Dony Oskaria Tegaskan Transparansi Data Investasi di Danantara

Senin, 15 Juni 2026 | 23:30:32 WIB
Chief Operating Officer (COO) Danantara Indonesia dan Kepala Badan Pengaturan Badan Usaha Milik Negara (BP BUMN), Dony Oskaria. (Foto: NET)

JAKARTA — Chief Operating Officer (COO) Danantara Indonesia dan Kepala Badan Pengaturan Badan Usaha Milik Negara (BP BUMN), Dony Oskaria, menekankan pentingnya transparansi dalam pelaporan data investasi guna meningkatkan kepercayaan para investor.

“Presiden menegaskan pentingnya keterbukaan informasi kepada masyarakat. Kami telah menerima instruksi tegas agar seluruh capaian dan data investasi disampaikan secara transparan kepada publik,” ujar Dony dalam keterangan resmi di Jakarta, Senin (15/6/2026).

Dony menyampaikan bahwa poin tersebut merupakan hasil pertemuan terbatas di Istana Kepresidenan pada Minggu (14/06). Ia menjelaskan, instruksi Presiden Prabowo Subianto ini merupakan wujud nyata komitmen pemerintah dalam menjaga kualitas serta kuantitas investasi di tanah air.

“Langkah ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah untuk memperkuat kepercayaan investor, mempercepat masuknya investasi berkualitas, serta mendukung pertumbuhan ekonomi nasional yang berkelanjutan,” ujar Dony.

Dalam kapasitasnya sebagai COO Danantara, Dony memegang kendali atas pengelolaan operasional dan investasi pada badan pengelola investasi negara. 

Sementara itu, sebagai Kepala BP BUMN, ia bertanggung jawab dalam memantau kinerja perusahaan-perusahaan negara. Keterlibatan Dony dalam pertemuan Kabinet Merah Putih ini memperjelas peran vitalnya dalam menarik Foreign Direct Investment (FDI) ke Indonesia.

Pertemuan yang turut dihadiri sejumlah Menteri Kabinet Merah Putih tersebut secara khusus membahas tingginya minat investor global terhadap ekonomi nasional. Presiden Prabowo menerima laporan mengenai meningkatnya ketertarikan asing dan berbagai peluang strategis yang sedang dipersiapkan.

Melalui arahan keterbukaan informasi dari Presiden Prabowo serta komitmen Dony Oskaria dan jajaran kabinet, pemerintah optimistis dapat menjaga tren positif kepercayaan investor global ke depan.

Terkini