Mendiktisaintek Minta Siswa Sekolah Garuda Jadi Petarung Global

Kamis, 09 Juli 2026 | 18:36:32 WIB
Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto. (Foto: NET)

JAKARTA - Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto memberikan pesan penting supaya para siswa beserta lulusan Sekolah Garuda memunyai mentalitas petarung yang kuat demi memenangkan kompetisi talenta di tingkat dunia.

"Kita tahu bahwa saat ini pertarungan bangsa-bangsa besar di dunia itu adalah tentang pertarungan talenta antarbangsa. Jadi, kita ingin talenta-talenta bangsa kita itu mampu menembus dan menerobos pertarungan yang ada di dunia," ucap Mendiktisaintek Brian dalam acara Orientasi Program SMA Unggul Garuda Transformasi dan Pembekalan Batch 1 Awardee Beasiswa Garuda Tahun 2026 di Jakarta, Kamis (9/7/2026).

Mendiktisaintek menyampaikan bahwa para siswa yang kini tengah dipersiapkan lewat ekosistem Sekolah Garuda ataupun para penerima Beasiswa Garuda memikul tanggung jawab yang besar sebagai cerminan dari wajah Indonesia di masa mendatang.

Mendiktisaintek mengingatkan bahwa sosok petarung yang sebenarnya merupakan individu yang senantiasa melangkah ke depan demi meraih sasaran.

"Saya selalu ingatkan bahwa mengeluh itu bukanlah bagian dari jiwa petarung. Jadi kalau ada kesulitan, itu bukan untuk dikeluhkan, kesulitan itu untuk diselesaikan," kata Mendiktisaintek.

Di samping modal mentalitas petarung itu, Mendiktisaintek mengingatkan terdapat andil krusial dari guru serta orang tua yang menjadi pilar paling strategis dalam membentuk karakter generasi emas.

Mendiktisaintek berpesan supaya para siswa tidak sekali-kali melupakan jasa sekaligus ilmu yang diberikan oleh para pendidik, sebab nilainya jauh lebih tinggi daripada sekadar materi.

Demi melahirkan para petarung tersebut dalam skala masif dan terstruktur, Kemdiktisaintek terus mempercepat perluasan dari ekosistem pendidikan unggulan. Sampai tahun 2026 ini, Kemdiktisaintek sudah menetapkan total 42 Sekolah Garuda Transformasi yang tersebar pada bermacam daerah.

Jumlah itu menjadi akumulasi dari 12 sekolah yang sudah diresmikan di tahun 2025 lalu, yang kemudian ditambah lewat ekspansi 30 sekolah baru pada tahun ini. 

Pemerintah memasang target bahwa program strategis ini bakal terus diperluas hingga menyentuh angka 80 Sekolah Garuda Transformasi pada tahun 2029 nanti.

Bukan hanya mentransformasi lembaga pendidikan yang telah berdiri, Direktorat Jenderal Sains dan Teknologi Kemdiktisaintek pun memegang amanah besar guna mendirikan 20 lembaga baru dengan nama SMA Unggul Garuda.

Sekarang, empat sekolah di antaranya sudah selesai didirikan dan siap beroperasi di sejumlah wilayah strategis, yaitu di Belitung Timur (Bangka Belitung), Bulungan (Kalimantan Utara), Konawe Selatan (Sulawesi Tenggara), serta Timor Tengah Selatan (NTT).

Keempat sekolah pertama tersebut sudah siap untuk memulai tahun ajaran baru pada tahun ini dengan menampung total 301 siswa unggulan.

Halaman :

Terkini