Harga BBM 18 Februari 2026 Stabil di Pertamina Shell Alami Kelangkaan

Rabu, 18 Februari 2026 | 12:40:10 WIB
Harga BBM 18 Februari 2026 Stabil di Pertamina Shell Alami Kelangkaan

JAKARTA - Memasuki pertengahan Februari 2026, perhatian publik kembali tertuju pada perkembangan harga dan distribusi bahan bakar minyak. 

Mobilitas masyarakat yang mulai meningkat pasca perayaan Imlek mendorong aktivitas di sejumlah SPBU. Situasi ini menjadi penting menjelang periode libur panjang dan persiapan perjalanan Lebaran.

Pada 18 Februari 2026, kondisi harga BBM di sejumlah operator besar relatif stabil. Namun dinamika berbeda terjadi di jaringan SPBU milik Shell Indonesia. Kelangkaan produk tertentu membuat konsumen harus menyesuaikan pilihan bahan bakar.

Sementara itu, jaringan milik PT Pertamina Persero tetap mempertahankan harga di berbagai wilayah. Stabilitas ini menjadi perhatian karena permintaan BBM biasanya meningkat pada periode menjelang musim mudik.

Secara umum, harga BBM non-subsidi masih bergerak dalam rentang terkendali. Sejumlah badan usaha memilih menahan perubahan harga sambil memantau perkembangan pasar global dan kebijakan energi nasional.

Stok dan Ketersediaan BBM di SPBU

Pantauan hari ini menunjukkan harga BBM di SPBU Pertamina dan Vivo berada di level stabil. Produk-produk utama masih tersedia di sebagian besar wilayah. Kondisi ini memberi kepastian bagi konsumen yang membutuhkan bahan bakar berkualitas.

Namun kondisi berbeda terjadi di jaringan Shell. Shell V-Power dilaporkan habis di seluruh Indonesia. Sementara Shell Super hanya tersedia terbatas di beberapa wilayah seperti Lamongan dan Mojokerto.

Keterbatasan tersebut membuat konsumen pengguna BBM RON tinggi mencari alternatif lain. Peralihan konsumsi ke SPBU lain pun tak terhindarkan di sejumlah kota. Situasi ini menjadi sorotan karena terjadi di tengah meningkatnya mobilitas masyarakat.

Meski demikian, belum ada pengumuman resmi mengenai gangguan distribusi berkepanjangan. Pasar masih menunggu kejelasan suplai dan strategi distribusi dari pihak operator.

Harga BBM Pertamina per 18 Februari 2026

Di wilayah Pulau Jawa, harga BBM Pertamina mencakup lini bensin hingga diesel sebagai berikut. Pertalite (RON 90) Rp10.000 per liter. Biosolar (CN 48) Rp6.800 per liter.

Pertamax (RON 92) Rp11.800 per liter. Pertamax Turbo (RON 98) Rp12.700 per liter. Pertamax Green 95 (RON 95) Rp12.450 per liter.

Dexlite (CN 51) Rp13.250 per liter. Pertamina Dex (CN 53) Rp13.500 per liter. Harga tersebut berlaku sesuai penyesuaian yang diterapkan sejak awal Februari.

Stabilitas harga ini menunjukkan strategi menjaga keseimbangan antara daya beli masyarakat dan keberlanjutan industri energi. BBM bersubsidi seperti Pertalite dan Biosolar tetap tidak berubah.

Harga BBM Shell BP dan Vivo

Shell Indonesia kembali menurunkan harga BBM di awal bulan ini. Koreksi harga tercatat antara Rp80 hingga Rp760 per liter dibandingkan periode sebelumnya.

Shell Super (RON 92) Rp12.050 per liter. Shell V-Power (RON 95) Rp12.500 per liter. Shell V-Power Nitro+ (RON 98) Rp12.720 per liter.

Shell V-Power Diesel (CN 51) Rp13.600 per liter. Sementara itu, jaringan SPBU BP-AKR juga menyesuaikan harga sejak awal Februari.

BP 92 (RON 92) Rp12.050 per liter. BP Ultimate (RON 95) Rp12.500 per liter. BP Ultimate Diesel (CN 53) Rp13.600 per liter. Adapun Vivo menetapkan Revvo 92 Rp12.050 per liter, Revvo 95 Rp12.500 per liter, dan Diesel Primus Plus Rp13.610 per liter.

Harga BBM Pertamina Seluruh Wilayah Indonesia

Mengacu pada penyesuaian harga yang berlaku 1 Februari 2026, Pertamina menurunkan harga BBM non-subsidi di seluruh Indonesia. Harga subsidi tetap tidak berubah.

Sumatera dan sekitarnya seperti Aceh menetapkan Pertalite Rp10.000, Pertamax Rp12.100, Pertamax Turbo Rp13.000, Biosolar Rp6.800, Dexlite Rp13.550, Pertamina Dex Rp13.800.

Free Trade Zone Sabang mencatat Pertamax Rp11.100 dan Dexlite Rp12.350. Sumatera Utara memiliki harga serupa Aceh untuk lini utama.

Sumatera Barat, Jambi, Bengkulu, Sumatera Selatan, Bangka Belitung, dan Lampung menetapkan Pertamax Rp12.400, Pertamax Turbo Rp13.250, Dexlite Rp13.850, Pertamina Dex Rp14.100.

Riau dan Kepulauan Riau berada pada kisaran yang sama. Free Trade Zone Batam menetapkan Pertamax Rp11.300 dan Pertamax Turbo Rp12.050.

Jawa dan Bali seperti DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, dan Jawa Timur menetapkan Pertamax Rp11.800 dan Dexlite Rp13.250.

Bali dan Nusa Tenggara Barat mengikuti skema Jawa. Nusa Tenggara Timur menetapkan Pertamax Rp12.100 dan Pertamax Turbo Rp13.000.

Kalimantan Barat, Tengah, dan Timur menetapkan Pertamax Rp12.100. Kalimantan Selatan dan Utara Rp12.400 untuk Pertamax.

Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Tenggara, Selatan, dan Barat menetapkan Pertamax Rp12.100. Maluku dan Maluku Utara Rp12.100.

Papua, Papua Barat, Papua Selatan, Papua Pegunungan, Papua Tengah, dan Papua Barat Daya menetapkan Pertamax Rp12.100, dengan Pertamina Dex Rp13.800 di wilayah tertentu.

Penyesuaian harga ini mencerminkan respons sektor energi terhadap dinamika pasar. Setiap perubahan dilakukan untuk menjaga keseimbangan antara stabilitas industri dan daya beli masyarakat terhadap BBM.

Terkini