Kemnaker Perkuat Tata Kelola MagangHub 2026

Selasa, 07 Juli 2026 | 21:29:02 WIB
Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli. (Foto: NET)

JAKARTA - Kualitas dan ekosistem Magang Nasional (MagangHub) 2026 kini tengah diperkuat oleh Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) agar berjalan lebih transparan, efektif, akuntabel, serta melibatkan kolaborasi lintas sektor.

Dalam pernyataannya di Jakarta pada Selasa, Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli menjelaskan bahwa langkah strategis ini turut menggandeng berbagai kementerian dan lembaga, pemerintah daerah, institusi perguruan tinggi, hingga memperluas jalinan kemitraan dengan dunia usaha dan dunia industri yang punya daya serap tenaga kerja besar.

“Kami akan melakukan penguatan tata kelola MagangHub melalui kurikulum berbasis kebutuhan industri, standardisasi kualitas pembimbing (mentor), dan evaluasi ketat terhadap perusahaan penyelenggara,” ujar Menaker.

Bukan hanya memperkokoh tata kelola, fungsi pengawasan dan pembinaan juga akan ditingkatkan oleh Kemnaker. Hal tersebut bertujuan memastikan seluruh pihak penyelenggara tetap mematuhi regulasi yang berlaku. 

Menurut Yassierli, tindakan ini diambil demi menggaransi perlindungan hak-hak para peserta sekaligus mempertahankan mutu dari pelaksanaan MagangHub.

Lebih jauh, Menaker memaparkan bahwa pemerintah berkomitmen memperluas cakupan wilayah pelaksanaan dan mendiversifikasi sektor industri pada program Magang Nasional 2026. Dengan begitu, asas manfaat dari MagangHub bisa tersalurkan secara lebih merata bagi generasi muda di pelosok tanah air.

Yassierli pun menambahkan, demi mendongkrak mutu program, ke depannya sistem ini bakal diintegrasikan langsung dengan sistem sertifikasi kompetensi kerja.

“Integrasi dengan Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) ini diperlukan agar peserta memperoleh sertifikat kompetensi yang diakui secara nasional, sehingga memberikan nilai tambah yang nyata saat mereka memasuki dunia kerja,” kata Menaker Yassierli.

Di sisi lain, kuota pelaksanaan Magang Nasional pada tahun ini ditargetkan dapat menjaring sebanyak 150 ribu peserta yang berstatus lulusan baru (fresh graduate) dari perguruan tinggi. 

Untuk kuota gelombang (batch) pertama Magang Nasional 2026 sendiri dibuka untuk 50 ribu orang, di mana proses pendaftarannya akan dimulai pada tanggal 15 hingga 28 Juli nanti.

Terkini