Gus Fawait Apresiasi Komitmen Kementerian PU Percepat Infrastruktur Jember

Selasa, 24 Februari 2026 | 10:13:35 WIB
Gus Fawait Apresiasi Komitmen Kementerian PU Percepat Infrastruktur Jember

JAKARTA - Percepatan pembangunan infrastruktur di daerah menjadi perhatian penting dalam agenda pembangunan nasional. 

Kabupaten Jember kini mendapat dukungan konkret dari pemerintah pusat melalui Kementerian Pekerjaan Umum. Langkah ini dinilai strategis untuk memperkuat fondasi ekonomi sekaligus meningkatkan keselamatan masyarakat. Sinergi pusat dan daerah diharapkan mampu menjawab berbagai persoalan infrastruktur yang selama ini menjadi kendala.

Apresiasi Bupati Atas Dukungan Pemerintah Pusat

Bupati Jember Muhammad Fawait mengapresiasi perhatian pemerintah pusat atas komitmennya dalam mempercepat pembangunan infrastruktur Kabupaten Jember. Dukungan tersebut dinilai sebagai bentuk keberpihakan negara terhadap kebutuhan daerah. Infrastruktur menjadi sektor krusial yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat.

“Kami berterima kasih atas komitmen pemerintah pusat. Infrastruktur adalah fondasi utama untuk menekan kemiskinan ekstrem, membuka akses ekonomi, dan meningkatkan daya saing daerah,” ujar bupati yang akrab disapa Gus Fawait itu dalam siaran pers. Pernyataan ini menegaskan peran infrastruktur sebagai instrumen pemerataan pembangunan.

Menurutnya, dukungan yang diberikan pemerintah pusat melalui Kementerian Pekerjaan Umum merupakan upaya negara untuk membangun Jember secara menyeluruh. Kolaborasi lintas pemerintahan dinilai penting agar percepatan pembangunan berjalan efektif. Sinergi ini diharapkan memberikan hasil nyata bagi masyarakat.

Pernyataan tersebut disampaikan Gus Fawait saat mendampingi kunjungan kerja Menteri PU Dody Hanggodo ke Kabupaten Jember pada Minggu. dalam rangka menindaklanjuti laporan mengenai kondisi darurat infrastruktur di Jember. Kunjungan tersebut menjadi langkah awal evaluasi langsung di lapangan.

Peninjauan Titik Strategis Infrastruktur

Agenda kunjungan diawali dengan pertemuan di Pendopo Wahyawibawagraha. Setelah itu, rombongan melanjutkan peninjauan ke sejumlah titik strategis yang menjadi prioritas penanganan. Pemerintah ingin memastikan kondisi riil infrastruktur sebelum langkah perbaikan dijalankan.

Tiga lokasi utama yang ditinjau yakni Jembatan Pakusari, Pasar Tanjung, serta lokasi rencana pembangunan flyover Mangli. Ketiga titik ini dinilai memiliki dampak besar terhadap mobilitas dan aktivitas ekonomi masyarakat. Penanganan cepat diperlukan untuk mengurangi risiko serta hambatan distribusi.

Melalui kunjungan ini, Dody menegaskan komitmen pemerintah pusat untuk bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten Jember dalam menjawab kebutuhan infrastruktur Jember, khususnya yang berkaitan dengan kebencanaan dan penguatan ekonomi rakyat. Infrastruktur tangguh dinilai penting untuk menghadapi potensi bencana.

“Kami akan bekerja bersama Pak Bupati. Ada 16 jembatan dan 50 bendung yang akan ditangani secara kolaboratif antara pemerintah kabupaten, provinsi, dan pusat. Ini menjadi prioritas karena menyangkut keselamatan masyarakat,” jelasnya. Penanganan ini mencerminkan skala proyek yang cukup besar.

Prioritas Kebencanaan Dan Konektivitas Jalan

Selain infrastruktur kebencanaan, Dody juga memastikan dukungan terhadap rencana pelebaran jalan nasional dari Kecamatan Tanggul menuju Kota Jember serta revitalisasi Pasar Tanjung yang akan mengedepankan kearifan lokal dalam desain arsitekturnya. Pelebaran jalan dinilai penting untuk memperlancar arus lalu lintas dan distribusi barang.

Perbaikan konektivitas jalan akan berdampak pada efisiensi transportasi serta peningkatan daya saing daerah. Infrastruktur jalan yang memadai mendukung aktivitas perdagangan dan mobilitas warga. Pemerintah berharap proyek ini mempercepat pertumbuhan ekonomi lokal.

“Fasad pasar harus mencerminkan identitas Jember, bukan wajah Jakarta. Kearifan lokal harus nampak dalam arsitektur pasar tradisionalnya,” tegasnya. Pernyataan ini menekankan pentingnya karakter daerah dalam pembangunan fisik.

Pendekatan berbasis kearifan lokal dinilai mampu menjaga identitas budaya sekaligus meningkatkan daya tarik kawasan. Revitalisasi pasar tidak hanya soal bangunan baru, tetapi juga mempertahankan nilai tradisional. Konsep tersebut diharapkan memberi dampak sosial dan ekonomi positif.

Revitalisasi Pasar Dan Sosialisasi Pedagang

Adapun revitalisasi Pasar Tanjung rencananya akan dimulai setelah detail engineering design rampung. Tahapan perencanaan teknis menjadi kunci agar pembangunan berjalan sesuai standar. Pemerintah menekankan pentingnya kesiapan desain sebelum eksekusi proyek.

Pada kesempatan tersebut, Dody turut menekankan pentingnya sosialisasi kepada pedagang agar aktivitas ekonomi tetap berjalan selama proses pembangunan. Pendekatan komunikasi yang baik dinilai krusial untuk menjaga stabilitas ekonomi lokal.

Pemerintah daerah dan pusat berkomitmen memastikan proses pembangunan tidak mengganggu mata pencaharian pedagang. Skema penataan sementara akan disiapkan agar transaksi tetap berlangsung. Hal ini menjadi bagian dari strategi pembangunan yang inklusif.

Dengan dukungan pemerintah pusat dan komitmen pemerintah daerah, percepatan pembangunan infrastruktur di Jember diharapkan mampu mengurangi risiko kebencanaan, memperlancar konektivitas, serta memperkuat ekonomi rakyat. Kolaborasi lintas level pemerintahan menjadi fondasi utama dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan dan berkeadilan bagi masyarakat Jember.

Terkini