Emas

Harga Emas Pegadaian Hari Ini 20 Januari 2026 Catat Kenaikan Signifikan

Harga Emas Pegadaian Hari Ini 20 Januari 2026 Catat Kenaikan Signifikan
Harga Emas Pegadaian Hari Ini 20 Januari 2026 Catat Kenaikan Signifikan

JAKARTA - Harga emas di Pegadaian pada Selasa, 20 Januari 2026, mengalami lonjakan yang signifikan. 

UBS dan Galeri 24 mencatatkan kenaikan serentak, membuat nilai investasi logam mulia semakin menarik. Kenaikan ini menjadi perhatian investor, terutama di tengah volatilitas pasar global yang masih tinggi. Lonjakan harga memicu strategi investasi baru bagi masyarakat yang ingin memanfaatkan tren safe haven.

Peningkatan harga emas ini dipicu oleh kombinasi faktor eksternal dan internal yang saling memengaruhi. Geopolitik global yang memanas serta pelemahan nilai tukar Rupiah menjadi penyebab utama. Investor dianjurkan memantau pergerakan harga secara real-time melalui aplikasi atau situs resmi Pegadaian. Tren ini membuka peluang sekaligus risiko bagi pelaku pasar logam mulia.

Nilai tukar Rupiah yang menurun terhadap Dolar AS mendorong harga emas domestik naik. Saat Rupiah melemah hingga Rp16.971 per Dolar AS, harga emas dalam negeri menyesuaikan diri mengikuti tren dunia. Kenaikan ini membuat emas semakin diminati, terutama sebagai sarana lindung nilai terhadap inflasi dan gejolak mata uang asing.

Rincian Harga Emas UBS di Pegadaian

Produk UBS (PT Untung Bersama Sejahtera) menunjukkan penguatan harga agresif di berbagai ukuran kepingan. Untuk 0,5 gram, harga jual mencapai Rp1.504.000, sedangkan 1 gram dibanderol Rp2.783.000. Kepingan 5 gram tercatat Rp13.646.000, sementara kepingan 10 gram mencapai Rp27.149.000.

Emas 25 gram dijual Rp67.740.000, 50 gram Rp135.200.000, dan 100 gram Rp270.293.000. Tren ini menunjukkan minat investor tetap tinggi di tengah fluktuasi harga logam dunia. Kenaikan harga UBS lebih agresif dibanding Galeri 24, sehingga menjadi pilihan utama bagi investor yang ingin keuntungan jangka pendek dan potensi capital gain.

Pertumbuhan harga UBS mendorong aktivitas transaksi di Pegadaian meningkat. Investor maupun masyarakat umum memanfaatkan momentum ini untuk membeli emas ukuran kecil maupun besar. Lonjakan ini juga menegaskan posisi emas sebagai instrumen safe haven yang diminati di saat ketidakpastian ekonomi global meningkat.

Rincian Harga Emas Galeri 24 di Pegadaian

Galeri 24, anak usaha Pegadaian, juga mencatat kenaikan harga emas meski dengan laju yang lebih moderat dibanding UBS. Emas 0,5 gram dijual Rp1.432.000, sementara 1 gram mencapai Rp2.731.000. Kepingan 5 gram dipatok Rp13.350.000, dan 10 gram sebesar Rp26.629.000.

Untuk kepingan 25 gram, harga mencapai Rp66.407.000, 50 gram Rp132.710.000, dan 100 gram Rp265.289.000. Lonjakan harga ini tetap menarik bagi masyarakat yang ingin melakukan investasi jangka menengah. Perbedaan harga antara UBS dan Galeri 24 mencerminkan variasi margin produsen serta strategi pemasaran masing-masing.

Investor biasanya memilih Galeri 24 untuk kepingan ukuran kecil, sementara UBS menjadi favorit bagi investor yang mengincar kepingan besar. Keduanya tetap mengikuti tren harga emas dunia, sehingga pergerakan harga Pegadaian sejalan dengan kondisi pasar internasional.

Faktor Pemicu Kenaikan Harga Emas

Tensi geopolitik global menjadi salah satu faktor utama lonjakan harga emas. Ketidakpastian di kawasan Barat dan Timur serta kebijakan ekonomi Amerika Serikat mendorong investor beralih ke aset aman (safe haven) seperti logam mulia. Emas menjadi pilihan utama untuk mengurangi risiko portofolio.

Pelemahan Rupiah juga mendorong kenaikan harga emas domestik. Ketika Rupiah melemah terhadap Dolar AS, harga emas yang dihitung dalam mata uang lokal otomatis naik. Kondisi ini meningkatkan daya tarik emas sebagai instrumen lindung nilai bagi investor domestik.

Selain itu, harga spot emas dunia mendekati US$4.700 per troy ons, level resistance yang memicu reli di pasar Indonesia. Faktor global ini menambah tekanan pada harga emas domestik. Lonjakan harga emas di Pegadaian merupakan respons pasar terhadap kondisi makroekonomi global dan volatilitas mata uang.

Tips Investasi Emas di Masa Volatilitas Tinggi

Investor disarankan memantau harga secara real-time melalui aplikasi Pegadaian Digital atau situs resmi Pegadaian. Pembelian yang dilakukan saat harga tepat dapat memaksimalkan keuntungan. Perubahan harga emas dapat terjadi beberapa kali dalam sehari, sehingga pemantauan ketat menjadi penting.

Pilih kepingan sesuai kebutuhan investasi, baik untuk jangka pendek maupun panjang. Kepingan kecil cocok bagi investor baru, sementara kepingan besar lebih menguntungkan bagi investor berpengalaman. Perencanaan strategi pembelian membantu meminimalkan risiko volatilitas.

Selain itu, diversifikasi portofolio tetap dianjurkan. Meskipun emas aman, investor disarankan tidak menaruh seluruh dana pada satu instrumen. Kombinasi emas, reksa dana, maupun aset digital bisa memberikan perlindungan terhadap fluktuasi pasar.

Prospek Harga Emas di Awal Tahun 2026

Dengan tekanan geopolitik dan pelemahan Rupiah, harga emas diperkirakan akan tetap berada pada tren naik. Investor domestik dan internasional cenderung mencari aset aman untuk melindungi nilai portofolio. Pegadaian tetap menjadi tempat utama transaksi emas karena kemudahan dan keamanan.

Kenaikan harga emas awal tahun 2026 juga menandai peluang bagi pelaku usaha dan investor untuk memanfaatkan momentum. Lonjakan harga yang konsisten dapat meningkatkan likuiditas pasar emas ritel di Indonesia. Pegadaian, UBS, dan Galeri 24 diprediksi akan terus menjadi barometer harga emas nasional.

Secara keseluruhan, kondisi saat ini menegaskan emas sebagai salah satu instrumen investasi yang tetap menarik. Investor disarankan tetap waspada, memanfaatkan aplikasi digital untuk monitoring harga, dan merencanakan strategi pembelian agar risiko dapat diminimalkan sambil memanfaatkan tren kenaikan.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index