 2022 setelah ditebus dari Ajax Amsterdam dengan nilai transfer mencapai 82 juta poundsterling. Transfer tersebut langsung menempatkannya dalam sorotan tajam publik dan media Inggris. Ia diharapkan menjadi motor serangan baru Setan Merah dengan kreativitas dan kecepatan khasnya. Namun, realita di lapangan tidak selalu berjalan sesuai harapan.
Selama membela MU, performa Antony kerap naik turun dan sulit mencapai konsistensi. Tekanan akibat banderol mahal membuat setiap penampilannya selalu dinilai secara berlebihan. Dari 96 pertandingan di semua ajang, ia hanya mampu mencetak 12 gol dan lima assist. Statistik tersebut dinilai belum sepadan dengan ekspektasi besar yang dibebankan kepadanya.
Perubahan Arah Menuju Spanyol
Situasi tersebut akhirnya mendorong Manchester United meminjamkan Antony ke Real Betis pada Januari 2025. Kepindahan itu menjadi titik balik penting dalam perjalanan kariernya. Di La Liga, Antony menemukan ruang bermain yang lebih sesuai dengan karakter permainannya. Ia bisa lebih sering beradu satu lawan satu dan mengeksplorasi kreativitas di sisi sayap.
Selama masa peminjaman, Antony tampil impresif dengan mencetak sembilan gol dan lima assist dari 26 pertandingan. Kontribusi tersebut langsung memberi dampak signifikan bagi Betis. Manajemen klub pun tidak ragu untuk mempermanenkannya pada musim panas 2025. Antony kemudian menandatangani kontrak hingga 30 Juni 2030 dengan nilai transfer sekitar 22 juta euro.
Kontribusi Nyata Bersama Real Betis
Status sebagai pemain permanen membuat Antony semakin nyaman dan percaya diri. Pada musim ini, ia telah mengoleksi 10 gol dan delapan assist dari 28 laga di seluruh kompetisi. Perannya di lini serang Betis sangat vital, baik sebagai pencetak gol maupun kreator peluang. Kepercayaan pelatih pun dibayar dengan performa konsisten di setiap pertandingan.
Salah satu momen paling berkesan adalah gol tunggalnya ke gawang Atletico Madrid pada pekan ke-23 La Liga. Gol tersebut memastikan kemenangan penting Betis di Riyadh Air Metropolitano. Antony tampil menentukan di laga besar, sesuatu yang sebelumnya jarang ia rasakan. Dari situ, namanya kembali diperhitungkan sebagai pemain kunci.
Pernyataan Jujur dari Antony
Antony tidak menutupi rasa bahagianya setelah resmi meninggalkan Manchester United. Ia secara terbuka menyebut kepindahannya ke Real Betis sebagai keputusan terbaik dalam hidupnya. “Keputusan terbaik dalam hidup saya pergi dari Manchester United dan bergabung ke Real Betis. Saya menjalani tahun yang luar biasa,” ucap Antony. Pernyataan tersebut mencerminkan kelegaan sekaligus kepuasan atas pilihan kariernya.
Lebih jauh, Antony juga menyoroti kebahagiaan keluarganya di Spanyol. Ia merasa bangga mengenakan seragam Betis dan menjadi bagian dari klub tersebut. Kota Sevilla dan orang-orang di dalamnya memberi kenyamanan yang tidak ia dapatkan sebelumnya. Faktor non-teknis inilah yang menurutnya sangat memengaruhi performa di lapangan.
Suasana Kekeluargaan Jadi Kunci
Menurut Antony, suasana kekeluargaan di Real Betis menjadi faktor utama kebangkitannya. Ia merasa diterima sepenuhnya sejak hari pertama bergabung dengan klub. Interaksi sehari-hari dengan pemain, staf, hingga pendukung menciptakan lingkungan yang positif. Hal tersebut membuatnya bermain dengan hati yang lebih tenang dan fokus.
Meski proses kepindahannya sempat berjalan alot, Antony tetap menjaga profesionalisme. Ia mengakui sempat mengalami masa sulit karena tidak menjalani pramusim penuh. Namun, komitmennya terhadap kondisi fisik membuatnya tetap siap saat dibutuhkan. “Saya datang dalam kondisi sangat siap meski tanpa pramusim. Bisa berada di sini adalah mimpi,” tegasnya, menutup perjalanan panjang menuju kebahagiaan baru.