Mobil Listrik Honda Super One Dan Zero Alpha Segera Rilis

Selasa, 03 Maret 2026 | 12:36:00 WIB
Mobil Listrik Honda Super One Dan Zero Alpha Segera Rilis

JAKARTA - Pasar mobil listrik nasional kembali diramaikan kabar menarik dari Honda. 

Dua model elektrifikasi yang sebelumnya hanya dipamerkan sebagai konsep kini terindikasi semakin dekat menuju tahap produksi. Sinyalnya terlihat dari kemunculan Nilai Jual Kendaraan Bermotor di laman resmi pemerintah daerah.

Nilai Jual Kendaraan Bermotor yang diduga milik Honda Super One muncul di laman resmi Badan Pendapatan Daerah Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Mobil listrik ini sebelumnya sudah dipajang di pameran GIIAS 2025 oleh PT Honda Prospect Motor yang dimaksudkan untuk tes minat konsumen.

Super One Prototype adalah penamaan EV bergaya city car dari Honda. Model ini juga sudah diperkenalkan secara umum lewat pameran Japan Mobility Show November 2025 lalu. Bahkan unitnya sudah diuji coba di fasilitas R and D Honda di Tochigi dengan sejumlah nilai jual yang menarik.

Kembali ke pembahasan utama, dugaan nilai jual dasar dari Honda Super One masih berupa kode dan inisial, yakni JG6A EV ZZE yang didaftarkan dengan nilai jual Rp257 juta. Perlu diketahui, NJKB merupakan nilai yang ditetapkan Dinas Pendapatan Daerah, namun belum ditambahkan pajak dan bea lainnya.

Kemunculan NJKB Dua Model EV Honda

Tak kalah menarik, pabrikan juga berpotensi merilis SUV listrik berukuran medium Alpha Zero di mana dugaan NJKB-nya terpampang dengan kode R18 LX EV ZZE seharga Rp782 juta. Kehadiran dua model ini menjadi bagian dari strategi elektrifikasi Honda di Indonesia.

Kedua mobil ini memang jadi jawaban dari Honda untuk menuju netral karbon pada 2050 mendatang. Langkah tersebut sejalan dengan visi global Honda dalam mengurangi emisi dan memperluas lini kendaraan listriknya.

Meski NJKB telah muncul, angka tersebut bukan harga resmi kendaraan di pasaran. Nilai tersebut masih berupa dasar pengenaan pajak sebelum ditambahkan komponen lain seperti bea balik nama dan pajak daerah.

Respons HPM Soal Isu Peluncuran

Merespons kemunculan NJKB pada dua produk EV Honda ini, Sales and Marketing and Aftersales Director PT HPM, Yusak Billy buka suara. Ia menegaskan bahwa pendaftaran NJKB merupakan bagian dari proses administratif.

"Munculnya NJKB itu memang bagian dari proses administratif yang menunjukkan rencana konkret untuk sebuah model. Meskipun begitu, pendaftaran NJKB belum bisa dikaitkan dengan konfirmasi produksi ataupun waktu peluncuran," kata Billy, Senin 2 Maret.

Billy juga menggarisbawahi bila nilai dasar pada produk yang didaftarkan bukan menjadi harga pasti dari sebuah kendaraan yang akan dijual nantinya. Kendati demikian, produk baru yang disiapkan oleh Honda pastinya disesuaikan dengan pasar dan kebutuhan konsumen.

"Jika model ini diluncurkan kami tentu akan mempertimbangkan berbagai faktor sebelum memutuskan untuk mengumumkan harga di waktu yang tepat. Setiap produk yang kami siapkan pasti punya peran strategis bukan semata volume, tapi bagaimana produk tersebut bisa menjawab kebutuhan konsumen dan memperkuat posisi Honda secara keseluruhan," bebernya.

Proyeksi Peluncuran Honda Super One

Sebelumnya pada momen Japan Mobility Show 2025, perwakilan Honda Jepang menyebutkan bila Honda Super One Prototype diproyeksi hadir dan dijual di Indonesia terdekat pada 2026. Model ini dirancang dengan desain dan spesifikasi yang dinilai kompetitif untuk pasar Asia Tenggara.

"Kami memiliki rencana meluncurkannya pada 2026 dimulai secara global dimulai dari Jepang, kemudian Asia Tenggara, UK United Kingdom, dan Indonesia termasuk," kata Hidetomo Horita, Large Project Leader Honda Super One Prototype, di Tokyo Big Sight, arena berlangsungnya JMS 2025.

Sisi fun to drive khas Honda dilekatkan pada mobil listrik ini. Pabrikan melengkapi Super One dengan fitur Boost Mode yang meningkatkan performa tenaga dan torsi lewat motornya.

Kemudian hadir juga fitur Active Sound Control dan Multi Gear Shift guna memberi sensasi berkendara layaknya mobil bermesin bakar konvensional. Pendekatan ini menjadi pembeda dibanding mobil listrik lain yang cenderung hening dan linear.

Strategi Global Honda Zero Alpha

Sementara Honda Zero Alpha juga direncanakan hadir untuk publik paling cepat pada 2027 mendatang. Model ini membawa pendekatan desain futuristik serta mengusung konsep gaya hidup modern dan ramah lingkungan.

Kabar paling menarik adalah komponen baterai dari mobil listrik ini akan diproduksi di Indonesia. Hal tersebut dibeberkan langsung oleh CEO Honda Motor Co Ltd, Toshihiro Mibe.

"Baterai untuk Zero Alpha, meskipun kami menggunakan teknologi CATL, sel selnya diproduksi di Indonesia, lalu akan dibawa ke India. Jadi, bisa dibilang baterai baterai itu dari Indonesia," kata Mibe kepada awak media di JMS 2025, Jumat 31 Oktober.

Honda Zero Alpha hadir dengan desain yang futuristik dan menyasar konsumen muda yang aktif. Sementara penamaan Zero memiliki makna bahwa Honda mau memulai dari nol, dengan filosofi Thin, Light, dan Wise sebagai dasar pengembangan platform mobil listrik barunya.

Terkini