Rayakan Satu Dekade, Borobudur Marathon Siapkan Ruang bagi 12.500 Pelari

Jumat, 10 Juli 2026 | 20:26:31 WIB
Bank Jateng Borobudur Marathon 2026 Sambut 12.500 Pelari [FOTO: NET].

JAKARTA - Bank Jateng Borobudur Marathon membuka kesempatan bagi 12.500 pelari untuk turut berpartisipasi dalam perhelatan tahunan ini. 

Memasuki penyelenggaraan kesepuluh, agenda tersebut diharapkan dapat semakin memberikan dampak positif dalam menggerakkan roda ekonomi serta memberdayakan masyarakat di wilayah Magelang dan sekitarnya.

Perayaan sepuluh tahun Borobudur Marathon sekaligus peluncuran agenda tahunan ini telah berlangsung di Balai Ekonomi Desa (Balkondes) Ngadiharjo, Borobudur, Kabupaten Magelang, pada Rabu (8/7/2026).

 Hadir dalam acara tersebut Sekretaris Daerah (Sekda) Jawa Tengah Sumarno, Direktur Utama Bank Jateng Bambang Widyatmoko, Ketua Yayasan Borobudur Marathon Liem Chie An, Wakil Pemimpin Redaksi Harian Kompas Adi Prinantyo, serta berbagai mitra strategis dan perwakilan komunitas pelari.

Direktur Utama Bank Jateng, Bambang Widyatmoko, menyatakan bahwa BJBM merupakan instrumen penggerak pertumbuhan daerah yang inklusif. Tahun ini, dengan mengusung tema "A Decade of Legacy", Bank Jateng Borobudur Marathon diharapkan menjadi bukti nyata dedikasi perusahaan terhadap masyarakat Jawa Tengah.

"Dari olahraga, pariwisata, hingga pemberdayaan UMKM, Bank Jateng Borobudur Marathon telah menunjukkan bahwa sebuah event dapat menjadi penggerak pertumbuhan yang berkelanjutan. Perjalanan ini juga membuka banyak ruang bagi Bank Jateng untuk semakin dekat dengan masyarakat," ujar Bambang dalam siaran pers, Jumat (10/7/2026).

Lebih lanjut, Bambang menilai keterlibatan Bank Jateng sangat terasa melalui dua pilar utama pemberdayaan, yaitu program Bank Jateng Pawone dan Bank Jateng Young Talent. Bank Jateng Pawone hadir sebagai program pendampingan dan pemberdayaan UMKM lokal agar naik kelas, sehingga mampu memaksimalkan potensi ekonomi dari ribuan wisatawan yang hadir. 

Sementara itu, Bank Jateng Young Talent menjadi wujud nyata kontribusi perusahaan dalam menemukan, membina, serta mengembangkan atlet lari muda berbakat di Tanah Air.

Sekda Jawa Tengah, Sumarno, mengapresiasi perjalanan satu dekade ini yang sukses menjadikan BJBM sebagai kebanggaan daerah.

"Ke depan, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah akan terus mendukung agar Bank Jateng Borobudur Marathon dapat terus tumbuh, menjadi warisan yang membanggakan, dan wajah sport tourism Indonesia di mata dunia," ujarnya.

Kehangatan warga Magelang juga diakui oleh Ketua Yayasan Borobudur Marathon, Liem Chie An, sebagai identitas yang membuat ajang ini selalu dirindukan. Menurutnya, kebanggaan terbesar adalah melihat Borobudur menjadi "rumah" yang nyaman bagi para pelari dari berbagai penjuru.

Merayakan sepuluh tahun kebersamaan, Bank Jateng dan Harian Kompas merancang BJBM tahun ini sebagai bentuk apresiasi bagi seluruh pihak yang telah bertumbuh bersama. Wakil Pemimpin Redaksi Harian Kompas, Adi Prinantyo, menyoroti bahwa nilai-nilai kebersamaan dan hubungan antarmanusia selama satu dekade inilah yang menjadi warisan sejati.

Untuk menyemarakkan "A Decade of Legacy", Bank Jateng Borobudur Marathon akan kembali menghadirkan rangkaian program unggulan, meliputi kegiatan Bank Jateng Friendship Run guna menyapa pelari dan masyarakat luas, serta Festival Kuliner Bank Jateng Pawone yang menyajikan cita rasa khas Magelang hasil kurasi UMKM binaan. 

Selain itu, sebagai bentuk apresiasi khusus pada penyelenggaraan tahun ini, panitia juga akan memberikan medali spesial satu dekade bagi para pelari setia yang telah mengikuti Borobudur Marathon lebih dari empat kali.

Terkini