Rekor Arus Balik Imlek 2026 Penumpang Kereta Api Jakarta Tertinggi

Rabu, 18 Februari 2026 | 09:42:34 WIB
Rekor Arus Balik Imlek 2026 Penumpang Kereta Api Jakarta Tertinggi

JAKARTA - Gelombang arus balik libur panjang Imlek tahun ini mencatatkan lonjakan signifikan di sejumlah stasiun wilayah Jakarta. 

PT Kereta Api Indonesia Persero Daerah Operasi 1 Jakarta melaporkan angka kedatangan penumpang yang menjadi rekor tertinggi selama periode 13 hingga 17 Februari 2026. Peningkatan ini terjadi menjelang datangnya bulan Ramadhan.

Selama rentang waktu tersebut, total 38.793 penumpang tercatat tiba di berbagai stasiun wilayah Daop 1 Jakarta. Angka ini menjadi yang tertinggi dalam periode arus balik Imlek tahun 2026. Sementara itu, jumlah penumpang yang berangkat pada tanggal yang sama mencapai 24.386 orang.

Tingkat keterisian kursi keberangkatan tercatat sebesar 61 persen. Meski terjadi lonjakan kedatangan, tiket keberangkatan masih tersedia sekitar 15.000 tempat duduk. Ketersediaan kursi ini menunjukkan distribusi arus penumpang yang relatif terkendali.

Lonjakan volume pelanggan tersebut menjadi perhatian utama manajemen operasional. KAI Daop 1 Jakarta memastikan seluruh layanan berjalan optimal agar arus kedatangan dan keberangkatan tetap tertib. Koordinasi di lapangan pun diperkuat selama masa puncak arus balik.

Lonjakan Kedatangan Jadi Tertinggi Selama Libur Imlek

Manajer Humas KAI Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo, menyampaikan bahwa peningkatan volume kedatangan telah diantisipasi sebelumnya. Kesiapsiagaan petugas ditingkatkan di seluruh stasiun wilayah Daop 1 Jakarta. Optimalisasi layanan operasional juga dilakukan untuk menjaga kelancaran.

“Volume kedatangan hari ini menjadi yang tertinggi selama periode libur Imlek. KAI Daop 1 Jakarta memastikan seluruh proses pelayanan, baik di area kedatangan maupun keberangkatan, berjalan dengan tertib, aman, dan nyaman bagi seluruh pelanggan,” ujar Franoto dalam keterangan resmi, Selasa 18 Februari 2026.

Pernyataan tersebut menegaskan komitmen perusahaan dalam menjaga kualitas layanan. Baik di area peron, pintu keluar, maupun ruang tunggu, petugas disiagakan untuk mengatur arus penumpang. Tujuannya agar tidak terjadi kepadatan berlebih.

Aktivitas kedatangan terlihat padat terutama pada jam-jam tertentu. Kereta dari arah Jawa Tengah dan Jawa Timur mendominasi lonjakan arus balik. Kedatangan yang terpusat pada waktu bersamaan menjadi tantangan tersendiri bagi pengelola stasiun.

Stasiun Dengan Angka Kedatangan Tertinggi

Empat stasiun mencatat angka kedatangan paling tinggi pada 17 Februari 2026. Stasiun Pasar Senen menerima 12.546 pelanggan. Sementara itu, Stasiun Gambir mencatat 13.217 pelanggan.

Stasiun Bekasi turut menyumbang angka kedatangan signifikan sebanyak 4.466 pelanggan. Adapun Stasiun Jatinegara mencatat 4.382 pelanggan. Keempat stasiun tersebut menjadi titik konsentrasi utama arus balik menuju Jakarta.

Padatnya aktivitas di stasiun-stasiun tersebut terlihat sejak pagi hingga malam hari. Arus penumpang yang turun dari kereta langsung diarahkan menuju pintu keluar untuk menghindari penumpukan. Koordinasi antarpetugas dilakukan secara intensif.

KAI juga memastikan sistem informasi perjalanan tetap berjalan baik. Informasi kedatangan dan keberangkatan disampaikan secara berkala melalui pengeras suara dan papan digital. Hal ini membantu pelanggan tetap tertib selama berada di area stasiun.

Puncak Keberangkatan Dan Data Kumulatif Penumpang

Selain mencatat rekor kedatangan, periode libur ini juga diwarnai puncak keberangkatan. Puncak tersebut terjadi pada 14 Februari 2026 dengan tingkat okupansi mencapai 100,7 persen. Angka tersebut menunjukkan tingginya minat masyarakat menggunakan kereta api.

Secara kumulatif selama periode 13 hingga 18 Februari 2026, KAI Daop 1 Jakarta menyediakan rata-rata 39.000 kursi per hari. Total kapasitas yang disiapkan dalam enam hari mencapai sekitar 234.000 kursi. Penyediaan kursi ini disesuaikan dengan proyeksi permintaan.

Hingga saat ini, tiket yang telah terjual mencapai 175.388 kursi. Sementara total kedatangan sementara tercatat sebanyak 191.629 pelanggan. Data tersebut menunjukkan mobilitas masyarakat yang tinggi selama masa libur panjang.

Untuk Rabu 18 Februari, KAI memperkirakan jumlah pelanggan yang tiba di Jakarta masih berada pada angka tinggi sekitar 33.549 pelanggan. Adapun penumpang yang naik diproyeksikan mencapai 10.844 pelanggan. Ketersediaan tiket keberangkatan untuk tanggal tersebut masih mencapai 27.786 kursi.

Optimalisasi Layanan Dan Apresiasi Kepada Pelanggan

Franoto menambahkan bahwa KAI Daop 1 Jakarta terus mengoptimalkan pelayanan di lapangan. Koordinasi antarunit kerja diperkuat guna memastikan kelancaran arus balik. Seluruh aspek operasional diawasi untuk meminimalkan kendala.

Langkah-langkah tersebut meliputi pengaturan arus penumpang, penambahan petugas pelayanan, serta pengawasan keamanan. KAI juga memastikan ketepatan waktu perjalanan tetap terjaga meskipun terjadi lonjakan volume pelanggan.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pelanggan yang telah menggunakan layanan kereta api selama periode libur ini. Keselamatan, ketepatan waktu, dan kenyamanan tetap menjadi prioritas utama,” tegasnya.

Pernyataan tersebut menutup rangkaian laporan arus balik Imlek tahun ini. Dengan catatan rekor kedatangan tertinggi, KAI Daop 1 Jakarta menunjukkan kesiapan menghadapi lonjakan mobilitas masyarakat. Keselamatan dan kenyamanan pelanggan tetap menjadi fokus utama dalam setiap periode libur panjang.

Terkini