Kesan Santri Tangerang Berkunjung ke Istana Kepresidenan RI

Kamis, 25 Juni 2026 | 18:29:32 WIB
Sekretaris Kabinet (Seskab) Letkol Teddy Indra Wijaya. (Foto: NET)

JAKARTA - Sejumlah santri dan pengajar dari Pondok Pesantren Qurrotu Nafsin, Tangerang, berkesempatan mengunjungi Istana Kepresidenan RI di Jakarta. Kunjungan ini merupakan bagian dari program 'Istana untuk Anak Sekolah' yang dilaksanakan pada Kamis (25/6/2026).

“Menurut saya ini adalah pengalaman yang sangat berharga bagi hidup saya karena tidak sembarang orang bisa masuk ke sini,” ungkap Kanza, salah satu santri, sebagaimana dimuat dalam keterangan Sekretariat Presiden.

Sekretaris Kabinet (Seskab) Letkol Teddy Indra Wijaya menyatakan kegembiraannya karena dapat menyambut 300 santri dan santriwati kelas 10-12 dari Kabupaten Tangerang tersebut. 

"Melihat semangat dan rasa ingin tahu mereka menjadi kebahagiaan tersendiri. Selama berkeliling, mereka mengenal lebih dekat sejarah Istana, melihat berbagai koleksi bersejarah, serta belajar tentang pemerintahan dan perjalanan bangsa Indonesia," ujar Teddy dalam keterangan Setpres.

Ia menambahkan, “Semoga kunjungan ini tidak hanya menjadi pengalaman yang menyenangkan, tetapi juga menumbuhkan rasa cinta tanah air, semangat belajar, dan keyakinan bahwa mereka adalah bagian dari masa depan Indonesia.”

Dalam kegiatan tersebut, para peserta diajak menelusuri berbagai sudut kompleks Istana Kepresidenan Jakarta. Mereka mempelajari sejarah bangsa, fungsi bangunan di lingkungan Istana, hingga melihat benda-benda bersejarah. Kegiatan ini menjadi sarana edukasi yang memperkaya wawasan kebangsaan.

Indana, salah seorang santri, merasa mendapatkan banyak ilmu bermanfaat dari kunjungan tersebut. 

“Sejauh perjalanan kami ini, kami mendapatkan pelajaran yang luar biasa dari Istana Merdeka ini. Dan kami mendapat pejalaran yang amat penting dan kami bisa mendapatkan ilmu-ilmu yang bermanfaat dan apa yang kami dapatkan di sini,” kata Indana.

Para santri juga mengaku kagum dengan suasana serta kemegahan bangunan di kompleks Istana. Zahira Rania dan Syifa mengungkapkan kekaguman mereka sejak melangkah masuk ke gerbang istana. 

“Tadi pas masuk gerbangnya itu udah bagus banget, udah keren banget, view-nya bagus banget. Jadi, kami gak nyangka juga bakalan ada di sini,” jelas keduanya.

Rafli, peserta lainnya, menuturkan bahwa kunjungan ini memberinya pemahaman bahwa kompleks Istana Kepresidenan memiliki beragam fasilitas pendukung. 

“Alhamdulillah setelah kami mengelilingi Istana Presiden ternyata begitu banyak bangunan-bangunan yang berdiri begitu banyak bangunan yang tidak hanya terdiri dari Istana Presiden, tetapi banyak yang lain-lain seperti Sekretariat Militer, Wakil Presiden dan lain-lain serta kami menjadi mengetahui tupoksi jajaran para kabinet kerjanya seperti apa saja,” tutur Rafli.

Melihat manfaat edukatif dari program ini, Ustazah Meilana Sahara, pengajar dari Pondok Pesantren Qurrotu Nafsin, berharap kegiatan ini dapat terus berlanjut. 

“Harapan ke depannya mungkin terus berjalan dan berlanjut karena ini sangat mengedukasi kami, khususnya para pelajar dan lembaga pendidikan utamanya pesantren, mewakili pesantren, karena bisa melihat lebih dekat lagi bagaimana pemerintahan ini menjalani program-program,” pungkasnya.

Terkini