JAKARTA - Optimisme pelaku pasar kembali menguat setelah Indeks Harga Saham Gabungan menutup perdagangan sebelumnya dengan lonjakan signifikan.
Kinerja solid di akhir sesi Rabu menjadi pijakan awal bagi investor untuk menakar peluang pergerakan indeks pada perdagangan Kamis, 12 Februari 2026.
Setelah ditutup menguat hampir dua persen, ruang kenaikan dinilai masih terbuka. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan menguat di area 8.328-8.440 pada perdagangan Kamis, setelah indeks ditutup naik 1,96 persen ke posisi 8.290 di akhir perdagangan Rabu kemarin.
Kenaikan tersebut memperlihatkan momentum yang cukup kuat secara teknikal. Meski demikian, dinamika pergerakan harian tetap perlu dicermati karena volatilitas masih mungkin terjadi.
Para analis melihat peluang lanjutan kenaikan, namun tetap mengingatkan adanya potensi koreksi jangka pendek sebelum tren menguat berlanjut.
Proyeksi Teknikal Dari MNC Sekuritas
Analis teknikal MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana, memperkirakan IHSG telah mencapai target minimal yang sebelumnya diproyeksikan. Dalam skenario terbaik atau best case, indeks dinilai masih memiliki ruang untuk melanjutkan tren penguatan pada sesi hari ini.
“Best case, IHSG masih berpeluang melanjutkan penguatannya untuk membentuk bagian dari wave (c) dari wave [x] ke rentang 8.328-8.440,” ujar Herditya dalam analisa hariannya.
Pernyataan tersebut mengindikasikan bahwa pola gelombang teknikal masih berada dalam fase konstruktif. Jika skenario ini berjalan sesuai ekspektasi, maka indeks berpotensi menguji area atas proyeksi.
Meski demikian, pelaku pasar tetap mewaspadai potensi koreksi jangka pendek. Secara teknikal, terdapat peluang IHSG terkoreksi ke rentang 8.155-8.239 sebelum melanjutkan tren naik.
Adapun level support IHSG berada di 7.863 dan 7.712, sementara area resistance terdekat tercatat di 8.354 dan 8.517. Level level ini menjadi referensi penting bagi trader dalam menentukan strategi.
Pandangan Pilarmas Investindo Sekuritas
Sementara itu, Associate Director of Research and Investment Pilarmas Investindo Sekuritas, Maximilianus Nico Demus, memperkirakan IHSG berpotensi menguat terbatas dengan support dan resistance 7.800-8.320.
Proyeksi tersebut menunjukkan pendekatan yang lebih konservatif terhadap pergerakan indeks. Artinya, ruang kenaikan tetap ada, namun perlu mempertimbangkan tekanan jangka pendek.
Rentang support dan resistance yang disampaikan menjadi batas psikologis sekaligus teknikal. Pergerakan indeks di dalam rentang tersebut akan menjadi indikator arah berikutnya.
Investor disarankan mencermati volume transaksi serta sentimen global yang dapat memengaruhi arah IHSG dalam waktu dekat.
Rekomendasi Saham MNC Sekuritas
Saham apa saja yang dapat dicermati pada perdagangan hari ini di Bursa Efek Indonesia? Berikut rekomendasi dari dua sekuritas.
Dari MNC Sekuritas, saham PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) ditutup di level Rp 3.990. ANTM berada pada bagian wave c dari wave (b) dalam wave [iv]. Saham ini direkomendasikan buy on weakness.
Saham PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk (PANI) ditutup pada harga Rp 10.950. Saat ini PANI berada pada bagian wave [i] dari wave 1, sehingga koreksi terbatas dapat dimanfaatkan untuk akumulasi dengan strategi buy on weakness.
Sementara itu, PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM) berakhir di Rp 3.530. TLKM berada di awal wave [c] dari wave B. Posisi tersebut membuka peluang penguatan lanjutan apabila pola berjalan sesuai skenario, sehingga direkomendasikan buy on weakness.
Adapun PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) ditutup di harga Rp 2.260. UNVR teridentifikasi berada pada bagian wave [iv] dari wave 1. Saham ini masuk strategi buy on weakness.
Rekomendasi Saham Pilarmas Investindo Sekuritas
Dari Pilarmas Investindo Sekuritas, saham PT Trimegah Bangun Persada Tbk (NCKL) diperdagangkan terakhir di harga Rp 1.410. Saham ini memiliki level support di 1.330 dan resistance di 1.480. Adapun target jangka pendek berada di area Rp 1.470.
Saham PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) ditutup pada harga Rp 1.085. Level support berada di 1.020 dan resistance di 1.190. Target pergerakan harga diproyeksikan di Rp 1.185, atau sedikit di bawah area resistance.
Saham PT Sentul City Tbk (BKSL) berada di harga terakhir Rp 141. Level support tercatat di 138 dan resistance di 151. Target penguatan berada di Rp 150.
Berbagai rekomendasi tersebut memberikan gambaran alternatif bagi investor yang ingin memanfaatkan momentum penguatan IHSG. Namun, penting untuk tetap disiplin terhadap level cut loss dan manajemen risiko.
Sebagai catatan, disclaimer: Artikel ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Seluruh rekomendasi berasal dari analis sekuritas. Keputusan investasi menjadi tanggung jawab investor. Pastikan melakukan riset mandiri sebelum menentukan pilihan.
Dengan kombinasi proyeksi teknikal yang masih konstruktif dan sejumlah saham yang dinilai menarik untuk dicermati, perdagangan hari ini berpotensi berlangsung dinamis. Investor diharapkan tetap cermat membaca arah pasar agar dapat memanfaatkan peluang secara optimal.