Mentan Puji Petani Sawit Binaan PTPN IV PalmCo di Depan Mahasiswa UMRI

Sabtu, 19 September 2026 | 15:06:00 WIB
Mentan Puji Petani Sawit Binaan PTPN IV PalmCo di Depan Mahasiswa UMRI

KEUANGANDIGITAL.COM — Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menyebut Setiyono, petani sawit binaan PTPN IV PalmCo, sebagai contoh petani sukses di hadapan ribuan mahasiswa baru Universitas Muhammadiyah Riau. Pujian itu disampaikan dalam kuliah umum bertema kewirausahaan dan agribisnis untuk memperkuat ketahanan pangan nasional di Pekanbaru.

Setiyono bukan nama asing di kalangan petani sawit Riau. Ia memimpin KUD Tunas Muda di Kabupaten Siak sekaligus menjabat ketua Asosiasi Petani Kelapa Sawit Perkebunan Inti Rakyat (Aspekpir) Indonesia.

Dalam acara Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) dan Masa Ta'aruf UMRI 2026, Setiyono menyerahkan buku perjalanan sukses petani sawit mitra PTPN IV PalmCo kepada Mentan. Buku itu menjadi penanda bagaimana kemitraan dengan BUMN perkebunan bisa mengangkat posisi petani kecil.

Pesan untuk Mahasiswa Baru

Amran menerima buku tersebut lalu melontarkan pujian singkat. "Bapak adalah petani yang hebat," kata Amran seusai menerima buku.

Ia lantas mendorong mahasiswa baru tidak ragu menekuni sektor pertanian. Menurut Amran, banyak konglomerat Indonesia justru lahir dari perkebunan.

"Anak-anakku, beliau adalah contoh petani sukses. Kalian jangan pernah ragu bermimpi menjadi petani, 10 konglomerat di Indonesia, delapan diantaranya dari sektor perkebunan," lanjut Amran.

Peran PalmCo di Peremajaan Sawit Rakyat

Setiyono merupakan bagian dari inisiatif PTPN IV PalmCo dalam mengakselerasi peremajaan sawit rakyat (PSR). Program ini jadi kunci memperkuat pasokan CPO nasional, termasuk untuk mendukung program B50.

Kemitraan antara PalmCo dan koperasi petani seperti KUD Tunas Muda memperlihatkan pola pendampingan yang berjalan. Aspekpir dan KUD sendiri menyatakan dukungan terhadap komitmen PalmCo memajukan petani mitra.

Konteks Sektor Sawit Nasional

Sektor kelapa sawit masih menopang sebagian besar ekspor nonmigas Indonesia dan menyerap tenaga kerja dalam jumlah besar. Peremajaan tanaman tua menjadi pekerjaan rumah yang belum tuntas, terutama di sentra produksi seperti Riau.

Kehadiran figur seperti Setiyono di forum akademik memberi gambaran berbeda tentang profesi petani. Bukan sekadar pekerjaan pinggiran, melainkan jalur karier yang bisa menghasilkan pemimpin usaha tani.

PTPN IV PalmCo sendiri terus mendorong program PSR sebagai bagian dari rantai pasok bahan baku. Dukungan ke koperasi dan asosiasi petani menjadi salah satu instrumen menjaga produksi tetap stabil.

Bagi mahasiswa UMRI yang hadir, pesan Amran menjadi semacam ajakan menekuni agribisnis sejak dini. Sektor ini, menurutnya, masih menyimpan ruang besar bagi generasi muda yang mau bekerja serius.

Terkini