Tiket Kereta Api Arus Balik Lebaran 2026 Daop 7 Madiun Ludes

Selasa, 24 Februari 2026 | 10:13:25 WIB
Tiket Kereta Api Arus Balik Lebaran 2026 Daop 7 Madiun Ludes

JAKARTA - Gelombang arus balik Lebaran 2026 mulai menunjukkan pergerakan signifikan di wilayah operasional PT Kereta Api Indonesia Daop 7 Madiun. 

Antusiasme masyarakat untuk kembali ke kota tujuan selepas perayaan Hari Raya Idul Fitri tampak dari tingginya angka pemesanan tiket. Bahkan, seluruh tiket perjalanan arus balik dari stasiun-stasiun di wilayah ini dilaporkan telah habis terjual. Kondisi tersebut mencerminkan pola mobilitas masyarakat yang kembali meningkat pascapandemi dalam beberapa tahun terakhir.

Tiket kereta api untuk perjalanan arus balik Lebaran 2026 dari stasiun-stasiun yang ada di wilayah PT Kereta Api Indonesia KAI Daop 7 Madiun dalam masa Angkutan Lebaran 2026 telah habis terjual. Sedangkan tiket untuk perjalanan sebelum Hari Raya Idul Fitri 2026 dalam masa Angkutan Lebaran 2026 masih tersedia 22.502 tiket berdasarkan pembaruan data hingga Senin 23 Februari 2026 siang.

“Untuk tiket perjalanan dari stasiun-stasiun Daop 7 Madiun setelah tanggal 20 Maret sudah fully booked berdasarkan pantauan kami hingga Senin pukul 11.16 WIB,” ujar Manajer Humas PT KAI Daop 7 Madiun, Tohari, dalam keterangannya Senin malam. Dengan demikian, kata Tohari, selama masa Angkutan Lebaran 2026 yang berlangsung 22 hari mulai 11 Maret hingga 1 April 2026, tinggal tersisa tiket untuk perjalanan sebelum Hari Raya Idul Fitri 2026.

Ketersediaan Tiket Sebelum Idul Fitri

Meskipun tiket arus balik telah ludes, peluang bepergian masih terbuka bagi masyarakat yang merencanakan perjalanan sebelum Lebaran. PT KAI Daop 7 Madiun mencatat masih terdapat puluhan ribu kursi tersedia untuk keberangkatan awal masa angkutan. Situasi ini menjadi alternatif bagi calon penumpang yang memiliki fleksibilitas waktu perjalanan.

Hari Raya Idul Fitri 2026 diperkirakan jatuh pada Jumat dan Sabtu 20 sampai 21 Maret 2026. “Masih tersedia 22.502 tiket dengan keberangkatan dari stasiun-stasiun Daop 7 Madiun untuk perjalanan mulai 11 sampai 20 Maret 2026,” terang Tohari. Ketersediaan ini diharapkan dapat dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat yang ingin mudik lebih awal.

Kata Tohari, tiket yang masih tersedia itu merupakan tiket perjalanan dari stasiun-stasiun di wilayah Daop 7 Madiun menuju kota-kota besar seperti Solo, Yogyakarta, Purwokerto, Cirebon, Bandung, Jakarta, Semarang, Malang, dan Surabaya. Rute-rute tersebut selama ini memang menjadi tujuan favorit penumpang pada periode mudik maupun arus balik Lebaran.

Data Penjualan Dan Tingkat Okupansi

Berdasarkan data yang dihimpun hingga Senin siang, tiket masa Angkutan Lebaran 2026 untuk perjalanan kereta api jarak jauh dari stasiun-stasiun di Daop 7 Madiun telah terjual 79.517 tiket. Angka ini menunjukkan minat yang cukup tinggi, khususnya untuk periode setelah Lebaran. Namun demikian, angka tersebut masih berpotensi terus bertambah seiring mendekatnya hari keberangkatan.

Jumlah 79.517 tiket itu baru 36 persen dari tingkat okupansi penumpang kereta api di wilayah PT KAI Daop 7 Madiun selama masa Angkutan Lebaran 2025 lalu yang mencapai 221.721 orang. Perbandingan ini menunjukkan masih terdapat ruang pertumbuhan jumlah penumpang pada musim Lebaran tahun ini.

Meski demikian, Tohari mengatakan tingkat okupansi perjalanan kereta api di wilayah PT KAI Daop 7 Madiun masih akan bertambah hingga berakhirnya masa angkutan Lebaran pada 1 April 2026 nanti. Artinya, dinamika penjualan tiket diperkirakan terus bergerak, terutama untuk keberangkatan sebelum Idul Fitri.

Program Diskon Tarif Tiga Puluh Persen

Selain mengandalkan momentum arus mudik dan balik, PT KAI juga menghadirkan stimulus berupa potongan harga tiket. Program ini diharapkan dapat menjaga minat masyarakat menggunakan transportasi kereta api, sekaligus membantu meringankan beban biaya perjalanan selama musim liburan panjang.

Tohari menambahkan bahwa program diskon 30 persen yang telah diberikan bertahap sejak 10 Februari 2026 lalu dapat kembali digunakan calon penumpang untuk periode perjalanan 14 sampai 29 Maret 2026. Kebijakan ini memberi kesempatan lebih luas bagi masyarakat yang belum memperoleh tiket arus balik.

Kata Tohari, setidaknya terdapat 85 perjalanan kereta api yang menyediakan diskon 30 persen dalam periode tersebut. Sebanyak 85 perjalanan kereta api jarak jauh itu bukan hanya kereta api dengan keberangkatan awal dari stasiun-stasiun di wilayah PT KAI Daop 7 Madiun namun juga kereta api yang melintasi wilayah Daop 7 Madiun.

“Potongan harga ini merupakan bagian dari kebijakan pemerintah pada periode libur Hari Besar Keagamaan Nasional HBKN,” pungkasnya. Dengan adanya kebijakan tersebut, diharapkan masyarakat tetap memiliki pilihan perjalanan yang terjangkau, meskipun tiket arus balik utama telah habis terjual lebih awal.

Terkini