Rekomendasi Saham Cuan Saat IHSG Melemah Awal Maret 2026

Senin, 02 Maret 2026 | 17:32:58 WIB
Rekomendasi Saham Cuan Saat IHSG Melemah Awal Maret 2026

JAKARTA - Tekanan pasar langsung terasa sejak bel pembukaan perdagangan. 

Indeks Harga Saham Gabungan pada pagi ini dibuka ke zona merah. Pada pembukaan perdagangan Senin, 2 Maret 2026, IHSG berada di posisi 8.092,905.

Mengacu data RTI yang terekam hingga pukul 09.19 WIB, IHSG langsung melemah 188,957 poin setara 2,29 persen ke level 8.046,528. IHSG berada di level tertinggi 8.132,094 dan terendah 8.039,508.

Tekanan jual yang cukup dalam ini mencerminkan sentimen negatif yang masih membayangi pasar. Pergerakan cepat di awal sesi menunjukkan pelaku pasar cenderung berhati-hati.

Kondisi ini membuat investor mencari peluang pada saham-saham yang dinilai tetap memiliki potensi cuan. Strategi selektif menjadi kunci di tengah volatilitas.

Sentimen Global dan Aksi Asing Membayangi Pasar

Riset harian BNI Sekuritas menyebutkan, IHSG pada perdagangan Jumat, 27 Februari kemarin ditutup sideways di 8.235, disertai dengan net sell asing sebesar Rp802 miliar. Saham yang paling banyak dijual asing adalah BBCA, INDF, BBNI, BBRI, dan PTRO.

Sementara itu, Dow Jones Industrial Average turun 1,05 persen, S&P 500 melemah 0,43 persen, dan Nasdaq Composite turun 0,92 persen pada akhir perdagangan Jumat, 27 Februari 2026.

Penurunan tersebut terjadi seiring saham sektor keuangan dan teknologi melemah. Tekanan pada pasar Amerika Serikat turut memengaruhi sentimen global.

Di sisi lain, Bursa Asia-Pasifik mayoritas menguat pada perdagangan Jumat pekan lalu. Bursa saham Jepang, Nikkei 225 naik 0,2 persen, dan Topix melesat 1,5 persen.

Proyeksi Support dan Resistance IHSG

Menyikapi beragam kondisi tersebut di atas, Head of Retail Research BNI Sekuritas Fanny Suherman menyebutkan, IHSG akan mencoba untuk tes support di 8.200 dan jika kuat di sana, potensi short term teknikal rebound kemungkinan akan ditopang saham-saham komoditas seperti minyak dan emas.

“Tapi tetap hati-hati jika break under 8.200, bisa koreksi dulu hingga 8.050, seperti proyeksi sebelumnya. Diperkirakan support IHSG: 8.050-8.200 dan resistance IHSG: 8.280-8.320," ujar dia dalam risetnya.

Rentang support dan resistance tersebut menjadi panduan teknikal bagi pelaku pasar. Area 8.200 dinilai krusial untuk menentukan arah selanjutnya.

Jika mampu bertahan, peluang pantulan jangka pendek terbuka. Namun jika menembus ke bawah, tekanan koreksi lanjutan perlu diwaspadai.

Daftar Trading Idea Saham Potensial

Selanjutnya disebutkan trading idea hari ini, yaitu: MEDC, ANTM, ARCI, HRTA, ITMG, dan SOCI. Saham-saham ini dinilai memiliki peluang teknikal menarik dalam jangka pendek.

Untuk PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC), Spec Buy dengan area beli di Rp1.700-Rp1.725, cutloss di bawah Rp1.685. Target dekat di Rp1.745-Rp1.775.

Pada PT Aneka Tambang Tbk (ANTM), Spec Buy dengan area beli di Rp4.310-Rp4.350, cutloss di bawah Rp4.280. Target dekat di Rp4.380-Rp4.480.

Sementara PT Archi Indonesia Tbk (ARCI) direkomendasikan Spec Buy di Rp1.850-Rp1.865, cutloss di bawah Rp1.835. Target dekat di Rp1.920-Rp1.950.

Untuk PT Hartadinata Abadi Tbk (HRTA), Spec Buy di Rp3.170-Rp3.210, cutloss di bawah Rp3.100. Target dekat di Rp3.290-Rp3.340.

Kemudian PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) Spec Buy di Rp22.625-Rp22.725, cutloss di bawah Rp22.525. Target dekat di Rp22.900-Rp23.100.

Terakhir PT Soechi Lines Tbk (SOCI) Spec Buy di Rp650-Rp665, cutloss di bawah Rp635. Target dekat di Rp700-Rp750.

Rekomendasi ini menjadi panduan bagi investor yang tetap ingin mencari peluang di tengah pelemahan IHSG. Strategi disiplin pada area beli dan cutloss menjadi kunci menjaga risiko tetap terkendali.

Terkini