Sassuolo

Sassuolo Takluk Tipis di Naples Jay Idzes Nilai Performa Tim Sebenarnya Menjanjikan

Sassuolo Takluk Tipis di Naples Jay Idzes Nilai Performa Tim Sebenarnya Menjanjikan
Sassuolo Takluk Tipis di Naples Jay Idzes Nilai Performa Tim Sebenarnya Menjanjikan

JAKARTA - Hasil minor kembali harus diterima Sassuolo dalam lanjutan Serie A 2025/2026. 

Bertandang ke Stadio Diego Armando Maradona, Minggu dini hari WIB, I Neroverdi pulang dengan kekalahan tipis 0-1 dari Napoli. Meski kalah, performa tim tamu tidak sepenuhnya mengecewakan dan justru menyisakan banyak catatan positif dari sisi permainan.

Gol cepat yang dicetak Stanislav Lobotka saat laga baru berjalan tujuh menit menjadi pembeda dalam pertandingan tersebut. Setelah gol itu, Sassuolo mencoba bangkit dan perlahan mengimbangi permainan sang juara bertahan. Namun, hingga peluit akhir berbunyi, upaya mereka belum mampu mengubah keadaan.

Kekalahan ini terasa semakin berat karena menjadi hasil negatif ketiga secara beruntun bagi Sassuolo. Sebelumnya, mereka takluk dari Juventus dengan skor telak 0-5 dan kalah 0-2 dari AS Roma. Situasi ini membuat tekanan terhadap tim semakin besar, meskipun dari segi performa di lapangan terlihat adanya perlawanan yang cukup berarti.

Gol cepat ubah dinamika pertandingan

Napoli langsung tampil agresif sejak menit awal pertandingan. Tekanan tinggi yang mereka terapkan membuat Sassuolo belum sempat mengembangkan permainan ketika gol pembuka tercipta. Stanislav Lobotka memanfaatkan situasi di depan kotak penalti dan melepaskan tembakan yang gagal dibendung kiper Sassuolo.

Gol cepat tersebut memaksa Sassuolo mengubah rencana permainan. Alih-alih bertahan lebih dalam, mereka mulai berani keluar menekan dan mencoba menguasai bola lebih lama. Upaya itu membuat pertandingan berjalan lebih seimbang dibandingkan perkiraan awal.

Meski kalah penguasaan bola, Sassuolo justru tampil cukup produktif dalam menciptakan peluang. Beberapa kali lini pertahanan Napoli dipaksa bekerja keras untuk menghalau ancaman yang datang, terutama dari situasi serangan balik dan bola mati.

Performa solid Jay Idzes di lini belakang

Di tengah hasil kurang memuaskan tim, penampilan Jay Idzes patut mendapat sorotan positif. Bek berusia 25 tahun itu kembali dipercaya tampil sebagai starter dan bermain penuh selama 90 menit. Ia menjadi tandem utama Tarik Muharemovic di jantung pertahanan Sassuolo.

Dalam pertandingan ini, Jay Idzes mencatatkan lima defensive contribution, satu tekel, satu sapuan, tiga intersep, dan lima kali recovery. Statistik tersebut menunjukkan perannya yang vital dalam meredam agresivitas lini depan Napoli.

Laga kontra Napoli juga menjadi penampilan ke-20 Jay Idzes bersama Sassuolo musim ini. Menariknya, seluruh pertandingan tersebut ia jalani sebagai starter dan tidak tergantikan. Konsistensi ini membuat rating rata-rata per laganya berada di angka 6,71, dengan rating 7,1 khusus untuk laga di Naples.

Statistik unggul tapi hasil tak berpihak

Jika melihat statistik pertandingan, Sassuolo sebenarnya memiliki banyak hal positif. Mereka mencatatkan 21 tembakan ke arah gawang, jauh lebih banyak dibandingkan Napoli yang hanya melepaskan 11 percobaan. Dari jumlah tersebut, Sassuolo bahkan memiliki satu peluang emas yang sayangnya gagal dikonversi menjadi gol.

Kelemahan utama Sassuolo terlihat jelas pada penyelesaian akhir. Meski mampu menembus pertahanan lawan dan menciptakan ruang, sentuhan terakhir kerap kurang maksimal. Hal ini menjadi masalah berulang yang membuat mereka kesulitan meraih kemenangan dalam beberapa laga terakhir.

Hasil ini memperpanjang catatan negatif Sassuolo menjadi tujuh pertandingan tanpa kemenangan. Setelah menang atas Fiorentina, mereka mencatatkan tiga hasil imbang dan empat kekalahan. Kini, Sassuolo tertahan di peringkat ke-11 klasemen Serie A dengan koleksi 23 poin.

Pengakuan jujur Jay Idzes usai laga

Usai pertandingan, Jay Idzes berbicara dalam konferensi pers dan memberikan penilaian yang cukup objektif. Menurutnya, Sassuolo sebenarnya sudah tampil baik dan mampu mengimbangi permainan Napoli, terutama dari sisi pertahanan.

“Kami bermain sangat baik, kami memainkan pertandingan yang bagus. Kami berhasil menahan serangan Napoli dengan sangat baik, yang berarti kami siap secara defensif, tetapi ada sesuatu yang kurang karena kami perlu mencetak gol,” ujar Jay Idzes seperti dikutip dari laman Sassuolo News.

Pernyataan tersebut mencerminkan kondisi tim saat ini. Secara organisasi permainan, Sassuolo tidak kalah jauh dari lawan-lawan kuat. Namun, efektivitas di depan gawang menjadi pekerjaan rumah besar yang harus segera dibenahi oleh Fabio Grosso.

Menatap laga berikutnya dengan optimisme

Setelah kekalahan di Naples, Sassuolo tak punya banyak waktu untuk larut dalam kekecewaan. Mereka dijadwalkan menghadapi Cremonese pada pekan ke-22 Serie A, Minggu. Laga ini menjadi kesempatan penting untuk bangkit dan memutus tren negatif.

Pertandingan tersebut juga akan memiliki nuansa khusus karena mempertemukan Jay Idzes dengan rekan sesama pemain Timnas Indonesia, Emil Audero, yang kini memperkuat Cremonese. Duel ini dipastikan menarik, baik dari sisi emosional maupun teknis.

Jay Idzes menegaskan bahwa timnya masih memiliki kepercayaan diri untuk bangkit. “Kami sedang mengalami kekalahan beruntun, tetapi kami masih memiliki kepercayaan diri, dan Anda dapat melihat bagaimana kami bermain bersama. Kami perlu mempersiapkan diri dengan baik untuk dua pertandingan berikutnya,” tegasnya.

Dengan performa yang sebenarnya menjanjikan, Sassuolo hanya perlu memperbaiki detail kecil untuk kembali ke jalur positif. Jika mampu lebih klinis di depan gawang, peluang mereka untuk meraih hasil lebih baik di laga-laga mendatang tetap terbuka lebar.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index