JAKARTA - Lonjakan jumlah peserta Olimpiade Sains Nasional (OSN) 2026 menjadi sinyal kuat meningkatnya antusiasme siswa terhadap ajang kompetisi akademik bergengsi ini.
Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah mencatat adanya kenaikan signifikan dibandingkan tahun sebelumnya.
Kenaikan tersebut tidak hanya mencerminkan minat yang semakin luas, tetapi juga memperlihatkan dorongan sekolah untuk lebih aktif mengikutsertakan siswanya. Dengan kuota yang terbatas, persaingan dipastikan semakin ketat pada setiap tahapan seleksi.
Peningkatan Peserta Capai 17 Persen
Pendaftaran peserta Olimpiade Sains Nasional (OSN) 2026 meningkat cukup pesat yaitu mencapai 17 persen jika dibandingkan tahun sebelumnya. Hal itu diungkapkan Kepala Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas) Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) Maria Veronica Irene Herdjiono dalam acara Dialog Kebijakan Kemendikdasmen di Hotel Santika, Bintaro, Tangerang Selatan, Minggu (1/3/2026). “Peningkatannya mencapai 17 persen,” kata Irene.
Irene menjelaskan, pada tahun 2025, pendaftar OSN mencapai 806.000, sementara pada tahun 2026, pendaftar OSN memcapai 942.000. Hal ini, menurut Irene, menunjukkan bahwa minat terhadap prestasi dan juga bidang sains mengalami peningkatan dan semakin banyak sekolah dan siswa yang ingin meraih prestasi.
“Tapi ternyata dengan peningkatan ini, karena ada kuota satu sekolah lima, berarti kalau jumlah yang mendaftarnya meningkat Banyak juga jumlah sekolah yang mulai mendorong putra-putri, siswa-siswanya untuk mendaftar,” ucap Irene.
Seleksi OSN 2026 Semakin Kompetitif
Keketatan seleksi OSN 2026 sangat tinggi Oleh karena itu, lanjut Irene, seleksi dalam OSN akan semakin ketat karena pendaftarannya tercatat semakin meningkat. “Sehingga kompetitifnya luar biasa, ketatan seleksinya tinggi,” tutupnya.
Adapun pendaftaran OSN 2026 telah resmi ditutup pada 28 Februari 2026 pukul 23.59 WIB. Setelah pendaftaran akan ada tahapan-tahapan lain dari OSN yang berlangsung. Berikut tahapan dan jadwal pelaksanaan OSN jenjang SD hingga SMA 2026.
Tahapan dan Jadwal OSN SD dan SMP
Tahapan dan jadwal OSN SD-SMP dimulai dari sosialisasi pada 29 Januari 2026 untuk SD dan SMP. Seleksi tingkat sekolah (OSN-S) untuk SD dilaksanakan 29 Januari 2026, sementara SMP berlangsung 1–28 Februari 2026. Portal pendaftaran untuk SD dan SMP dibuka 1–28 Februari 2026.
Bimbingan Teknis Penggunaan Web Komunikasi ANBK untuk SD dan SMP berlangsung 1–10 Maret 2026. Pengisian usulan pengawas ruangan dilakukan 11–18 Maret 2026, dan penetapan pengawas pada 25 Maret–2 April 2026.
Penetapan Pusat Layanan Pendukung untuk SD dan SMP dijadwalkan 2–13 April 2026. Uji Coba Singkat Kabupaten/Kota (OSN-K) dan Bimtek Unggah Soal OSN-S digelar 6–7 Mei 2026. Seleksi tingkat kabupaten/kota (OSN-K) berlangsung 9 Juni 2026 untuk SD dan 11 Juni 2026 untuk SMP.
Uji Coba Singkat Provinsi (OSN-P) dilaksanakan 20 Juni 2026 untuk SD dan SMP. Seleksi tingkat provinsi (OSN-P) digelar 30 Juni 2026, diikuti pengisian laporan OSN-P pada 6 Juli 2026. Semifinal Dikdas Uji Coba berlangsung 6–7 Agustus 2026 dan semifinal serta final pada 13–18 Agustus 2026. Seleksi Tingkat Nasional (OSN) untuk SD dan SMP dijadwalkan 19–31 Agustus 2026.
Tahapan dan Jadwal OSN SMA
Untuk jenjang SMA, sosialisasi OSN dilakukan pada 30 Januari 2026. Portal pendaftaran registrasi dibuka 1–28 Februari 2026. Pada periode yang sama juga dilakukan pemberian wewenang kepada pengawas ruang, proktor, penanggung jawab, dan tim teknis.
Pemetaan pengawas berlangsung 10–24 Maret 2026. Penugasan kepada pakta integritas penanggung jawab, teknisi, proktor, dan pengawas dilakukan 24 Maret–10 April 2026. Uji coba tingkat kabupaten/kota (OSN-K) dilaksanakan 6–7 Mei 2026, sedangkan seleksi tingkat kabupaten/kota berlangsung 18–19 Juni 2026.
Pengumuman OSN-K dijadwalkan 3 Juli 2026. Uji coba tingkat provinsi (OSN-P) digelar 14–15 Juli 2026 dan seleksi tingkat provinsi pada 27–29 Juli 2026. Pengumuman OSN-P tercatat 2 Juli 2026.
Semifinal Dikdas Uji Coba untuk SMA berlangsung 6–7 Agustus 2026. Semi final dan penilaian dilaksanakan 13 Agustus 2026, dengan pengumuman pada 18 Agustus 2026. Seleksi Tingkat Nasional (OSN) jenjang SMA dijadwalkan 25–31 Agustus 2026.
Meningkatnya jumlah pendaftar OSN 2026 menjadi gambaran kuat bahwa kompetisi akademik masih menjadi magnet besar bagi pelajar Indonesia. Dengan tahapan seleksi yang panjang dan kuota terbatas, setiap peserta harus mempersiapkan diri secara maksimal agar mampu bersaing hingga tingkat nasional.