Ide Jualan Takjil Ramadan 2026 Kekinian dengan Modal Kecil Untung Maksimal

Jumat, 13 Februari 2026 | 14:41:37 WIB
Ide Jualan Takjil Ramadan 2026 Kekinian dengan Modal Kecil Untung Maksimal

JAKARTA - Ramadan 2026 sebentar lagi tiba, dan antusiasme masyarakat untuk berburu takjil makin tinggi.

 Momentum ini bisa dimanfaatkan untuk peluang usaha, terutama bagi pelaku UMKM maupun pemula. Tak perlu modal besar, ide-ide kreatif berikut bisa dijalankan dengan bahan sederhana namun tetap menarik bagi konsumen.

Kata “takjil” sendiri dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) VI Daring berarti ‘penyegaran’. Di Indonesia, maknanya berkembang menjadi ‘penganan dan minuman untuk berbuka puasa’. Fenomena berburu takjil setiap sore menjelang Maghrib bisa menjadi peluang bisnis musiman yang menjanjikan.

Kukusan Sehat sebagai Pilihan Takjil Kekinian

Kesadaran akan makanan sehat kian berkembang, terutama di kalangan generasi muda. Menu kukusan seperti ubi ungu, pisang, kacang, dan jagung bisa dijadikan ide jualan yang sehat dan praktis. Modal awal relatif minim: sewa gerobak lengkap alat pengukus dan beli bahan di pasar tradisional. Produk ini mudah dibuat dan cepat laku di pasar Ramadan maupun komplek perumahan.

Kurma, Takjil Favorit yang Selalu Dicari

Kurma selalu identik dengan Ramadan, dianjurkan Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam untuk berbuka. Strategi jualannya mudah: beli kurma basah atau kering dari kenalan agar lebih murah, kemas ulang per plastik berisi tiga butir. Tempatkan di lokasi ramai menjelang buka puasa. Modal rendah, tapi permintaan tinggi karena sudah menjadi tradisi.

Es Teh Jumbo dan Es Jelly Warna-warni untuk Minuman Segar

Puasa membuat tenggorokan haus, sehingga es teh jumbo bisa menjadi solusi sederhana namun diminati. Hanya perlu teh celup, gula, es batu, dan tambahan buah seperti leci. Sementara es jelly warna-warni menampilkan tekstur kenyal dan visual menarik. Tambahan topping seperti nata de coco atau buah kaleng memberi kesan premium. Modal rendah tapi daya tarik tinggi, cocok dijual di pasar Ramadan dan area kampus.

Tiramisu dan Kolak, Alternatif Takjil Anti-Mainstream

Bagi yang mahir membuat kue, tiramisu bisa menjadi opsi takjil unik. Dijual dalam box ukuran 100–120 ml, rasanya creamy dan manis, berbeda dari jajanan biasa. Sementara kolak tetap menjadi favorit luas, dibuat dari pisang, ubi, labu kuning, santan, dan gula merah. Variasi modern seperti tambahan keju atau kurma tetap bisa dicoba tanpa menghilangkan cita rasa tradisional.

Risoles, Gorengan, dan Donat Mini sebagai Menu Praktis

Risoles mayo dengan kulit lembut dan isian creamy selalu disukai. Gorengan klasik tetap menjanjikan karena mudah dibuat dan cepat habis. Modal rendah, cukup tepung, minyak, dan bahan sederhana. Donat mini juga populer karena ukuran kecil, manis pas, dan bisa dikemas per cup. Semua produk ini cocok untuk takjil cepat saji yang digemari banyak kalangan.

Salad Yakult dan Churros, Kreasi Kekinian yang Menarik Pelanggan

Salad buah dengan saus yakult menawarkan sensasi segar, manis-asam, dan sehat. Modal hemat karena bisa menyesuaikan buah sesuai musim, dikemas dalam cup kecil. Churros asal Spanyol terkenal renyah di luar, lembut di dalam, dengan saus lezat. Bahan dasar seperti tepung terigu, margarin, telur, dan air membuatnya ekonomis. Kemasan bisa bervariasi, dari paper cone hingga snack box, menarik konsumen muda.

Menjalankan usaha takjil di bulan Ramadan memerlukan strategi sederhana namun kreatif. Fokus pada produk yang diminati, modal rendah, dan lokasi strategis akan meningkatkan peluang laku keras. Selain itu, variasi rasa, kemasan menarik, dan inovasi kecil pada resep dapat membuat usaha lebih menonjol dibanding kompetitor.

Dengan ide-ide jualan takjil kekinian ini, Ramadan 2026 bukan hanya momen ibadah, tetapi juga peluang ekonomi yang menguntungkan. Modal kecil bisa berubah menjadi keuntungan maksimal jika dijalankan dengan konsisten, menarik pelanggan, dan memperhatikan kualitas rasa serta kebersihan.

Terkini