Donat

Cara Membuat Donat Tanpa Mentega Empuk Tidak Bantat Mudah Dicoba

Cara Membuat Donat Tanpa Mentega Empuk Tidak Bantat Mudah Dicoba
Cara Membuat Donat Tanpa Mentega Empuk Tidak Bantat Mudah Dicoba

JAKARTA - Donat kerap identik dengan penggunaan mentega sebagai bahan utama untuk menghasilkan tekstur empuk dan rasa gurih. 

Namun, di tengah harga bahan yang semakin beragam dan kebutuhan diet tertentu, banyak orang mulai mencari alternatif cara membuat donat tanpa mentega. Menariknya, donat tetap bisa mengembang sempurna dan tidak bantat meski tanpa tambahan mentega, asalkan diolah dengan teknik yang tepat.

Banyak anggapan bahwa mentega merupakan kunci utama kelembutan donat. Padahal, faktor penentu keberhasilan donat justru terletak pada keseimbangan bahan, proses pengulenan, fermentasi adonan, hingga teknik menggoreng. Dengan memahami setiap tahapan tersebut, donat tanpa mentega tetap bisa dihasilkan dengan tekstur lembut dan cita rasa yang memuaskan.

Cara membuat donat tanpa mentega juga memberi keuntungan tersendiri. Selain lebih hemat bahan, resep ini cocok bagi mereka yang ingin mengurangi konsumsi lemak tertentu atau menyesuaikan dengan ketersediaan bahan di dapur. Berikut panduan lengkap membuat donat tanpa mentega, dirangkum Liputan6.com dari berbagai sumber pada Rabu (11/2/2026).

Donat tanpa mentega tetap empuk dan tidak bantat

Membuat donat tanpa mentega yang empuk dan tidak bantat sangat memungkinkan dilakukan. Banyak resep membuktikan bahwa mentega bukan satu-satunya bahan yang menentukan kualitas donat. Tekstur lembut donat lebih dipengaruhi oleh komposisi adonan yang seimbang serta proses fermentasi yang berjalan optimal.

Beberapa resep bahkan menunjukkan donat dapat dibuat tanpa mentega, susu, atau telur, namun tetap mengembang dengan baik. Penyesuaian bahan seperti penggunaan minyak goreng dan kuning telur mampu menggantikan peran mentega dalam memberikan kelembutan. Hal ini menjadi solusi bagi individu dengan preferensi diet tertentu maupun keterbatasan bahan.

Selain itu, cara ini juga membantu menekan pengeluaran karena mentega tergolong bahan dengan harga relatif mahal. Dengan teknik yang tepat, hasil donat tetap lembut, ringan, dan layak disajikan untuk berbagai kesempatan.

Takaran bahan donat tanpa mentega agar hasil maksimal

Takaran bahan menjadi faktor penting dalam keberhasilan donat tanpa mentega. Proporsi yang tepat akan membantu adonan mengembang dengan baik dan menghasilkan tekstur yang empuk. Berikut takaran bahan yang dapat digunakan:

Bahan-bahan
• Tepung terigu protein sedang 250 gram
• Gula pasir 3 sendok makan atau 30 gram
• Ragi instan 1 sendok teh atau sekitar 8 gram
• Air hangat atau susu cair hangat 120–150 ml
• Kuning telur 1–2 butir
• Minyak goreng 2–3 sendok makan atau 50 ml
• Garam ¼ sendok teh atau sejumput

Penggunaan tepung protein sedang disarankan karena mampu menghasilkan donat yang empuk dan tidak terlalu padat. Gula membantu aktivasi ragi, sementara minyak goreng berperan menggantikan fungsi mentega dalam menjaga kelembutan adonan.

Langkah membuat donat tanpa mentega anti gagal

Proses pembuatan donat tanpa mentega perlu diperhatikan dengan cermat agar hasilnya empuk dan tidak bantat. Berikut langkah-langkah yang dapat diikuti:

Cara membuat
• Larutkan ragi instan dan sedikit gula dalam air atau susu hangat, diamkan 5–10 menit hingga berbusa
• Campurkan tepung terigu, sisa gula, dan garam dalam wadah, aduk rata
• Masukkan larutan ragi, kuning telur, dan minyak goreng ke dalam bahan kering
• Aduk hingga adonan menyatu lalu uleni sampai kalis dan elastis
• Tutup adonan dan diamkan 60–90 menit hingga mengembang dua kali lipat
• Kempiskan adonan, bentuk bulat, lalu buat lubang di tengahnya
• Diamkan kembali selama 20–40 menit hingga adonan mengembang ringan
• Goreng donat dalam minyak panas api kecil hingga kuning keemasan
• Angkat, tiriskan, dan biarkan dingin sebelum diberi topping

Kunci utama donat tanpa mentega tetap lembut

Kelembutan donat tanpa mentega tidak hanya bergantung pada bahan, tetapi juga teknik pengolahan. Salah satu kunci penting adalah penggunaan kuning telur yang membantu melembutkan adonan dan memberikan warna menarik. Selain itu, suhu bahan sebaiknya tidak terlalu panas agar ragi tetap aktif.

Proses pengulenan juga perlu diperhatikan. Adonan yang diuleni terlalu lama justru bisa membuat donat keras. Cukup uleni hingga kalis dan elastis. Fermentasi yang cukup, baik pada tahap pertama maupun kedua, akan menghasilkan donat yang ringan dan berongga halus.

Penyebab donat tanpa mentega bantat dan kurang empuk

Donat tanpa mentega bisa menjadi bantat jika terjadi kesalahan dalam proses. Salah satu penyebab utama adalah ragi yang tidak aktif. Ragi yang mati atau tidak berbusa akan membuat adonan gagal mengembang. Proporsi ragi yang tidak tepat juga dapat memengaruhi hasil akhir.

Selain itu, adonan yang terlalu lembek akibat kelebihan cairan atau kurang kalis akan sulit mengembang sempurna. Fermentasi yang terlalu lama juga bisa menyebabkan adonan mengempis saat digoreng, sehingga donat menjadi padat dan kering.

Ide penyajian dan tips penyimpanan donat

Donat tanpa mentega dapat disajikan dengan berbagai topping sesuai selera. Taburan gula halus menjadi pilihan klasik, sementara cokelat leleh, meses, kacang cincang, atau isian krim bisa menambah variasi rasa. Donat juga cocok disajikan sebagai camilan keluarga atau suguhan tamu.

Agar donat tidak cepat mengeras, simpan dalam wadah kedap udara pada suhu ruangan untuk konsumsi 1–2 hari. Untuk penyimpanan lebih lama, donat dapat disimpan di kulkas atau freezer dengan pembungkus rapat agar kelembapan tetap terjaga.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index