Mbappe

Gol Telat Mbappe Antar Real Madrid Menang Jaga Asa Juara Liga Musim

Gol Telat Mbappe Antar Real Madrid Menang Jaga Asa Juara Liga Musim
Gol Telat Mbappe Antar Real Madrid Menang Jaga Asa Juara Liga Musim

JAKARTA - Kemenangan Real Madrid atas Valencia di Mestalla kembali menegaskan betapa pentingnya sosok Kylian Mbappe dalam perjalanan tim musim ini. 

Laga yang berjalan ketat tersebut berakhir dengan skor 2-0, hasil yang tidak hanya bernilai tiga poin, tetapi juga menjaga Madrid tetap berada di jalur persaingan gelar Liga. Seperti banyak pertandingan sebelumnya, duel ini baru benar-benar ditentukan di menit-menit akhir.

Valencia sempat memberi perlawanan sengit di hadapan pendukungnya sendiri. Pertahanan rapat dan tekanan yang konsisten membuat Real Madrid harus bersabar sepanjang pertandingan. Namun, kualitas dan ketenangan tim tamu akhirnya berbicara, terutama lewat kontribusi dua pencetak gol yang memastikan kemenangan.

Gol pembuka dicetak oleh Alvaro Carreras, sementara Kylian Mbappe menjadi penentu lewat golnya pada menit ke-91. Gol tersebut sekaligus mematahkan harapan Valencia untuk mencuri poin dan menutup pertandingan dengan keunggulan meyakinkan bagi Real Madrid.

Momen Krusial di Mestalla

Pertandingan di Mestalla berlangsung dengan tempo yang tidak terlalu tinggi, tetapi sarat tensi. Valencia berusaha menahan laju permainan Real Madrid dengan disiplin tinggi, memaksa laga berjalan alot hingga mendekati akhir. Madrid sendiri tampak berhati-hati, tidak ingin kehilangan poin penting dalam persaingan Liga.

Gol Carreras memberi sedikit kelegaan, namun belum sepenuhnya mengamankan hasil. Valencia masih mencoba mencari celah hingga menit-menit terakhir, sebelum akhirnya Mbappe memastikan kemenangan lewat penyelesaian dingin di masa injury time.

Bagi Mbappe, gol ini bukan sekadar pelengkap skor. Ia hadir di saat yang paling dibutuhkan, menunjukkan mentalitas bintang yang selalu muncul dalam situasi genting.

Makna Ganda Gol Mbappe

Gol ke gawang Valencia membawa arti penting bagi Kylian Mbappe. Selain memastikan kemenangan Real Madrid, ia juga semakin mengukuhkan posisinya di puncak daftar pencetak gol Liga musim ini. Tambahan satu gol tersebut membuat koleksinya kini mencapai 23 gol di kompetisi domestik.

Catatan itu menempatkan Mbappe sebagai pichichi dan sekaligus mengantarkannya masuk ke kelompok eksklusif pemain yang mampu mencetak 23 gol atau lebih dalam 23 laga pertama Liga. Sebuah pencapaian yang tidak mudah dan hanya bisa diraih oleh nama-nama besar dalam sejarah klub.

Secara keseluruhan, penyerang asal Prancis itu telah mengoleksi 38 gol di semua kompetisi. Angka tersebut menjadi gambaran betapa besarnya kontribusi Mbappe dalam perjalanan Real Madrid sepanjang musim ini.

Jejak Sejarah Bersama Legenda Madrid

Dalam sejarah Real Madrid, hanya segelintir pemain yang mampu mencatatkan rekor serupa dengan Mbappe. Nama-nama besar seperti Pahino, Alfredo Di Stefano, Ferenc Puskas, Hugo Sanchez, hingga Cristiano Ronaldo tercatat pernah mencapai torehan tersebut, dengan Ronaldo melakukannya sebanyak empat kali.

Masuknya nama Mbappe dalam daftar ini menunjukkan bahwa ia bukan sekadar pemain bintang, tetapi juga sosok yang mulai menorehkan jejak sejarah di klub. Prestasi tersebut memperkuat statusnya sebagai salah satu penyerang paling berbahaya di Eropa saat ini.

Perbandingan dengan legenda-legenda Madrid pun semakin sering terdengar. Setiap gol dan kontribusinya selalu dikaitkan dengan standar tinggi yang telah ditetapkan para pendahulunya.

Penentu di Akhir Laga

Sejak awal pertandingan, Mbappe kerap harus bekerja keras sendirian di lini depan. Ia mencoba membuka ruang lewat dua aksi individu yang cukup berbahaya. Salah satu tembakannya berhasil digagalkan kiper Dimitrievski, sementara peluang lain sempat menciptakan situasi berbahaya bagi pertahanan Valencia.

Seiring berjalannya waktu, pengaruh Mbappe sempat meredup karena ketatnya penjagaan. Namun, seperti yang sering terjadi, ia kembali muncul di momen krusial. Gol pada menit ke-91 menjadi bukti bahwa ketajamannya tidak pernah hilang, bahkan ketika peluang terlihat minim.

Pelatih Alvaro Arbeloa pun memberikan pengakuan khusus terhadap pemain andalannya tersebut.

“Tentang Kylian, kami kehabisan kata-kata. Kami pikir tidak akan melihat sesuatu yang menyamai Cristiano, dan tampaknya Mbappe berada di jalur itu,” ujar Arbeloa seusai pertandingan.

Tumpuan Saat Tim Kehilangan Pilar

Dalam laga di Mestalla, peran Mbappe terasa semakin besar karena Real Madrid tampil tanpa beberapa pilar utama. Vinicius, Jude Bellingham, dan Rodrygo tidak bisa bermain, membuat beban serangan praktis berada di pundak Mbappe.

Absennya Vinicius akibat sanksi juga membuat Mbappe menjadi sasaran siulan suporter tuan rumah. Tekanan tersebut tidak mudah, terutama dalam laga tandang yang berjalan ketat. Namun, Mbappe mampu menjawabnya dengan cara terbaik, yakni mencetak gol penentu.

Performa tersebut kembali menegaskan statusnya sebagai figur sentral Real Madrid. Di tengah situasi sulit dan keterbatasan opsi, Mbappe tampil sebagai pembeda dan membawa timnya terus melangkah dalam perburuan gelar Liga musim ini.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index