Perkuat Ekosistem Digital, DSSA Gelontorkan Rp8,54 Triliun ke BMT

Minggu, 12 Juli 2026 | 14:34:31 WIB
DSSA Suntik Modal Rp8,54 Triliun ke Pemegang Saham EXCL, BMT [FOTO: NET].

JAKARTA - PT Dian Swastatika Sentosa Tbk. (DSSA) melakukan penyuntikan modal sebesar Rp8,54 triliun kepada PT Bali Media Telekomunikasi (BMT) melalui anak usahanya, PT DSST Mas Gemilang (DSST). Perlu diketahui, BMT merupakan entitas pemegang 24,56% saham PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk.

 (EXCL) yang kini berada di bawah naungan Grup Sinar Mas pasca-akuisisi oleh DSSA. Aksi korporasi yang dieksekusi pada 6 Juli 2026 ini bertujuan untuk memperkokoh struktur bisnis, meningkatkan kapabilitas usaha, serta mempercepat integrasi ekosistem layanan digital perseroan.

“Perseroan, melalui DSST, melaksanakan transaksi ini sebagai inisiatif strategis untuk memperkuat struktur bisnis, memperluas kapabilitas usaha, dan menciptakan fondasi pertumbuhan jangka panjang yang kokoh,” dikutip dari keterbukaan informasi pada Sabtu (11/7/2026).

Penyertaan modal tersebut dilakukan dengan menerbitkan 8.539.999.121 saham baru BMT dengan nilai nominal Rp1.000 per saham, yang seluruhnya diambil oleh DSST sehingga total transaksi mencapai Rp8.539.999.121.000. Perseroan menilai penguatan struktur permodalan ini sangat penting bagi BMT untuk menjamin tersedianya kapasitas pendanaan yang cukup.

“Untuk meningkatkan fleksibilitas keuangan BMT, mendukung pelaksanaan strategi bisnis, investasi, kebutuhan modal kerja, dan berbagai proyek strategis yang sejalan dengan tujuan jangka panjang Perseroan,” tulis DSSA.

DSSA menegaskan bahwa transaksi ini memenuhi kriteria transaksi material sesuai POJK No. 17/POJK.04/2020 karena nilainya setara dengan sekitar 21,22% dari ekuitas perseroan per 31 Maret 2026. Selain itu, transaksi ini dikategorikan sebagai transaksi afiliasi, namun dipastikan tidak mengandung benturan kepentingan. 

Setelah penyertaan modal ini, jumlah saham BMT meningkat menjadi 19.733.771.241 lembar, dengan kepemilikan DSST tetap berada di angka 99,99%. Perseroan juga mencatat bahwa aksi korporasi ini tidak akan memberikan perubahan material terhadap posisi keuangan konsolidasian perseroan secara keseluruhan.

Terkini