Rangkuman Rekomendasi Saham Hari Ini Empat Maret Dua Ribu Dua Puluh Enam

Rabu, 04 Maret 2026 | 10:57:53 WIB
Rangkuman Rekomendasi Saham Hari Ini Empat Maret Dua Ribu Dua Puluh Enam

JAKARTA - Pergerakan pasar saham pada awal Maret kembali menguji ketahanan pelaku pasar. 

Setelah sesi perdagangan sebelumnya ditutup di zona merah, perhatian investor kini tertuju pada daftar rekomendasi saham hari ini, Rabu 4 Maret 2026. Momentum ini menjadi penting, terutama bagi trader jangka pendek yang mencari peluang di tengah volatilitas.

Pada perdagangan Selasa, 3 Maret 2026, Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG ditutup melemah 0,96 persen di posisi 7.939,76. Pelemahan tersebut membuat indeks nyaris berada di titik terendah intraday di level 7.932,52. Padahal pada sesi pagi, IHSG sempat menyentuh level tertinggi 8.098,39 sebelum akhirnya tertekan hingga penutupan.

Tekanan yang terjadi menunjukkan adanya aksi jual yang cukup dominan. Meski demikian, sejumlah analis menilai masih terdapat saham potensial yang dapat dicermati untuk melanjutkan tren bullish atau uptrend di tengah kondisi pasar yang fluktuatif.

Pergerakan IHSG Dan Tekanan Sektor

Pelemahan IHSG pada perdagangan kemarin dipicu oleh beberapa sektor utama. Saham barang baku menjadi kontributor terbesar penurunan dengan minus mencapai 3,85 persen. Tekanan ini disusul sektor transportasi yang terkoreksi 2,09 persen dan saham konsumen non primer yang melemah 1,05 persen.

Volume perdagangan tercatat cukup tinggi dengan dominasi penjualan mencapai 47,19 miliar saham. Nilai transaksi total menyentuh Rp29,88 triliun. Frekuensi transaksi juga tercatat aktif dengan 2,95 juta kali perdagangan terjadi sepanjang sesi.

Dari sisi pergerakan saham, sebanyak 347 saham melemah. Sementara itu, 343 saham berhasil menguat dan 128 saham lainnya stagnan. Komposisi ini menggambarkan pasar yang relatif berimbang meski indeks utama berada di zona merah.

Rekomendasi Saham Dari BRI Danareksa Dan BNI Sekuritas

Menghadapi perdagangan hari ini, sejumlah broker merilis rekomendasi saham pilihan. Dari BRI Danareksa Sekuritas, saham yang direkomendasikan antara lain TAPG, ISAT, dan BOAT. Saham-saham ini dinilai memiliki potensi pergerakan menarik berdasarkan analisis teknikal maupun fundamental.

Sementara itu, BNI Sekuritas merekomendasikan AMRT, MEDC, PGAS, BUVA, ASII, dan KLBF. Daftar ini mencakup saham dari berbagai sektor, mulai dari ritel hingga energi dan farmasi.

Keberagaman sektor dalam rekomendasi tersebut menunjukkan strategi diversifikasi yang dianjurkan di tengah kondisi pasar yang belum sepenuhnya stabil. Investor disarankan tetap mencermati level support dan resistance masing-masing saham.

Pilihan Saham Dari Phillip Dan MNC Sekuritas

Dari Phillip Sekuritas, saham STAA menjadi pilihan utama untuk diperhatikan hari ini. Rekomendasi tunggal ini biasanya didasarkan pada momentum teknikal yang dinilai kuat dalam jangka pendek.

Sedangkan MNC Sekuritas merekomendasikan BRPT, DSNG, MDKA, dan UNTR. Saham-saham tersebut berasal dari sektor energi dan pertambangan yang kerap menjadi penopang ketika harga komoditas bergerak positif.

Pergerakan saham komoditas memang sering kali menjadi faktor penentu arah IHSG. Oleh sebab itu, investor perlu memantau sentimen global yang dapat memengaruhi harga minyak, batu bara, dan mineral lainnya.

Rekomendasi Dari CGS, Phintraco, Panin, Dan Mirae Asset

CGS International Sekuritas memberikan rekomendasi LSIP, ISAT, EXCL, ADRO, PTBA, dan AADI. Daftar ini memadukan saham sektor perkebunan, telekomunikasi, dan energi yang dinilai memiliki peluang teknikal.

Sementara Phintraco Sekuritas merekomendasikan JPFA, ISAT, HUMI, SIDO, dan TAPG. Rekomendasi tersebut menunjukkan kombinasi saham agribisnis, telekomunikasi, hingga sektor kesehatan.

Dari Panin Sekuritas, saham pilihan meliputi MAPI, SMRA, dan MTEL. Adapun Mirae Asset Sekuritas merekomendasikan BRPT, ERAA, dan INCO sebagai saham yang patut dicermati.

Meski IHSG ditutup melemah, daftar rekomendasi ini menunjukkan masih adanya peluang di pasar. Investor tetap perlu mempertimbangkan manajemen risiko, disiplin pada target keuntungan, serta batas kerugian agar strategi investasi berjalan optimal di tengah volatilitas yang masih tinggi.

Terkini