IIMS 2026 Dorong Industri Otomotif Nasional Dengan Target Transaksi Rp 8 Triliun

Selasa, 10 Februari 2026 | 11:01:59 WIB
IIMS 2026 Dorong Industri Otomotif Nasional Dengan Target Transaksi Rp 8 Triliun

JAKARTA - Pameran otomotif tahunan Indonesia International Motor Show atau IIMS 2026 kembali menjadi sorotan utama industri kendaraan nasional. 

Gelaran yang berlangsung di JIExpo Kemayoran, Jakarta, pada 5 hingga 15 Februari 2026 ini tidak hanya menghadirkan deretan produk terbaru, tetapi juga mencerminkan optimisme pelaku industri terhadap pemulihan dan pertumbuhan pasar otomotif Indonesia.

Selama sebelas hari penyelenggaraan, IIMS 2026 mencatat antusiasme publik yang tinggi. Sebanyak 579.337 pengunjung tercatat memadati area pameran untuk melihat langsung inovasi kendaraan dari berbagai merek. Angka tersebut menunjukkan daya tarik IIMS sebagai ajang strategis yang mempertemukan produsen, konsumen, serta pemangku kepentingan industri otomotif dalam satu ekosistem besar.

Project Manager IIMS 2026, Rudi M. F., menyampaikan bahwa penyelenggaraan tahun ini membawa target besar dari sisi transaksi. Ia menyebutkan, IIMS 2026 membidik nilai transaksi lebih dari Rp8 triliun. Target tersebut dinilai realistis dengan melihat tren capaian transaksi pada penyelenggaraan tahun-tahun sebelumnya yang terus meningkat.

Antusiasme Pengunjung Cerminkan Daya Tarik Pameran

Tingginya jumlah pengunjung selama IIMS 2026 menjadi indikator kuat bahwa minat masyarakat terhadap produk otomotif masih terjaga. Kehadiran 62 merek kendaraan dari berbagai segmen turut memperkaya pilihan bagi konsumen yang ingin melihat langsung perkembangan teknologi dan desain kendaraan terbaru.

Pengunjung tidak hanya datang untuk membeli kendaraan, tetapi juga untuk mendapatkan pengalaman menyeluruh mengenai dunia otomotif. Berbagai program interaktif, peluncuran produk, serta aktivitas pendukung menjadikan IIMS sebagai destinasi hiburan sekaligus edukasi bagi masyarakat.

Selama sebelas hari pelaksanaan, arus pengunjung terlihat merata dari hari ke hari. Hal ini menunjukkan bahwa IIMS tidak hanya bergantung pada akhir pekan, tetapi juga mampu menarik minat pada hari kerja, terutama dari kalangan profesional dan komunitas otomotif.

Target Transaksi Berangkat Dari Tren Positif Tahunan

Target transaksi Rp8 triliun yang dicanangkan pada IIMS 2026 bukanlah angka tanpa dasar. Rudi M. F. menjelaskan bahwa capaian transaksi pada penyelenggaraan sebelumnya menjadi acuan utama dalam menetapkan target tahun ini.

Pada IIMS 2025, nilai transaksi tercatat telah menembus Rp8 triliun. Angka tersebut meningkat signifikan dibandingkan 2024 yang mencatat transaksi Rp6,7 triliun, serta 2023 dengan Rp5,3 triliun. Tren kenaikan ini mencerminkan kepercayaan pasar yang terus menguat.

Dengan dukungan merek yang lebih beragam dan konsep pameran yang diperbarui, penyelenggara optimistis target tahun ini dapat tercapai. Transaksi tidak hanya berasal dari penjualan kendaraan roda empat, tetapi juga roda dua, aksesori, serta produk pendukung otomotif lainnya.

Peran Strategis IIMS Bagi Industri Otomotif Nasional

IIMS selama ini dipandang sebagai barometer kondisi industri otomotif nasional. Kehadiran puluhan merek kendaraan dalam satu ajang memberikan gambaran komprehensif mengenai arah pasar, preferensi konsumen, serta tren teknologi yang berkembang.

Melalui IIMS, produsen dapat langsung mengukur respons pasar terhadap produk baru yang diperkenalkan. Sementara bagi konsumen, pameran ini menjadi kesempatan untuk membandingkan berbagai pilihan kendaraan dalam satu lokasi.

Dari sisi industri, IIMS juga berperan dalam menjaga momentum pertumbuhan sektor otomotif yang memiliki efek berganda terhadap perekonomian. Industri otomotif berkaitan erat dengan sektor manufaktur, distribusi, jasa keuangan, hingga tenaga kerja.

Konsep Sportainment Jadi Daya Tarik Baru

Pada penyelenggaraan 2026, IIMS memperkenalkan konsep baru bertajuk “sportainment”. Konsep ini memadukan pameran otomotif dengan aktivitas olahraga populer seperti golf, padel, hingga gym, yang dirancang untuk menarik segmen pengunjung yang lebih luas.

Pendekatan sportainment dinilai relevan dengan gaya hidup masyarakat urban yang semakin mengedepankan kesehatan dan aktivitas fisik. Dengan menggabungkan unsur otomotif dan olahraga, IIMS berupaya menciptakan pengalaman pameran yang lebih segar dan dinamis.

Konsep ini juga membuka peluang kolaborasi lintas industri, tidak hanya terbatas pada otomotif. Keterlibatan merek olahraga dan gaya hidup memperkuat posisi IIMS sebagai ajang pameran yang adaptif terhadap perubahan tren konsumen.

Optimisme Penyelenggara Menatap Pasar Ke Depan

Penyelenggara IIMS 2026 melihat pameran tahun ini sebagai momentum penting untuk menjaga optimisme industri otomotif. Dengan stabilnya minat pengunjung dan tren transaksi yang meningkat, IIMS diharapkan mampu menjadi katalis pertumbuhan di tengah dinamika ekonomi global.

Rudi M. F. menegaskan bahwa target transaksi Rp8 triliun bukan sekadar angka, melainkan refleksi dari keyakinan terhadap potensi pasar domestik. Ia menilai, konsumen Indonesia masih memiliki minat besar terhadap kendaraan baru, terutama dengan semakin beragamnya pilihan yang tersedia.

Ke depan, IIMS diharapkan terus beradaptasi dengan perkembangan industri, termasuk tren elektrifikasi dan digitalisasi. Dengan konsep yang terus diperbarui, IIMS berpeluang mempertahankan posisinya sebagai salah satu pameran otomotif terbesar dan paling berpengaruh di kawasan regional.

Terkini