BREN Dan SLB Sepakat Kembangkan Proyek Panas Bumi Global Strategis

Selasa, 24 Februari 2026 | 10:13:46 WIB
BREN Dan SLB Sepakat Kembangkan Proyek Panas Bumi Global Strategis

JAKARTA - Langkah ekspansi energi baru terbarukan kembali mendapat sorotan setelah kesepakatan strategis diumumkan antara emiten energi nasional dan perusahaan jasa energi global. 

Kolaborasi ini menjadi sinyal kuat bahwa pengembangan panas bumi Indonesia tidak lagi berorientasi domestik semata. Arah baru tersebut memperlihatkan ambisi untuk membawa kapabilitas nasional menembus pasar internasional. Momentum ini sekaligus mempertegas posisi Indonesia dalam peta energi bersih dunia.

Kolaborasi Strategis BREN Dan SLB

PT Barito Renewables Energy Tbk atau BREN melalui anak usahanya, PT Star Energy Geothermal terus bermanuver dengan mengoptimalkan pengembangan panas bumi bukan hanya di dalam negeri, tetapi juga mengeksplorasi potensi panas bumi di luar negeri. Strategi ekspansi ini menjadi bagian dari upaya memperluas portofolio sekaligus memperkuat daya saing global. Perusahaan memandang panas bumi sebagai sumber energi masa depan yang stabil dan berkelanjutan.

Inisiatif ini dikerjakan BREN dengan menyepakati perjanjian strategis bersama raksasa jasa ladang minyak yang bermarkas di Houston, Texas, Amerika Serikat yaitu SLB yang sahamnya tercatat di New York Stock Exchange dengan kode emiten SLB. Kesepakatan ini mempertemukan kekuatan lokal dan pengalaman global dalam satu kerangka kerja sama. Kolaborasi tersebut diharapkan mempercepat realisasi proyek panas bumi berskala besar.

Kerangka kerja sama strategis tersebut meliputi pengembangan lapangan Wilayah Kerja Panas Sekincau di Indonesia dan mengeksplorasi potensi panas bumi di masa depan termasuk kawasan Amerika Utara, serta menyediakan jasa pengeboran terintegrasi penuh untuk tahap pengembangan proyek Sekincau. Fokus utama berada pada optimalisasi sumber daya dan efisiensi pelaksanaan proyek. Pendekatan terintegrasi dinilai mampu memangkas risiko operasional sejak tahap awal.

Fase Baru Hubungan Teknologi Dan Eksekusi

Perjanjian antara kedua belah pihak sekaligus menandai fase baru dalam hubungan antara SLB dan Star Energy Geothermal yang sebelumnya dibangun di atas kolaborasi teknologi, kini bergerak menuju perencanaan pelaksanaan di tingkat proyek. Hubungan yang sebelumnya berorientasi pada dukungan teknis kini diperluas hingga implementasi lapangan. Hal ini menunjukkan tingkat kepercayaan yang semakin kuat di antara kedua perusahaan.

Teknologi, keahlian teknis, dan kapabilitas eksekusi SLB selanjutnya diterapkan untuk meningkatkan kinerja di seluruh siklus hidup proyek. Integrasi ini mencakup tahap eksplorasi, pengeboran, hingga pengembangan produksi. Dengan pendekatan tersebut, efisiensi diharapkan tercapai tanpa mengurangi standar keselamatan dan keberlanjutan. Model kerja sama ini juga membuka ruang transfer pengetahuan.

Presiden Direktur PT Barito Renewables Energy Tbk sekaligus Group CEO Star Energy Geothermal Hendra Tan menyampaikan, Indonesia berpotensi membentuk masa depan energi panas bumi secara global dan BREN berperan untuk mengubah potensi tersebut menjadi dampak nyata. Kolaborasi ini sekaligus menandai langkah membangun keahlian yang berakar di Indonesia dan dapat diperluas ke tingkat internasional. Pernyataan tersebut menegaskan visi jangka panjang perusahaan.

“Dengan menggabungkan antara kapabilitas operasional Star Energy Geothermal yang teruji dan kekuatan global SLB dalam aspek subsurface dan eksekusi, kami memposisikan panas bumi tidak hanya sebagai pilar transisi energi Indonesia, tetapi juga sebagai solusi yang dapat diterapkan secara global untuk mempercepat penurunan emisi, meningkatkan ketahanan energi, serta menciptakan nilai berkelanjutan lintas benua,” jelas Hendra dalam keterangan resminya, Senin.

Dukungan Efisiensi Dan Mitigasi Risiko

Pada implementasinya, melalui perjanjian strategis antara SLB dan anak usaha emiten Prajogo Pangestu ini, SLB akan meningkatkan efisiensi pengembangan, mengurangi risiko subsurface dan risiko eksekusi, serta mendukung realisasi proyek panas bumi yang layak secara teknis maupun komersial. Pendekatan mitigasi risiko menjadi aspek penting dalam proyek energi berbiaya besar. Dengan dukungan teknologi, ketidakpastian dapat ditekan sejak tahap eksplorasi.

Optimalisasi desain pengeboran dan evaluasi reservoir menjadi bagian dari strategi peningkatan kinerja proyek. Efisiensi biaya dan waktu pengerjaan diharapkan memberikan dampak langsung terhadap keekonomian proyek. Dengan demikian, proyek panas bumi dapat bersaing dengan sumber energi lain. Langkah ini sekaligus memperkuat daya tarik investasi sektor energi bersih.

Managing Director Indonesia SLB Nurzhan Ongaltayev menyampaikan, perjanjian dan peluang kolaborasi baru ini menghadirkan keahlian konsultasi subsurface SLB serta pengalaman eksekusi global untuk mendukung pengembangan panas bumi bersama operator berpengalaman, mulai dari pelaksanaan proyek di Indonesia hingga evaluasi peluang di luar negeri. Pernyataan ini menegaskan komitmen jangka panjang perusahaan.

“Teknologi canggih, keahlian teknis yang mendalam, serta kinerja operasional yang disiplin melalui integrasi di seluruh siklus hidup proyek merupakan hal esensial untuk meningkatkan skala proyek panas bumi.” tutur Nurzhan. Pernyataan tersebut menekankan pentingnya konsistensi standar global dalam setiap tahap proyek.

Ekspansi Global Energi Panas Bumi Indonesia

Kesepakatan ini memperlihatkan bahwa panas bumi Indonesia tidak hanya berorientasi pada kebutuhan domestik, tetapi juga memiliki peluang untuk dikembangkan di pasar internasional. Kawasan Amerika Utara menjadi salah satu wilayah yang masuk dalam radar eksplorasi. Ekspansi tersebut membuka potensi diversifikasi pendapatan perusahaan. Strategi ini sekaligus memperluas jaringan kolaborasi global.

Dengan sinergi antara kekuatan lokal dan dukungan teknologi internasional, proyek panas bumi diharapkan mampu memberikan kontribusi signifikan terhadap target penurunan emisi. Energi panas bumi dinilai stabil karena tidak bergantung pada kondisi cuaca. Keunggulan tersebut menjadi nilai tambah dalam bauran energi bersih. Kolaborasi ini juga mendorong penguatan posisi Indonesia sebagai pemain utama panas bumi dunia.

Terkini