Penjualan Motor Listrik Alva Tetap Menguat Meski Tanpa Subsidi 2026

Selasa, 23 Juni 2026 | 22:26:31 WIB
ILustrasi - Motor listrik Alva. (Foto: NET)

JAKARTA - Ketidakpastian mengenai keberlanjutan program insentif kendaraan listrik pemerintah tidak menghambat laju penjualan motor listrik Alva. Pada kuartal kedua 2026, angka penjualan tercatat mengalami peningkatan.

Pasar Mulai Masuk ke Fase Adopsi Massal

Chief Marketing Officer (CMO) Alva, Putu Yudha, yang akrab disapa Adit, mengungkapkan bahwa pasar kendaraan listrik roda dua di dalam negeri kini telah mengalami pergeseran. Konsumen tidak lagi terbatas pada kelompok tertentu saja.

"Mungkin kami sudah buktikan dari tahun 2022 pada saat kami pertama kali mengenalkan motor listrik, ada itu namanya early adopters. Nah, setelah itu sekarang kami sudah mulai masuk menurut saya menuju mass adoption sebenarnya," ujar Adit, Selasa (23/6/2026).

Menurut Adit, kesiapan ekosistem pendukung menjadi faktor utama yang meningkatkan kepercayaan masyarakat untuk menggunakan motor listrik sebagai kendaraan harian.

"Karena sekarang produknya sudah tersedia, sudah tergelar, infrastrukturnya, ekosistemnya sudah ada. Tinggal sekarang bagaimana lebih banyak masyarakat yang teredukasi dengan teknologi baru ini," kata Adit.

Efek Berantai Kenaikan Harga BBM dan Biaya Perawatan

Data internal perusahaan menunjukkan tren pertumbuhan Alva telah menguat sejak tahun lalu. Penjualan Alva dari tahun 2024 ke 2025 tercatat tumbuh sebesar 52 persen.

"Pelajaran berharga buat kami adalah dengan edukasi yang konsisten, tepat, lalu dengan produk yang memang tepat, jaringan after sales, dan ini end-to-end. Demand-nya terjadi sebenarnya. Bahkan tahun 2025 kami bisa menjual lebih banyak tanpa ada insentif," tutur Aditya.

Adit menjelaskan, pada 2024 saat masih ada insentif, penjualan motor listrik Alva mencapai sekitar 3.000 unit. Kemudian pada 2025, meskipun tanpa insentif, penjualan justru meningkat menjadi sekitar 4.500 unit. 

Tren positif ini terus berlanjut hingga periode Januari sampai Mei 2026. Sepanjang lima bulan pertama tahun ini, angka penjualan Alva diklaim telah menembus empat digit dan melampaui pencapaian periode yang sama tahun lalu.

Aditya menambahkan, kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) non-subsidi dan tingginya biaya perawatan motor konvensional menjadi pemicu utama konsumen untuk beralih ke motor listrik.

Terkini