Rapor Pemain Timnas Indonesia Abroad Eropa: Idzes Dihajar Inter, Pelupessy Tumbang

Senin, 09 Februari 2026 | 10:51:20 WIB
Rapor Pemain Timnas Indonesia Abroad Eropa: Idzes Dihajar Inter, Pelupessy Tumbang

JAKARTA - Akhir pekan kompetisi Eropa kembali menghadirkan cerita bagi para pemain Timnas Indonesia yang berkarier di luar negeri. 

Minggu malam hingga Senin dini hari WIB menjadi momen penting bagi Jay Idzes, Joey Pelupessy, dan Nathan Tjoe A-On untuk menunjukkan kapasitas mereka bersama klub masing-masing.

Meski tidak semuanya berakhir manis, penampilan ketiga pemain ini tetap menarik untuk dicermati. Ada yang harus menghadapi raksasa Eropa dengan hasil pahit, ada pula yang berkontribusi langsung dalam kemenangan timnya. Dari Italia, Belgia, hingga Belanda, kiprah mereka memberikan gambaran nyata tentang tantangan pemain Indonesia di level kompetisi Eropa.

Secara umum, laga-laga ini memperlihatkan betapa ketatnya persaingan yang harus dihadapi. Bagi sebagian pemain, hasil buruk menjadi pelajaran berharga. Sementara bagi yang lain, menit bermain reguler menjadi bekal penting untuk perkembangan karier dan kontribusi bagi Timnas Indonesia ke depan.

Jay Idzes Kewalahan Hadapi Tekanan Inter Milan

Sorotan utama tertuju pada Jay Idzes yang dipercaya menjadi starter sekaligus kapten Sassuolo saat menjamu Inter Milan pada pekan ke-24 Serie A 2025/2026. Menghadapi kandidat kuat juara liga tentu menjadi ujian berat bagi bek Timnas Indonesia tersebut.

Sassuolo harus menelan kekalahan telak 0-5 dari Inter Milan di Mapei Stadium, Senin (9/2/2026) dini hari WIB. Gol-gol tim tamu dicetak oleh Yann Aurel Bisseck, Marcus Thuram, Lautaro Martinez, Manuel Akanji, dan Luis Henrique, menunjukkan dominasi penuh Nerazzurri sepanjang laga.

Jay Idzes tampil penuh selama 90 menit berduet dengan Tarik Muharemovic. Namun, derasnya serangan Inter membuat lini belakang Sassuolo bekerja ekstra keras. Bek berusia 25 tahun itu mencatatkan delapan defensive contribution, dua blok, enam sapuan, serta satu recovery, meski tetap kesulitan membendung agresivitas lawan.

Dampak Kekalahan Sassuolo di Klasemen Serie A

Penampilan Jay Idzes dalam laga ini diganjar rating 4,7 oleh Fotmob. Angka tersebut mencerminkan betapa beratnya tugas yang diemban menghadapi lini serang Inter Milan yang tajam dan variatif.

Kekalahan ini membuat Sassuolo turun ke peringkat 11 klasemen sementara Serie A dengan koleksi 29 poin. Posisi mereka masih relatif aman, namun konsistensi menjadi pekerjaan rumah jika ingin menembus papan atas.

Sebaliknya, kemenangan besar ini semakin mengokohkan Inter Milan di puncak klasemen dengan 58 poin. Bagi Jay Idzes, laga ini menjadi pengalaman penting untuk menghadapi level tertinggi sepak bola Italia, meski hasil akhirnya jauh dari kata ideal.

Joey Pelupessy Kandas di Kasta Kedua Belgia

Dari Italia, perhatian beralih ke Belgia, tempat Joey Pelupessy kembali menjadi andalan Lommel SK di kasta kedua Liga Belgia. Gelandang jangkar Timnas Indonesia ini tampil sebagai starter saat Lommel bertandang ke markas SK Beveren.

Sayangnya, Lommel SK harus pulang dengan tangan hampa setelah kalah 0-2 pada pekan ke-24, Minggu (8/2/2026) malam WIB. Dua gol Kurt Abrahams menjadi penentu kemenangan tuan rumah sekaligus mempertegas dominasi Beveren sebagai pemuncak klasemen.

Pelupessy bermain penuh selama 90 menit dan berusaha menjaga keseimbangan lini tengah timnya. Ia mencatatkan satu tembakan, tujuh defensive contribution, empat tekel, dua sapuan, satu intersep, serta lima recovery sepanjang pertandingan.

Perjuangan Pelupessy di Tengah Tekanan Lawan

Dalam duel-duel individu, Joey Pelupessy memenangkan empat dari sembilan percobaan. Statistik tersebut menunjukkan kerja kerasnya di lini tengah, meski belum cukup untuk menghindarkan Lommel dari kekalahan.

Penampilannya diberi rating 6,2 oleh Fotmob, angka yang cukup mencerminkan kontribusinya meski hasil tim tidak memuaskan. Kekalahan ini membuat Lommel SK tetap berada di peringkat keenam dengan 39 poin.

Sementara itu, SK Beveren semakin mantap di posisi teratas dan membuka peluang besar untuk menjuarai kompetisi. Bagi Pelupessy, laga ini menjadi pengingat bahwa konsistensi dan efektivitas tim sangat menentukan di persaingan papan atas.

Nathan Tjoe A-On Ikut Antar Willem II Raih Kemenangan

Kabar lebih positif datang dari Belanda melalui Nathan Tjoe A-On. Pemain serba bisa Timnas Indonesia ini kembali dipercaya sebagai starter oleh Willem II Tilburg di Eerste Divisie 2025/2026.

Willem II berhasil meraih kemenangan tipis 2-1 atas RKC Waalwijk pada pekan ke-26, Minggu (8/2/2026). Bermain di Koning Willem II Stadion, Nathan tampil penuh selama 90 menit dengan posisi bek kiri.

Dua gol kemenangan Willem II dicetak oleh Thomas Verheijdt dan satu gol bunuh diri Nazjir Held. Sepanjang laga, Nathan mencatatkan tiga tembakan, enam defensive contribution, satu blok, serta dua recovery, menunjukkan peran aktifnya di sisi kiri pertahanan.

Modal Penting Nathan untuk Perkembangan Karier

Meski sempat menyia-nyiakan satu peluang emas, penampilan Nathan tetap dinilai positif. Fotmob memberinya rating 6,7, mencerminkan kontribusi yang solid dalam kemenangan tim.

Tambahan tiga poin membuat Willem II naik dan bertengger di posisi keenam klasemen dengan nilai 39. Persaingan di papan tengah Eerste Divisie pun semakin ketat, membuka peluang Willem II untuk terus bersaing di jalur promosi.

Bagi Nathan Tjoe A-On, menit bermain reguler dan kepercayaan pelatih menjadi modal berharga. Pengalaman menghadapi kompetisi ketat di Belanda diharapkan dapat meningkatkan kualitas permainan sekaligus memberi dampak positif bagi Timnas Indonesia di masa mendatang.

Secara keseluruhan, rapor pemain abroad Indonesia di Eropa kali ini menghadirkan dinamika yang beragam. Ada kekalahan telak, hasil pahit, hingga kemenangan penting. Namun satu hal yang pasti, ketiganya terus mengumpulkan pengalaman berharga di level tertinggi sepak bola Eropa.

Terkini