JAKARTA - Manchester United harus bekerja keras untuk menghindari kekalahan saat bertandang ke markas West Ham United pada pekan ke-26 Premier League 2025/2026.
Bermain di London Stadium, Rabu 11 Februari 2026 WIB, Setan Merah akhirnya pulang dengan satu poin setelah laga berakhir imbang 1-1 lewat gol dramatis di masa tambahan waktu.
Laga ini menjadi ujian mental bagi Manchester United yang tampil dominan sepanjang pertandingan, namun sempat tertinggal lebih dulu. West Ham yang tengah berjuang keluar dari zona degradasi hampir mengamankan kemenangan penting di kandang sendiri, sebelum mimpi itu buyar di detik-detik akhir.
Hasil imbang ini membuat posisi kedua tim di klasemen tidak banyak berubah. Manchester United tetap tertahan di peringkat kelima dengan koleksi 45 poin dari 26 pertandingan. Sementara itu, West Ham masih terjebak di papan bawah dengan 24 poin dan gagal memaksimalkan laga kandang yang krusial.
Dominasi United Tanpa Gol di Paruh Pertama
Sejak peluit awal dibunyikan, Manchester United langsung mengambil alih kendali permainan. Penguasaan bola menjadi milik tim tamu, dengan Bruno Fernandes dan Bryan Mbeumo aktif mengatur aliran serangan dari lini tengah dan sayap.
Meski demikian, pertahanan West Ham tampil disiplin dan rapat. Mereka tidak memberi banyak ruang bagi lini depan United untuk melepaskan tembakan bersih. Peluang pertama justru datang dari tuan rumah pada menit ke-9 ketika Jarrod Bowen menyambut umpan silang Crysencio Summerville, tetapi sundulannya masih melebar tipis.
Manchester United mencoba mengancam lewat situasi bola mati. Pada menit ke-17, Harry Maguire mendapatkan peluang melalui sundulan hasil sepak pojok, namun bola belum menemui sasaran. West Ham kembali merespons lewat tembakan melengkung Summerville dari luar kotak penalti menit ke-13, yang masih mampu ditepis kiper Senne Lammens.
Peluang terbaik Setan Merah hadir pada menit ke-22. Luke Shaw menyambar bola liar dari situasi sepak pojok, tetapi Aaron Wan-Bissaka tampil sigap menyapu bola tepat di garis gawang. Hingga menjelang turun minum, tempo permainan menurun dan kedua tim gagal menciptakan peluang matang tambahan, membuat skor tetap kacamata.
West Ham Lebih Efektif Selepas Jeda
Memasuki babak kedua, West Ham tampil dengan pendekatan berbeda. Tim tuan rumah bermain lebih agresif dan berani menekan sejak awal, tidak lagi sekadar menunggu serangan balik. Perubahan ini langsung membuahkan hasil.
Pada menit ke-50, Tomas Soucek berhasil memecah kebuntuan. Gelandang asal Ceko itu menyambar umpan tarik Jarrod Bowen dari sisi kanan dan menaklukkan Lammens dari jarak dekat. Gol tersebut membakar semangat publik London Stadium dan membuat Manchester United berada dalam tekanan.
Tertinggal satu gol, Manchester United mencoba menaikkan intensitas serangan. Tekanan demi tekanan dilancarkan ke pertahanan West Ham, yang mulai lebih dalam menjaga area sendiri. Upaya United sempat membuahkan gol lewat sundulan Casemiro pada menit ke-63, namun VAR menganulirnya karena posisi offside.
Tekanan Bertubi-tubi dan Perubahan Taktik
West Ham tidak tinggal diam meski sudah unggul. Bowen dan Summerville beberapa kali merepotkan lini belakang Manchester United lewat serangan cepat. Beberapa peluang berbahaya tuan rumah berhasil digagalkan oleh blok disiplin para bek United.
Melihat timnya kesulitan, Michael Carrick melakukan perubahan dengan memasukkan Benjamin Sesko dan Joshua Zirkzee. Pergantian ini bertujuan menambah daya gedor dan variasi serangan, terutama melalui duel-duel udara dan penetrasi langsung ke kotak penalti.
Masuk 15 menit terakhir, Manchester United tampil semakin menekan. West Ham perlahan memilih bertahan total dan mengandalkan sapuan bola jauh. Peluang emas datang pada menit ke-89 ketika tembakan Bryan Mbeumo dari dalam kotak penalti diblok Tomas Soucek dalam situasi krusial.
Drama Menit Akhir Penyelamat Setan Merah
Ketika laga tampak akan berakhir dengan kemenangan West Ham, drama terjadi di masa tambahan waktu. Pada menit ke-90+6, Manchester United akhirnya menemukan celah di pertahanan tuan rumah.
Bryan Mbeumo mengirimkan umpan silang akurat ke dalam kotak penalti. Benjamin Sesko yang berdiri bebas menyambut bola dengan sentuhan pertama yang mengarah ke pojok atas gawang. Gol tersebut tak mampu dihalau kiper West Ham dan membuat skor berubah menjadi 1-1.
Gol telat ini menjadi penebusan bagi Manchester United yang tampil dominan namun kurang efektif sepanjang laga. Sebaliknya, West Ham harus menelan kekecewaan besar karena gagal mempertahankan keunggulan hingga peluit akhir.
Dampak Hasil dan Gambaran Statistik
Secara statistik, Manchester United unggul dalam banyak aspek permainan. Mereka mencatatkan penguasaan bola sebesar 65 persen berbanding 35 persen milik West Ham. Dari sisi peluang, United melepaskan sembilan tembakan dengan tiga tepat sasaran, sementara West Ham mencatatkan tujuh tembakan dengan tiga mengarah ke gawang.
Akurasi operan Setan Merah juga lebih baik, mencapai 88 persen dibanding 80 persen milik tuan rumah. Namun, efektivitas West Ham hampir membawa hasil maksimal sebelum gol dramatis Sesko mengubah jalannya cerita.
Bagi Manchester United, satu poin ini menjaga asa tetap bersaing di papan atas klasemen. Sementara West Ham harus segera bangkit karena kegagalan mengamankan poin penuh membuat posisi mereka di zona degradasi semakin rawan.