Chef Andi Bagikan Cara Baca Resep agar Masak Lebih Mudah

Jumat, 03 Juli 2026 | 03:14:31 WIB
Ilustrasi - Cara Baca Resep agar Masak Lebih Mudah. (Foto: NET)

JAKARTA - Banyak orang berasumsi bahwa kegagalan dalam mengolah makanan melulu terjadi akibat minimnya keahlian di dapur. Padahal, kekeliruan kerap kali sudah diperbuat bahkan sebelum aktivitas memasak itu sendiri dimulai, tepatnya ketika membaca instruksi resep. 

Mengabaikan rincian bahan makanan, keliru mengartikan takaran, sampai melewatkan urutan tahapan bisa membikin hasil masakan meleset dari ekspektasi. Oleh sebab itu, mengerti cara menelaah resep dengan tepat menjadi modal mendasar, baik untuk pemula maupun bagi mereka yang sudah berpengalaman di dunia kuliner.

Pastry Instructor dari Bali Culinary Pastry School Andi Amir menerangkan bahwa masyarakat pada umumnya hanya menyimak resep sekilas saja dari awal sampai akhir tanpa benar-benar meresapinya. 

Padahal, dalam ruang lingkup pastry, talenta memahami resep secara saksama ialah salah satu keahlian fundamental yang krusial lantaran menentukan kelancaran proses dan hasil akhir masakan.

Berdasarkan penjelasan Andi, sebuah resep secara garis besar terbagi menjadi empat elemen utama. Elemen pertama mencakup nama hidangan, disusul informasi umum semisal jenis masakan, porsi sajian, dan prediksi durasi memasak. 

Komponen berikutnya ialah daftar bahan yang diperlukan, dan bagian penutup berupa metode memasak yang menjabarkan langkah-langkah pengerjaan secara mendetail.

Urutan awal yang wajib dicermati sewaktu menelaah resep ialah memahami nama masakan, jenis kategori, jumlah sajian, serta estimasi waktu pengolahannya. Komponen ini menjadi panduan untuk mengenali jenis makanan yang hendak diolah sekaligus perkiraan durasi memasaknya. 

Selepas memahami data mendasar tersebut, mayoritas orang kerap langsung melompat ke daftar bahan. Akan tetapi, Andi merekomendasikan untuk mencermati metode serta langkah memasaknya terlebih dahulu.

"Kenapa? Karena bisa saja ada teknik pembuatan yang belum pernah kami lakukan sebelumnya. Misalnya tertulis menggunakan creaming method. Sebelum mulai memasak, kami harus pastikan tahu semua teknik-teknik tersebut," katanya dalam acara BCPS x KitchenAid Gathering & Hands-On Workshop di Jakarta, Selasa, (30/6/2026).

Andi berpandangan, mempelajari metode memasak sejak dini dapat menghemat durasi serta meminimalkan risiko kekeliruan ketika mempraktikkannya di dapur. 

Sebab, sang pembaca telah mengenali teknik apa saja yang kelak diaplikasikan, sehingga tidak perlu menyetop pekerjaan di tengah jalan hanya karena mendapati instruksi yang belum dimengerti.

Usai memahami metode memasak secara menyeluruh, barulah daftar bahan baku dapat dicermati. Menurut Andi, tingkatan ini pun menuntut ketelitian tinggi lantaran tiap-tiap komponen yang tertera wajib diperhatikan secara saksama, baik dari aspek jenis, volume, maupun catatan pelengkapnya.

Pada kondisi ideal, daftar bahan baku di dalam resep tidak diletakkan secara acak. Bahan-bahan tersebut umumnya telah dipisahkan berdasarkan tiap komponen pembuat makanan agar makin gampang dipahami serta diterapkan. 

Jika resep yang dihadapi masih menyatukan seluruh bahan, tindakan yang mesti diambil ialah mengelompokkannya sendiri sesuai bagian masing-masing.

Sebagai ilustrasi, saat mengolah Matcha Tart, hidangan itu tidak diproduksi lewat satu proses tunggal sekaligus. Ada beberapa komponen yang wajib diolah secara terpisah, seperti chocolate pâte sablée untuk adonan dasar, almond cream, matcha pastry cream, dan whipped coconut cream. 

Tiap-tiap bagian mempunyai formula dan instruksi pengolahannya tersendiri. Oleh karena itu, daftar bahan pun idealnya disekat berdasarkan komponen tadi. Sebagai contoh, komposisi untuk meracik chocolate pâte sablée mencakup butter, icing sugar, telur, cocoa powder, dan all-purpose flour. 

Bahan untuk mengolah almond cream, matcha pastry cream, serta whipped coconut cream pun dikelompokkan pada tempat terpisah. Lewat trik ini, proses penyiapan bahan menjadi makin teratur sehingga aktivitas memasak dapat berjalan lebih praktis serta minim kekeliruan.

"Setelah bahan baku dikelompokkan ke masing-masing komponen, langkah berikutnya adalah menentukan flow atau urutan kerja," imbuhnya.

Ia menganalogikan alur kerja memasak seperti seseorang yang sedang mendirikan bangunan rumah. Prosesnya tentu mesti diawali dengan menanam fondasi terlebih dahulu sebelum memasang bagian atap. Doktrin serupa berlaku pula di area dapur, di mana tiap tahapan mempunyai kronologi yang tidak boleh dikerjakan secara asal-asalan.

Di samping urutan pengerjaan, ia pun mewanti-wanti esensinya memahami sifat bahan serta reaksi kimiawi yang berlangsung selama proses pengolahan. Andi mencontohkan zat gluten yang terkandung dalam all-purpose flour. 

Setelah adonan rampung diaduk, adonan sebaiknya tidak langsung diproses, melainkan disimpan sejenak di dalam chiller agar zat glutennya menjadi rileks dan mampu membuahkan tekstur yang lebih memuaskan. Menurutnya, poin-poin terperinci seperti ini idealnya telah diperhitungkan sejak awal. 

Melalui strategi matang, aktivitas memasak bakal berjalan jauh lebih teratur, efisien, sekaligus menekan risiko kesalahan di tengah proses pengerjaan.

Terkini