Dirut KAI Pastikan Kesiapan Kereta Api Dukung Transformasi Energi B50

Senin, 15 Juni 2026 | 01:59:31 WIB
Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (Persero), Bobby Rasyidin.

JAKARTA – Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (Persero), Bobby Rasyidin, menegaskan kesiapan operasional kereta api dalam mendukung implementasi bahan bakar biodiesel B50 sebagai bagian dari transformasi energi nasional menuju transportasi yang lebih berkelanjutan dan ramah lingkungan.

"KAI terus memperkuat roadmap keberlanjutan energi melalui pemanfaatan biodiesel secara bertahap pada operasional kereta api," ujar Bobby dalam keterangan di Jakarta, Senin. 

Bobby menyampaikan bahwa langkah tersebut merupakan bentuk dukungan KAI terhadap kebijakan pemerintah dalam memperluas penggunaan energi baru terbarukan, meningkatkan ketahanan energi nasional, serta menekan angka emisi di sektor transportasi.

Ia menjelaskan bahwa transformasi bahan bakar di KAI telah berjalan sesuai arahan kebijakan mandatori biodiesel pemerintah. 

Berdasarkan data perusahaan, penggunaan bahan bakar pada operasional KAI meningkat secara bertahap, mulai dari B0 pada 2017, berlanjut ke B20 (2018–2019), B30 (2020–2022), B35 (2023–2024), B40 (2025–2026), hingga menuju B50 pada tahun 2026 ini.

Bobby menambahkan bahwa perjalanan dari B0 ke B50 membuktikan pentingnya konsistensi kebijakan energi nasional serta kesiapan operator transportasi dalam menerjemahkannya ke dalam layanan publik yang andal. 

"KAI memperkuat peran kereta api melalui roadmap biodiesel dari B0 menuju B50, dengan memastikan setiap tahapan berjalan selaras dengan keselamatan, keandalan layanan, efisiensi energi, dan penurunan emisi,” tegasnya.

Saat ini, KAI tengah melakukan pengujian teknis biodiesel B50 dengan memfokuskan evaluasi pada performa mesin, tingkat konsumsi bahan bakar, emisi, serta ketahanan sarana agar operasional tetap berkelanjutan. 

Pengujian ini sangat krusial karena operasional kereta api memiliki karakteristik khusus, seperti beban angkut yang berat, durasi perjalanan panjang, serta standar keandalan yang tinggi. 

Sejak April 2026, KAI bersama Kementerian ESDM telah memulai uji teknis B50 pada lokomotif dan genset. 

Pemerintah sendiri dijadwalkan memberlakukan mandatori biodiesel B50 secara nasional mulai 1 Juli 2026.

Terkini